
"astaga kalian ini bisa nya curiga terus ya pada ku"
🌺 🌺 🌺 🌺
"kami tidak curiga sean, kami hanya bertanya. pasal nya kau sangat lama sekali di dalam" elak alex. ya walaupun alex curiga pada adik nya tapi saat ini adik nya sedang sangat sensitif.
"ckk alasan, ayo sayang kita pulang" ajak sean.
Akhirnya sean dan clarissa pergi dari ruangan itu, di susul david di belakang nya.
"lihat lah pria menyebal kan itu, dia bahkan pergi begitu saja. padahal dia datang kemari bersama dengan kita" kesal stevany.
"bukan sean kalau tidak menyebal kan, sudah lah lebih baik kalian berdua susul pasutri itu" ucap dokter reind.
"yasudah kalau begitu kami pamit dulu" ucap alex.
Di luar area rumah sakit sean tak berhenti mengoceh, mulai dari para pria yang tak henti-hentinya memberi tatapan genit pada clarissa sampai menyalahkan alex dam stevany karena terlalu lambat.
"apa kau lihat-lihat istri ku, dasar pria jelek" maki sean.
"astaga dimana sih kak alex dan wanita rombeng itu, sayang coba kau hubungi sahabat mu itu" kesal sean.
Clarissa hendak ingin menghubungi stevany dengan ponsel suami nya, tapi alex dan stevany sudah keluar dari dalam lift.
"kalian itu sedang apa sih di atas? kenapa lama sekali keluar nya" kesal sean.
"lama dari mana, kau saja yang terlalu cepat jalan nya" jawab stevany.
"sudah-sudah jangan bertengkar terus, ayo kita masuk ke dalam mobil" alex menuntun adik masuk ke dalam mobil.
Di perjalanan sean merasa mual ingin muntah.
"astaga perut ku mual sekali, kau pakai pengharum apa sih di dalam mobil kak? kenapa aroma nya sangat membuat ku mual. tolong berhenti kan mobil nya di pinggir aku ingin muntah" ucap sean.
Alex pun memberhentikan mobil dan membuka jendela nya, sean yang memang sudah menahan dari tadi tak kuasa untuk menahan nya lagi. dia langsung memuntahkan isi dalam perut nya di bantu dengan istri yang setia memijat tengkuk belakang sean.
"stev tolong ambilkan minyak angin di tas ku ya" pinta clarissa.
__ADS_1
"ini clar, ya tuhan semoga sean selalu seperti ini sampai clarissa melahirkan amin" doa stevany.
"sayangg kenapa kau tidak pecat saja sih sahabat seperti ini, masa iya dia mendoakan suami dari sahabat nya sungguh sangat jahat" adu sean.
Di saat seperti ini stevany tak henti-hentinya menjahili suami nya, dan yang lebih pusing lagi adalah suami nya itu seperti anak kecil yang mengadu pada istri nya.
"sudah ya stev jangan kau jahili dulu ya kasihan sean wajah nya sudah seperti mayat hidup" bela clarissa.
Niat hati ingin membela suami nya bukan untuk meledek suami nya tapi wajah suami nya seperti anak kecil yang sedang mengambek.
"aahhahhh.... mayat hidup, mungkin sebentar lagi akan akan menjadi mayat beneran" tawa stevany.
"sayang kau tega sekali sih mengatakan suami mu ini seperti mayat hidup" kesal sean.
"aku tak bermaksud mengatakan mu sayang, tapi yang ada di penglihatan ku memang seperti itu" ucap polos clarissa.
"kau sudah merasa lebih baik sean?" tanya alex.
"sudah kak"
Alex kembali menutup jendela nya dan melanjutkan perjalanan pulang nya.
🌺 🌺 🌺 🌺
"sayang aku ke dapur dulu ya mau ambil makan siang untuk mu" ucap clarissa.
"nanti saja sayang, aku masih belum lapar kok. aku masih ingin bermanja dengan mu" jawab sean.
"kamu makan dulu habis itu minum obat dan setelah itu kau baru bisa bermanja dengan ku, jadi menurut ya"
"baiklah"
Clarissa akhirnya pergi ke dapur untuk mengambil makanan siang untuk sean, di dapur clarissa melihat david dan willy. mereka terlihat cukup akrab dan ini bukan pertama kali nya kan clarissa melihat ke akraban dari mereka berdua.
"wah wah seru sekali nih seperti nya" sahut clarissa.
"selamat siang nona clarissa" sapa willy dan david.
__ADS_1
Mereka berdua tertunduk malu seperti sepasang kekasih yang ketehuan berbuat hal mesum.
"astaga kenapa wajah kalian tegang sekali, seperti sepasang kekasih yang ketahuan berbuat mesum hihihi..." ledek clarissa.
"sungguh nona kami hanya mengobrol biasa saja kok tidak melakukan yang seperti nona lihat" ucap willy panik.
"hahaha... lihat lah kak david wajah panik dari kak willy, kan aku mengatakan (seperti) kak willy bukan nya beneran. lagi pula aku juga melihat kok kalau kalian hanya sedang mengobrol saja jadi tak usah panik begitu lah"
"hahaha ya nona, willy seperti nya ingin melakukan itu dengan saya nona" goda david pada willy.
Willy membantu clarissa yang sedang menyiapkan makan siang untuk sean.
"haiss kalian ini kenapa tidak menjadi kekasih saja sih? aku akan selalu mendukung kalian kalau kalian akan menjadi kekasih" ucap clarissa.
"tidak bisa nona" ucap samuel tiba-tiba.
Semua orang yang ada di sana menatap samuel heran, apa maksudnya tidak bisa? apakah samuel akan cemburu kalau willy bersama david?.
"maksud mu bagaimana kak sam?" tanya clarissa.
Samuel yang di tanya seperti itu menjadi kikuk sendiri, dia merasa diri nya sangat ceroboh dan juga bodoh.
"aahahaha maksud saya buka toples nya tidak bisa seperti ini nona" elak samuel.
Karena kebetulan sekali clarissa sedang memegang toples berisi bumbu dan toples itu terlihat sulit di buka.
"ohh toples ini, ya toples ini memang sulit sekali di buka."
"biar saja saya nona yang buka" ucap samuel.
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
jangan lupa like komen dan vote aku ya
jangan lupa juga beri hadiah untuk sean dan clarissa karena sudah berhasil mencetak adonan.
salam cinta dari othor abal-abal 😘
__ADS_1
sarangheo ❤