MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM

MENJADI TAWANAN PSIKOPAT KEJAM
KEMESRAAN SEAN DAN CLARISSA


__ADS_3

"baik tuan" jawab samuel.


🌺 🌺 🌺 🌺


"lepaskan aku.... kenapa kau menangkap ku hah?" teriak bibi clarissa.


sean masuk ke dalam untuk melihat keadaan clarissa.


"tuan kenapa bibi ku di seret oleh pengawal mu?" tanya clarissa.


"willy tinggalkan kami berdua" perintah sean.


"baik tuan"


"duduk lah sini" sean menepuk ranjang agar clarissa ingin duduk bersama nya.


"kau selama ini di tipu oleh paman dan bibi mu, orang tua mu tak punya hutang sepeser pun untuk kepada paman dan bibi mu, justru mereka lah yg punya hutang yg cukup besar kepada orang tua mu" mendengar penjelasan dari sean, clarissa antara percaya atau tidak.


tidak percaya karna paman dan bibi nya memberikan bukti2 akurat kepada clarissa kalau orang tua nya mempunyai hutang pada paman dan bibi nya, percaya karna seingat diri nya dulu paman dan bibi nya hanyalah orang biasa, bahkan paman nya itu bekerja di perusahaan orangtua nya.


tapi bukti2 dokumen dan bahkan kuasa hukum orang tua nya membenarkan yg di katakan oleh paman dan bibi nya, pada saat itu umur clarissa baru 17 tahun dia tak mengetahui banyak tentang dunia bisnis ataupun hukum.


"tidak, paman dan bibi ku tidak mungkin seperti itu tuan walaupun mereka tak pernah menganggap ku sebagai ponakan nya tapi ku rasa dia tak mungkin melakukan itu" ntahlah mulut nya dan hati nya sangat bertolak belakang.


hati nya mengatakan kalau apa yg di ucapkan sean adalah kebenaran, tapi ntah kenapa mulut nya mengatakan kalau apa yg di katakan oleh sean adalah kebohongan.


"ikut lah aku, aku akan membuktikan dokumen yg asli" ajak sean.


sesampainya sean di ruang kerja nya, dia mencari dokumen itu di laci2 nya.


"ketemu" ucap sean.


"ini dokumen yg asli nya, kuasa hukum mu bekerja sama untuk menipu mu dan memalsukan surat perjanjian palsu antara orang tua mu dengan paman dan bibi mu, di sini kau lah yg pantas dan berhak untuk memiliki perusahaan orang tua mu, kalau kau bersedia aku akan membantu mu untuk merebut perusahaan orang tua mu itu, bagaimana?" tanya sean.


"tidak, aku tak ingin merebut perusahaan orang tua ku dari tangan dan bibi ku" jawab clarissa.


"tapi kenapa?" tanya sean dengan bingung.

__ADS_1


"aku tahu ayah ku bekerja sangat keras agar bisa mendirikan perusahaan itu, tapi aku tak ingin merebutnya aku ingin belajar mengikhlaskan nya aku percaya tuhan pasti akan mengganti nya dengan lebih besar, cukup di hilangkan hutang palsu itu aku sudah cukup senang kok tuan dan aku percaya paman dan bibi ku akan mendapatkan balasan yg setimpal dengan kejahatan yg mereka lakukan pada ku" jawab clarissa dengan tersenyum.


"bahkan di saat seperti ini kau masih bisa tersenyum? kau itu manusia atau apa sih" batin sean.


"menikahlah dengan ku, aku memang tak bisa mengubah waktu tapi aku bisa membuat mu merasa bahagia di masa yg akan mendatang" lagi,lagi sean mengajak clarissa menikah.


