
"ah ku rasa jantung ku sudah tak aman lagi" batin alex.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
sean pun akhirnya pulang ke mansion dia langsung di sambut oleh seluruh pelayan dan clarissa.
"selamat malam tuan" sapa seluruh pelayan dan clarissa.
"hmm, apa saja yg kau lakukan selama tidak ada aku?" sean bicara sambil melangkah kan kaki nya ke lift.
tapi seperti nya orang yg dia ajak bicara itu tuli, saat sean nengok kebelakang dia tak menemukan ke beradaan clarissa.
" dimana clarissa?" tanya sean pada pelayan yg lain.
"nona clarissa sedang di dapur tuan, kata nya dia ingin menghidangkan makan malam" jelas pelayan itu.
"apa tak ada pelayan di mansion ini sampai harus dia yg melakukam itu semua?" teriak sean, ntah kenapa dia tak terima kalau clarissa di suruh2 seperti itu.
"buk- bukan seperti itu tuan" pelayan itu sudah keringat dingin begitu mendengar teriakan sean.
"dasar tak berguna, kau ku gaji itu untuk bekerja untuk melakukan semua hal kenapa harus menyuruh tawanan ku hah" teria sean sambil berjalan ke arah dapur.
dan benar saja pandangan nya mengarah ke clarissa yg sedang memasukkan makanan kedalam piring2 dan mangkuk, dan tak lupa juga ada keringat2 di sekitar kening dan leher putih nya.
leher putih itu seakan menantang untuk mengundang birah* sean, karna memang clarissa mencepol rambut nya.
glukk..
"sedang apa kau di sana?" suara bariton sean mengagetkan pelayan yg ada di sana dan clarissa.
"astaga tuan, kau mengagetkan kami saja, kau duduk lah di meja makan sebentar makanan nya akan siap" clarissa seperti lupa akan takut nya pada sean,
"kau berani memerintah ku?" teriak sean.
mangkuk yg berisi makanan yg di pegang clarissa jatuh sampai terkena kaki clarissa.
"awwwhh.. " ringis clarissa.
degan sigap sean lansgung menggendong clarissa.
"tu-tuan lepaskan aku" jawab clarissa.
"diam lah kau sedang terluka" perintah sean dengan datar.
tanpa banyak bicara lagi clarissa langsung diem.
"sam cepat panggil kan reind ke sini dalam waktu 10 menit, kalau tidak rumah sakit itu akan ku ratakan" perintah sean.
"tuan reind tolong anda ke sini dalam waktu 10menit atau tidak rumah sakit anda akan di ratakan oleh tuan sean" ucap samuel dengan nada datar.
"whaatt??!! apa kau gila hah, ini sudah malam tidak bisakah kau langsung membawa nya ke rumah sakit?" kesal reind.
__ADS_1
"bisa saja, tapi kalau anda ingin rumah sakit anda rata dengan tanah." jawab samuel.
"baiklah2 aku akan kesana" jawab reind.
sean membawa clarissa ke kamar nya, bukan ke kamar clarissa, mulut sean juga tak berhenti mengomel dari dapur hingga ke kamar, ntah lah sosok sean yg dingin dan cenderung tak banyak bicara itu seakan lenyap ntah kemana.
"kenapa kau melakukan itu semua? apa di sini tak ada pelayan lagi sampai kau harus melakukan itu semua?" omel sean.
"aneh, aku kan jadi begini juga gara2 dia yg mengagetkan ku, dengan suara besar nya itu" batin clarissa.
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
setelah insiden itu clarissa tak di bolehkan keluar kamar oleh sean, bahkan untuk urusan makan saja harus sean yg suapi,
"tuan yg terluka itu kaki ku bukan tangan ku, aku bisa makan sendiri tak perlu di suapi" keluh clarissa.
"seperti nya aku benar2 terlalu baik pada mu, sampai kau banyak mengeluh dan protes" jawab sean.
"tid-tidak tuan" clarissa langsung menunduk ketakutan.
"maka dari itu diam lah" perintah sean
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
di sisi lain stevany mengelilingi daerah rumah clarissa, dia masih berusahs untuk mencari sahabat nya itu.
"clar kau kemana sih, hiks.."
"kenapa kak?" tanya stevany.
"stev kau ada dimana?" tanya alex.
"aku sedang mencari sahabat ku kak memang nya kenapa?" tanya stevany.
"yasudah kirim alamat mu sekarang aku akan menemani mu untuk mencari sahabat mu" jawab alex.
stevany pun mengirimkan alamat nya pada alex.
sekitar 45 menit akhirnya alex datang.
"naiklah" sahut alex, tanpa banyak bicara stevany pun naik.
"apa kau ada foto sahabat mu itu? mungkin saja aku bisa menyuruh anak buah ku untuk mencari nya" tanya alex.
tentu saja stevany senang mendengar itu buru2 dia mengeluarkan handphone nya dan menunjukkan foto diri nya bersama clarissa, tapi fokus alex bukan tertuju pada clarissa tapi ke stevany.
"cantik nya" gumam alex.
mendengar itu stevany salah sangka, menurut pemikiran stevany yg di maksud adalah clarissa bukan diri nya, karna clarissa memang memiliki kecantikan yg natural.
"ya, dia memang cantik banyak yg mengejar nya untuk menjadikan nya kekasih, tapi tak ada satu pun dari mereka yg bisa menaklukan teman ku ini, dia terlalu fokus pada kehidupan nya yg sangat menyusahkan" jelas stevany.
__ADS_1
"aahh- iyya maksud ku sahabat mu cantik" padahal jelas saja yg di maksud alex bukan sahabat nya tapi stevany.
"kalau begitu kirim lah foto nya pada ku" sambung alex.
"sudah" jawab stevany.
"hmm apa kau sudah makan malam? kalau belum bagaimana kalau kita makan malam bersama?" ajak alex.
"apa maksud kak alex kencan?" tanya stevany.
"iy-ya bisa di katakan seperti itu, bagaimana?" tanya alex.
"aku tak mau berkencan aku mau makan malam saja" jawab stevany.
"ah iyaa boleh" jawab alex.
"apa makan malam bersama bukan bagian dari kencan?" batin alex
๐บ๐บ๐บ๐บ๐บ
esok hari alex ke mansion sean untuk meminta bantuan pada sean mencarikan sahabat yg di maksud stevany itu.
"selamat pagi tuan muda" sapa willy.
"pagi juga will, dimana boss mu?" tanya alex
"tuan muda sean sedang di gazebo tuan, mari saya antar" ajak willy.
"pagi2 begini di gazebo? apa dia tak berangkat ke kantor?" heran alex.
"mungkin agak siangan tuan" jawab willy.
"baiklah kau ke belakang saja biar aku yg ke sana sendiri" setelah mengatakan itu alex langsung ke gazebo.
tapi dari belakang alex melihat sean sedang bersama wanita yg bisa di pastikan wanita itu cukup cantik, tapi tunggu seperti nya dia pernah melihat wanita itu ntah dimana.
"siapa ya wanita itu seperti tak asing bagi ku, apa mungkin itu adalah tawanan nya sean yg kemarin dia ceritakan?" gumam alex.
dari pada dia makin penasaran lebih baik dia segera menghampiri sean yg sedang bersama wanita itu.
"apa kau tak bekerja sean?" tanya alex pada sean.
sontak saja, sean dan wanita itu menegok dan betapa kaget nya alex saat melihat wanita itu.
๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ ๐บ
**jangan lupa like,komen dan vote aku ya
salam cinta dari othor abal2๐
sarangheoโค**
__ADS_1