
"it's oke sayang, ada aku di sini" sean memeluk clarissa, menguatkan istri nya.
🌺 🌺 🌺 🌺
"terimakasih telah datang di kehidupan ku sayang hiks.." mungkin memang benar ini adalah awal dimana clarissa bisa meraih kebahagiaan nya.
"aku yg berterima kasih pada mu yg sudah mau menerima iblis ini, dan aku juga sangat berterima kasih pada tuhan karna iblis seperti ku bisa bersanding dengan bidadari berhati malaikat. sudah ya jangan menangis, aku tak mengizinkan kamu menangis karna bersedih, kau harus bahagia mengerti?" sean menghapus air mata istri nya dan mencium mata istri nya.
"mengerti, sekarang ayo kita pulang sebelum hari semakin malam" ajak clarissa.
"bisa kah kau membeli minuman dulu di sebelah sana" tanya sean
"tentu" clarissa berjalan ke arah pedagang yg berjualan minuman.
"saya sean anderson, saya suami dari putri anda tercinta. saya bersumpah akan selalu menjaga dan menyayangi putri anda dengan nyawa saya sendiri, saya akan mengganti hari2 terburuk clarissa dengan berjuta2 kebahagiaan yg tak akan pernah dia temui dimana pun. dan tolong restui pernikahan kami" setelah mengatakan sumpah di depan makam kedua orang tua clarissa, sean segera pergi menemui istri nya.
"sudah sayang?" tanya sean.
"sudah, ini minuman nya"
"yasudah ayo kita pulang" sean dan kia menuju ke arah mobil, tapi bukan langsung pulang. sean malah mencari hotel, yah kalian pasti tau lah niat sean ke hotel untuk apa?.
🌺 🌺 🌺 🌺
di sisi lain stevany dan alex sedang menyebarkan virus2 bucin mereka di mall, sungguh pasangan ini benar2 tidak mengenal tempat.
"sayaangg aku mau main ituu" stevany menunjuk area Timezone yg berada di dalam mall, di saat perempuan lain akan meminta di belikan tas, sepatu atau bahkan perhiasan. tapi stevany malah memilih ke tempat wahana yg banyak permainan.
"kau yakin tidak mau membeli tas atau sepatu?" tawar alex, sayang sekali bukan punya pasangan yg tajir melintir tapi tidak di manfaatkan dengan baik.
"tidak aku tidak mau, aku mau main itu" suara manja stevany membuat pikiran alex traveling, dia membayangkan kalau suara menggemaskan itu berada di atas ranjang nya. ah dia pasti akan sangat menikmati permainan amatiran itu.
__ADS_1
"ah iya ya baiklah ayo kita kesana"
"astaga kenapa kau berdiri di saat yg tidak tepat dragon" kesal alex
"sayang kamu kenapa??" tanya stevany. yg merasa kalau alex wajah nya sangat merah.
"ah tidak apa2 kok, ayo kit jalan ke sana" ajak alex, bisa gawat kalau sampai stevany tau saat ini junior nya sedang berdiri tegak.
stevany dan alex akhirnya mulai memasuki kawasan timezone, mereka menjadi pusat perhatian banyak orang. karna di antara semua orang hanya mereka berdua lah yang sangat kontras menebarkan virus2 bucin.
🌺 🌺 🌺 🌺
"loh kok kita ke hotel sayang?" tanya clarissa.
"aduh.. iya nih tiba2 badan ku sangat lelah sayang, perjalanan juga masih sangat jauh jadi lebih baik kita pulang nya besok saja ya" sean melakukan itu karna masih ingin berduaan dengan istri tercinta nya itu.
dia takut saat di rumah nanti akan banyak lalat2 pengganggu yg akan mengganggu acara bucin sean.
"ohh gitu, ya aku sih tak masalah toh ini demi keselamatan kita juga kan"
"loh bukan nya kita harus chek in lebih dulu?"
"sayang apa kau lupa kalau kau mempunyai suami yg sangat kaya? kalau hanya hotel saja aku punya sayang, ada banyak pula" sean ingin membanggakan diri nya di depan sang istri, berharap kalau clarissa akan takjub dengan kekayaan yg dia miliki.
"ohh iya aku lupa sayang, yasudah kalau gitu yuk kita turun"
tunggu2 kenapa hasil nya tak sesuai ekspetasi sean? reaksi clarissa sangat biasa, apa istri nya ini tidak suka uang? atau memang clarissa yg sangat bodoh. istri nya ini benar2 membuat sean menjadi bingung sendiri.
"selamat siang tuan, nyonya" sapa GM yg ada di hotel itu.
"hmm, kenalkan dia adalah clarissa. dia adalah istri ku dan kalian harus menghormati nya seperti kalian menghormati ku. atau kalau tidak kalian akan ku buat menghilang dari negara ini, paham?"
__ADS_1
"paham tuan"
clarissa sudah sangat biasa melihat suami nya mengancam, jangan kan pada mereka. pada clarissa yg notaben nya adalah istri nya saja masih suka di ancam. ya walaupun ancaman nya tidak seseram mereka sih, ancaman yg clarissa terima adalah dia harus memimpin permainan di ranjang. sangat seram bukan? membayangkan nya saja sudah membuat clarissa bergidik ngeri.
"oh ya ini tuan key card nya" GM itu memberi kunci kamar ke sean.
"ayo sayang kita ke kamar"
"hmm tunggu bentar sayang, aku belum menyapa mereka"
"untuk apa sayang?" kesal sean.
"halo kakak2 semua salam kenal, jangan perdulikan omongan suami ku ya. dia memang suka mengancam tapi percaya lah dia baik"
baik? enak saja sean di bilang baik, sean hanya bersikap baik layak nya manusia normal hanya di depan clarissa saja, selebih nya jangan harap sikap baik yg sean tunjukkan pada clarissa dapat di rasakan oleh semua orang.
sean menarik tangan clarissa untuk menjauhi semua karyawan yg ada di hotel itu, clarissa masih terus melambaikan tangan ke arah semua karyawan yg menyambut diri nya dan suami nya.
"aduhh.. sayang kenapa kau menarik tangan ku sih, aku kan belum selesai menyapa kakak2 itu" sean kesal karna ada satu laki2 yg menatap clarissa penuh minat.
"menurut lah sayang"
"ish sayang kau sangat tidak sopan sekali sih, aaawwwhh... sayang turun kan aku"
karna terlau berisik akhirnya sean menggendong clarissa layak nya beras karung.
🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺 🌺
jangan lupa like komen dan vote aku ya.
jangan lupa juga kasih hadiah untuk ku oke?
__ADS_1
salam cinta dari othor abal2 😘
sarangheo ❤