"hmm.. tuan saat ini kita kan bukan sedang membahas pernikahan" ucap clarissa menunduk.


sean mengangkat dagu clarissa, dia memandang mata indah yg selalu membuat nya terhipnotis dan merasakan debaran itu, sean mengusap bibir pink clarissa, bibi itu seakan menantang untuk segera di kecup nya, dan


cup


sean memberi kecupan lembut di bibir clarissa, mata clarissa membola saat bibir nya bertabrakan dengan bibir sean, sean tak puas dengan hanya kecupan itu, dia pun mulai sedikit m*l*mat bibir itu.


"manis, sungguh manis sampai aku ingin terus menghisap nya" batin sean.


clarissa kehabisan nafas karna kelamaan di cium oleh sean, clarissa memukul2 dada bidang sean.


"huh.. huhh... tu-tuan mengambil ciuman pertaman ku" gumam clarissa malu2.


"pantas saja, masih amatiran" jawab sean dengan senyum tipis nya.


"baiklah aku tak akan memaksa mu untuk menikah dengan ku, tapi jangan salahkan aku kalau aku hilang kendali dan sampai akhirnya aku memakan mu" bisik sean.


"me- apa? memakan? haha tuan sangat lucu" clarissa tertawa gugup.


dia tentu saja paham apa yg dimaksud sean, karna dulu stevany sering mengajarkan nya tentang yg berbau seperti itu bahkan stevany mengajak nya untuk menonton vidio2 seperti itu, jadi bisa di bilang otak polos clarissa sudah ternodai oleh stevany.


"atau kau mau ku makan sekarang" goda sean.


"tid-tidak tuan, aku pergi dulu" ucap clarissa yg ingin melarikan diri.


tapi sayang seribu sayang, tangan nya di tarik oleh sean sehingga tubuh clarissa bertabrakan dengan dada bidang sean yg kekar dan kokoh itu.


"wangi sekali, astaga clarissa kenapa kau jadi mesum seperti ini sih" batin clarissa.


"kenapa? apa aku harum?" tanya sean, seperti nya sean memang yg paling tahu apa yg sedang di pikirkan oleh clarissa.

__ADS_1


"iyaa.. ah tidak hmm maksud ku tidak terlalu wangi tuan"


"astaga ini mulut kenapa sangat jujur sih" rutuk clarissa.


sean tersenyum tipis dia sangat suka sekali membuat pipi itu merona, sepertinya ini akan menjadi kebiasaan dia yg baru, yaitu membuat pipi itu merah setiap hari.


"jadi maksud mu aku kurang harum? oh iya pantas saja kau mencium nya kurang dekat, sini coba lebih dekat lagi" sean memegang kepala clarisaa dan mengarahkan nya ke dada bidang sean.


bisa kalian bayangkan semerah apa pipi clarissa saat ini? dan sudah kalian bayangkan sedekat apa mereka saat ini? bahkan tak ada jarak di antara mereka saat ini.


"astaga jantung oh jantung kenapa kau berdetak cepat sekali" batin clarissa.


"ekhmm.. tuan lebih baik anda segera ke kantor hari sudah semakin siang" ucap clarissa.


"kenapa memang nya? biar saja telat toh juga kantor itu milik ku dan kau tenang saja aku tak akan bangkrut sekalipun aku tak pergi ke kantor, paham kau" jelas sean.


"buk-bukan begitu, kasihan asisten samuel menunggu tuan di bawah" jawab clarissa.


sungguh clarissa ingin menghindari sean, berdekatan dengan nya sama sekali tak membuat jantung nya aman.


"kenapa kau perhatian sekali pada nya? apa kau menyukai nya?" tanya sean dengan tatapan tajam.


gluk..


rupanya sangat mudah sekali membuat sean cemburu hanya dengan memberi perhatian kecil pada laki2 lain sudah di pastikan banteng itu pasti akan mengeluarkan wajah datar nan iblis nya itu.


"tid-tidak tuan" ucap clarissa.


🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺


**jangan lupa like komen dan vote aku ya.


dan juga saran dan kritik kalian untuk ku.


salam cinta dari othor abal2 😘


sarangheo ❤**

__ADS_1


__ADS_2