
"Dokter nya sudah datang tuan"
🌺🌺🌺🌺
"Cepat dok, sahabat saya pembukaan nya sudah lengkalp" Ucap stevany.
"ibu clarissa sekarang atur nafas ya, tarik nafas lalu buang"
"Baik dok" Jawab Clarissa sambil menahan sakit.
"3-2-1 ayo bu mengejan" Perintah Sang Dokter.
"eeghhhh.... "Tanpa sadar Clarissa menarik rambut Sean yang berada di samping nya.
"Lagii bu ayo sedikit lagi"
"Ayo Clar kau pasti bisa"
"aaakkkhhhhh"Teriak Clarissa dan Sean sambil menarik bulu dada Sean.
Sean berteriak tentu saja karena dia merasa sakit saat bulu dada nya di tarik, sedangkan Stevany dia tak tau harus ketawa atau tidak di tengah kondisi seperti ini.
"oeekkk.... oeekkkk...." Tangisan bayi kencang akhir nya menggelegar di seluruh ruangan itu, Clarissa pun mulai merasa lega.
"Sayang maaf ya" Ucap Clarissa yang menyadari kalau diri nya habis menarik rambut dan bulu halus di bagian dada suami nya itu.
"Hah? oh ya its oke sayang, aku paham kok"
"Kalau bukan karena kelahiran anak ku, pasti aku akan menghukum mu di ranjang sayang" Batin Sean
Setelah bayi itu selesai di mandikan, Clarissa langsung memberikan asi untuk anak nya itu. tapi seperti nya ada yang cemburu saat bayi mungil itu menghisap di tempat favorit milik sean.
"Sayang apa harus langsung pabrik nya? kenapa tidak asi nya kau pompa saja terus taruh di botol?" Tanya Sean.
"Jangan bilang kalau kau cemburu karena tempat favorit mu sekarang milik anak mu?" Curiga Stevany.
"Tid-dak kok, mana ada cemburu dengan anak sendiri" Elak Sean
"Lagi pula aku lebih nyaman seperti ini sayang, kecuali kalau kita sedang tidak di rumah. mungkin aku akan memompa asi ku" Jawab Clarissa.
tok tok tokk...
__ADS_1
Krekk...
"Kenapa kak?" tanya Sean
"Kami sudah boleh masuk belum? Aku kan juga ingin melihat keponakan ku" Jawab Alex.
"Benar tuan sean, saya juga ingin melihat cucu saya" Sahut Paman Clarissa.
"Sayang, baby nya sudah tidur belum?" Tanya Sean
"Sudah kok"
"Masuk lah kalian"
Alex dan paman Clarissa pun masuk, mereka melihat bayi mungil yang sangat tampan itu sedang tertidur lelap di pelukan Clarissa.
"Apa kalian sudah mempunyai nama untuk bayi kalian?" Tanya Alex.
"Belum kak, kami terlalu sibuk membuat adik untuk bayi kita, ya kan sayang" Jawab Sean.
"Ckk setelah ini pun kau tak bisa langsung menggempur goa milik clarissa"Ledek Stevany.
"Anda harus menunggu selama 40 hari kurang lebih, itu di karenakan ke**min nona clarissa masih mengeluarkan darah yang biasa di sebut nifas tuan. biasa nya itu membutuhkan waktu 40 hari normal nya" Jelas Dokter kandungan.
"Bagaimana sudah jelas kan? Kau itu harus puasa selama 40 harian, memang nya bisa?" Ledek Stevany
Tubuh sean langsung melemas, ingin menolak pun rasa nya percuma saja. Sean bagaikan manusia tanpa tulang, dia sambil melihat ke arah Clarissa.
"Aku tak bisa melakukan apapun sayang, kalau kau ingin protes maka silahkan protes lah pada tuhan. jangan protes pada ku" Paham kalau sang suami sedang mencari pertolongan dari diri nya.
"Lagi pula 40 hari itu sebentar kok sean, kau tak usah seperti manusia yang tak memiliki semangat hidup gitu dong"Cibir Alex
Seperti nya di sini tak ada yang membela sean atau bahkan bisa mengerti Sean.
🌺🌺🌺🌺
Skip time
Dua hari setelah dari cappadocia, Sean merasa kalau perhatian semua orang beralih pada bayi mungil tanpa nama tersebut. mulai dari perhatian Semua partner kerja nya sampai perhatian Istri nya.
Agak sedikit menyesal kenapa anak nya harus hadir, seperti saat ini. biasa nya tiap pagi Clarissa selalu memakai kan dasi untuk diri nya, tapi kali ini tidak. Istri nya sedang memakai kan baju untuk bayi mungil itu.
__ADS_1
"Sayang tolong ambil minyak angin di dalam lemari" Perintah Clarissa.
"Hmm" Jawab Sean dengan malas.
Sambil memakai dasi nya, Sean berpikir untuk menitip kan anak nya pada Alex dan Stevany.
"Apa aku titip kan saja ya anak ku pada Kak Alex? Dia kan juga sangat menyayangi anak ku" Batin Sean.
"Sayang cepat lah, hari sudah semakin siang" Teriak Clarissa.
"Sayangg bagaimana kalau baby kita, kita taruh di rumah Kak Alex saja?" Tanya Sean.
"Untuk apa taruh di sana?" Tanya Clarissa bingung.
"Ku lihat kau sangat lelah, Jadi aku tak tega melihat kau kelelahan. Jadi untuk sementara waktu baby kita taruh di rumah Kak Alex saja, agar kau juga bisa ber istirahat sejenak" Rayu Sean.
Memang belakangan ini Clarissa sangat lelah menghadapi Baby nya saat malam hari tiba, Tapi Clarissa sangat menikmati peran nya sebagai seorang Ibu baru.
"Hmm ku rasa tak usah deh sayang, Mereka kan masih pengantin baru. apa tak mengganggu mereka kalau Baby nya kita titip kan?" Clarissa merasa tak enak kalau harus menitipkan Sang Putra nya kepada pasangan pengantin baru itu.
"Jelas tidak sayang, kan kau bisa lihat sendiri dari wajah Kak Alex dan Stevany. Mereka sangat senang saat bersama dengan Baby kita" Sean mengeluarkan sedikit demi sedikit rayuan nya.
"Hmm baiklah, coba tolong hubungi Kak Alex" Ucap Clarissa.
"Tak usah sayang, lebih baik kau segera bersiap dan kita akan pergi kesana."
Kalau harus bilang lebih dulu, Stevany pasti akan sangat mengerti maksud dan rencana Sean. Jadi lebih baik langsung kesana dan menitipkan Baby mereka.
"Baiklah aku bersiap dulu"
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
WAH JAHAT SEKALI YA SEAN, MASA ANAK NYA MAU DI TITIP SAMA ALEX SIH.
JANGAN LUPA UNTUK LIKE KOMEN DAN VOTE AKU YA
JANGAN LUPA JUGA BERI HADIAH SUPAYA AKU MAKIN SEMANGAT UP NYA OKE
SALAM CINTA DARI OTHOR ABAL-ABAL 😘
SARANGHEO ❤️
__ADS_1