Misteri Wewe Gombel

Misteri Wewe Gombel
Prat 36


__ADS_3

hingga pada akhirnya Marini pun mulai menguap dan ingin sekali ia tertidur karena esok ia harus bekerja dan saat si Marini mulai menutup gua matanya tiba-tiba saja ya Iya dikagetkan oleh si Ratna yang dari tadi berada di kamar kosnya di tengah malam ini lalu marini pun kesal dan lalu menimpukk dengan mengunakan batal kearah sih ratna si Surti pun mendengar dan langsung saja Ia pun menuju kamar kosnya karena khawatir juga


"Loh ... Ni ... Kamu kenapa."tanya sih surti yang mendadak didepon pintu kamar.


"Anu... aku ndak papa ti ini ada cicakk,makanya aku nimpuk bantal ke arah tembok itu." jelasnya beribu alasan kepadanya padahal Ia tadi melihat Ratna karena ia kesal dengan Ratna sampai mengagetkan nya kemudian ratna pun mulai tertawa juga.


"Hehehe ... Kamu ada-ada aja alesan nya." Timpal Si Surti meledek Si Marini sambil ia tertawa lepas.


" Ya .... begini ti,Kalau aku lihat cicak bawanya pengen numpuk aja."tukas sih marini sampai-sampai marini menertawakan nya.


"Hahaha."Tawanya sih surti dengan riang gembira karena mendengar alesan nya sih marini.


" yudahlah mending ... Kamu karena besok kamu masuk pagi yo."jawab sih surti sambil tertawa.


"Yo ... Sur."


disitulah si Marini pun menghela nafas lalu mulai mengomeli Ratna lalu Ratna pun tertunduk dan meminta maaf kepadanya bahwa selama ini ia salah mengagetkannya di situlah Marini bertanya ada keperluan apa ia bisa datang ke kosan surti pada akhirnya ratna pun menceritakan bahwa ibunya mengalami masalah.


"Ko... iso sih ra ... sih ibu dipukuli oleh ibu-ibu warga."tanya sih marini yang heran kepadanya.


" Ya ... Mbak aku nggak tahu kenapa bisa seperti itu setelah aku tadi ke datang rumahmu eh tiba-tiba begitu."jawab ratna dengan apa adanya.


" Hah ... Ini pasti karena perbuatan ibu makanya para warga pun juga kesel dibuat olehnya jadi seperti itu akhinya."tanya sih marini dalam hati sambil ia berfikir.


Lalu ratna pun mengangetkan nya itulah si marinu pun kaget dan emosi kemudian si marini pun menyuruh Ratna untuk pergi dari kosan ini karena ia tidur untuk besok kerja lalu si ratna pun mulai meninggalkan nya kemudian ia mulai pergi sementara itu surti pun sedang asyik menonton TV karena esok sih Surti ini kan masuk siang.


makanya ia bergadang dimalam hari memang enak masuk Shift siang daripada si pagi ya siap-siap malah lupa dengan sesuatu yaitu sarapan, kadang juga dompetnya ketinggalan makannya seringkali yang memakai uang nya Marini.


dan apalagi ia sedang enak-enak bersama pacarnya satu lagi sebut aja Supriyadi nama panggil Si Adi 24 jam kemudian Akhirnya Marini susah sekali dibangunkan sampai-sampai si surti membangunkan nya berkali-kali padahal sih marini lagi sudah tidur di jam 9 malam. cuman ia tidak bangun-bangun sama sekali, mungkin sih marini ini kecapean lalu akhirnya si Surti pun punya ide dan kemudian ia mulai menggelitiknya sehingga Marini pun kaget.


"Ahhkk ... Kamu Sur bikin kaget aja kamu."teriak marini yang masih berbaring dikasur lalu kemudian surti pun mulai tertawa terbahak-bahak karena melihat tingkah laku marini yang lucu saat dikagetkan.


" Lagian ... kamu tak dibangunin malah ndak bangun-bangun hehe."sahut sih surti masih saja tertawa karena tingka laku marini.


" kamu itu Sur Sur Kukira tadi setan ternyata kamu bangunin aku sampai digelitikin bikin kaget saja." Ujar simarini yang menghala napas sehingga Surti pun mulai tertawa dan berkata seperti ini.


" Lagian kamu tidur udah kaya kebo tak, bangun-bangun malah melek-melek terus hehe."imbuhnya uang masih menertawakan nya tiba-tiba saja sih Surti pun langsung saja menggelitik si Marini kembali


"Ih ... Surti ihh ... Bikin kesel aja deh dirimu ahh." teriak sih marini dengan nafas tersenggol-senggol.


"Hahaha ... Lagian kamu lucu,kalo dikagetin." timpal si Surti yang menertawakannya lagi sambil menutup mulutnya tak kuasa menahan tawa karena sih marini ini..


"Ihh ... Kamu ini."ketus sih marini dengan kesal.


"Yaudah ... Ni ... Cepett kamu mandi gih."tihtah sih surti yang menyuruh nya mandi.


"Ya .. Ya aku mandi dulu ya." izin marini kepada sih surti.


"Ya !! ya.'!!"teriak sih surti kaya tarzan saja.


Sampai-sampai sih surti ini mulai tertawa karena kelakukan nya sih marini yang lucu,lalu sih marini pun menyuruh surti untuk diam karena tertawanya mengganggu kebisingannya lalu dengan terpaksa Surti pun diam sambil dalam hati ia menertawakan Marini.

__ADS_1


udah pada kerja Marini pun mandi setelah ia mandi ya pun siap-siap menggunakan baju kerjanya satu benteng sedikit agak keras namun Kenapa ia tidak salat karena dia sedang berhalangan setelah itu ia pamit kepada surti dan menitip kunci kosnya untuk dirinya tanpa sungkan surti pun mengambilnya.


"Hati -hati yo ni."


" Iya Ti ... aku wes berangkat kerja yo."timpal sih marini pamit kepada sih surti.


"Yo."


" Assalamualaikum."timpalnya sih marininyang mengucapkan salam,lalu surti pun menjawab salamnya.


"Walaikumsalam."


itulah marini pun mulai melanjutkan aktivitas seperti biasa ia berjalan kaki dari kontrakannya ke tempat pom ia bekerja


tiba sanalah ia sangatlah lapar mungkun feke sarapan ia linglung akhirnya Ia pun akhirnya memesan roti itu kebetulan dia sudah berada diwarung itu yaitu mau nggak mau dia harus pesan roti itu agar nanti di perjalanan ia bisa makan di bus.


di situlah Ia pun memberikan uang sekiranya waktu itu ia keluarkan 200 perak Ia beli roti di situ karena zaman dulu Itu kan belum ada namanya teknologi canggih, terus harga BBM tetap sama, beserta dengan orang-orangnya di sana masih berkembang saat itu.


namun si Marini belum sempat memakan roti itu karena ia masih terburu-buru takut bisnya berangkat dan ia pasti menunggu bis itu sangat lama sekitar hampir 1 jam lagi itu akan membuat dirinya telat di kantor sehingga akhirnya ia pun sudah berlari dengan kencang di depan halte bis itu.


dan akhirnya ia telah sampai dihalte bis itu tepat waktu sekali sembari marini menghela nafas berkali-kali karena ia berlari kencang sehingga jantung nya pun berdetak-detak dengan cepat saking marini cape berlari dengan cepat tiba-tiba saja ia bertemu dengan Ari di situlah Marini kaget kemudian Ari pun tersenyum dan langsung saja menyapanya.


"Hei ...ni."


"Tumben ... nunggu aku ya hehehe."ujarnya ari yang sangat percaya diri karena saking ari kesemsem sama marini.


"Eh ... Loh Mas Ari bisa ada disini sih."Tanya sih Marini dalam hati sehingga ari pun mulai Tersenyum kepadanya lalu ia berkata seperti ini.


"Ehmm ... Pasti kamu ngelamunin aku ya." tanyanya Ari dengan percaya diri berkata seperti ini.


" Oalah .... kirain nungguin saya hehehe." timpal sih ari percaya diri sambil menyolek bahunya Marini.


"Ih ... Mas bercanda mulu." jawab si Marini sambil menepuk bahunya Ari.


"Ihh."gerutu sih marini yang kesal kepadanya.


"Kok ... Ihh ahh dong." ujar si Ari yang mengoda sambil menyolek bahunya Marini dengan menggunakan bahu kirinya.


"Ihh ... Ngapain sih mass, kesiki duh bikin dedegkan aja." Timpal marini yang bicara kepada dirinya sendiri dalam sehingga marini pun bisa melihat senyumannya ari dan dia pikir ia tampan juga kalau tersenyum.


" hihi sekalian gitu ni kita berangkat bareng." timpal sih ari memberitahukannya.


"Kan .... Kantor kita searah ni."tukas sih ari yang memberitaukannya.


" iya ya Mas Yo wes lah kita berangkat bareng yuk." Ujar Marini yang mengajak ari tanpa ragu-ragu.


"Yuk."sahut sih ari dengan semangat.


di situlah mereka berdua mulai meneguh hingga pada akhirnya habis pun telah tiba setelah habis Ben telah tiba mereka berdua pun masuk secara berbarengan secara tiba-tiba tak sengaja ari dan marini menabrak sehingga bahu mereka berdua bertabrakan kemudian mereka berdua bertatapan satu sama lain begitu lama mereka berdua menatap nya Wah seperti drakor bukan saudara-saudara.


sehingga mereka menatap begitu lama sampai ari dan marini mulai suka satu sama lain dan tiba-tiba saja diganggu oleh kenek bus itu sehingga lamunan mereka telah terbuyar lalu kenek bus pun berkata seperti ini mau naik apa enggak.

__ADS_1


sehingga mereka berdua mengiayakan nya dan kemudian mereka berdua pun mulai naik sehingga mereka pun duduk secara bersamaan karena rempat duduk lainnya itu sudah dipenuhi oleh penumpang jadi mau dan mau dengan terpaksa Marini pun duduk bersama Ari.


sampai-sampai marini pun gugup duduk berdengan Ari karena kan Ia baru bertama kali naik bis apalagi duduk disebelahnya sehingga ia menjadi salah tingkah duduk bersama orang setampan dan hitam manis seperti dirinya itu dan juga akhirnya perut marini keroncongan sehingga terdengarlah oleh ari.


"Loh ... Ni itu perut mu keroncongan ya."tanya sih ari dengan heran kepadanya kemudian ari pun tertawa.


"Hahaha."imbuh nya sambil menutup mulutnya.


"ehm ... Apasih mas."tanya sih marini dengan kesal sambil menyengol lengan ari dengan mengunakaan bahunya lalu marini pun mulai mendekat kearahnya.


"Jangan ... Bikin malu deh."bisik marini ketelingan ari karena ia malu.


"Habis ... Kamu lucu banget sih emangnya kamu nda sarapan ni."bisik nya sih ari yamg genit kepada sih marini ini.


"Ya ... Udahlah mas."jawab nya sambil berbisik.


"Ehm .... Kalo kamu udah sarapan kok,masih keroncongan sih ni." tanyanya ari sambil berbisik ke arah Marini sambil Ari mulai Tertawa lagi.


"Ih ... Mas udalah nda usah dibahas." sama Rini karena ia malu didengar oleh para penumpang di sekitar sini.


hingga para penumpang pun mulai lihat ari dan Marini yang kelihatan so sweet sekali Meskipun mereka tidak ada ikatan pacaran ataupun pernikahan ya mungkin ini yang dinamakan jodoh yang tak terduga dari tuhan sehingga mereka mulai berbisik satu sama lain.


Er


lalu Ari pun menyuruh Marini makan dengan sungkam marini meminta izin Ari untuk sarapan dan akhirnya si Marini makan roti untuk mengganjal perutnya itu tak terasa mereka sudah sampai di tempat mereka kerja di sebuah pom bensin disebut dengan perusahan solarr lah isitilah kerenya begitu.


lalu mereka berdua pun mulai berdiri untuk membayar ongkos ke supir itu lalu mereka memberikan ongkos perjalanannya sekiatar 150 perak saat mereka mulai turun dan tiba-tiba saja anak kecil yang menggodain mereka seperti ini.


" Cie cie cie ada.... kaka sedang pacaran cuit cuit." ledek Si Anak kecil itu sambil menggoda sih Marini dan Ari hingga membuat si Marni dan Arif pun salah tingkah sehingga para penumpang menertawainya lalu dicei ceilah oleh para penumpang sehingga marini dan ari pun malu lalu tiba-tiba memukul bokong anak kecil itu.


"Huu Dimas kamu tuh jangan bikin malu ibu, nggak ga enak diliat orang-orang semua "timpal si Ibu itu yang menjewer kuping anaknya.


" Maaf Bu .... Dimas bercanda kok." cerocos anak kecil itu yang memanyunkan bibirnya untuk perawakan anak kecil itu usianya hampir mau 7 tahun.


"Ada-ada aja kamu ini."ketus ibunya kepada anaknya.


" nak ibu minta maaf atas kelakuan anak saya ya emamg Dimas orangnya seperti itu." empal si Ibu itu yang membungkuk sambil meminta maaf kepada Ari dan juga Marini.


" nggak papa lah ... bu nama juga anak kecil."jawab sih ari yang memakluminya.


"Ya ... Ga apa-pa juga toh bu hehe."jawab sih marini sambil tertawa.


" Iyo ... saya jadi nggak enak sama kalian berdua, maaf kalau gitu saya pamit dulu ya sama anak saya permisi." Makasih Ibu itu yang meminta izin kepada mereka berdua padahal kan saudaranya namun ibu itu sungkan pada mereka.


" Yo ... Bu hati-hati ya." sahut marini yang Melambaikan tangannya.


"Ya .. Mba."jawab sih ibu yang mulai berjalan keluar.


"Ayo dimass."


"Ya bu."

__ADS_1


hingga mereka mulai berjalan hp simarini pun berjalan berlari di luar dan menjauhi Ari di situlah Ari pun menahan tangannya Marini sambil Dia berkata loh kok buru-buru seperti ini lalu sih marini menjawab seperti ini soalnya ia hampir terlambat disitulah ari melihat jamnya sampai ia kaget sendiri sehingga mereka berdua berlari terburu-buru.


/Next Cerita berikutnya/


__ADS_2