
Hari semakin berjalan hidupnya marini masih begini-begini beda dengan Yuli yang hidupnya penuh berkecukupan dan punya suami baik seperti Deni Ya selama ini denny selalu memberikan kebetuhan yuli berkat doa keluarganya akhirnya si Deni pun masuk perusahaan BUMN ternama di Indonesia itu berkat kerja kerasnya selama ini tanpa orang dalam kini keluarga Deni dan Yuli sudah terbilang sukses.
dan Yuli pun masih memperhatikan calon bayinya dan kini ia sudah mengandung ke-9 bulan dan juga perutnya sering menendang-nendang kemudian keluarga besarnya selalu memsupprot dan memperioritaskan yuli agar calon bayinya itu lahir dengan selamat kemudian para tetangga pun memberikan selamat kepada dirinya.
"Selamat ya .... Ndok atas pernikahan mu."ucap salah satu ibu-ibu tetangga yang mengucapkan selamat kepada Yuli secara tiba-tiba.
"Makasih ya Mbok Astri."timpal sih yuli yang berterima kasih.
" yo ... sama-sama toh ndo ini sekalian aku bawain perlengkapan bayi untuk mu."timpal ibu-ibu tersebut saja Bu Astri yang membawa keranjang yang berisi susu hamil dan perlengkapan bayinya botol susu anaknya aku mah terus itu baju-baju kecil pas lahir nanti dan bedak bedak Skin Care untuk bayinya itu kelak.
"Aduh ndak usah repot-repot Bu Jadi nggak enak saya."Timpal Juli yang tak enak kepada Si Mbok astri itu.
" Ngga Yul Mbok ikhlas kok ... Ini khusus buat Calon bayi mu ini."timpal sih mbok Astri yang memberikan hadiah ini dengan ikhlas dan sepenuh hati untuknya.
" Ya allah makasih ..... Mbok udah ngasih hadiah buat saya."timpal si Yuli yang berterima kasih kepada dirinya.
kemudian sih mbok astri berpamitan kepada yuli pada akhirnya yuli Melambaikan tangan sambil berterima kasih lagi kepada mbok astri lalu yuli wes senang menerima pemberian Bu Astri yang berharga untuk bayi nya kelak nanti sampai- sampai ia memanggil ibunya.
"IBU .. Ibuuu !!! ibuuu."
"Ya Allah ada opo iki toh ... teriak-teriakan kaya nenek gombrem kamu."timpal ibu endah yang marah-marah kepada dirinya
"Hehe maaf Bu Yuli ini seneng banget hari ini."Ucap sih Yuli yang menjelaskan kalau sih yuli sedang bahagia.
"Yo ... Seneng kenopo toh li ... Li."jawab nya terheran-heran kepada nya.
"ini lho Bu aku dikasih bingkisan sama Mbok Astri loh bu."jelas Yuli sambil memamerkan oleh yang telah Ia terima.
"Masyallah baik banget ya Mbok Astri kepadamu ndo."Timpal sih bu endah ikut senang yang mendengar kabar bahagia darinya.
"Ya ... Dong bu,Yuli bersyukur banget punya ibu dan Tetangga sebaik mbok astri."jelas Yuri yang sedang bercerita.
Pada akhirnya bu endah pun mendengar cerita yang sangat membahagiakan di hatinya, tentang kehidupan Yuli dan pada akhirnya perut Yuli pun menendang-nendang beberapa bulan kemudian Yuli pun lahiran anak pertama ia beri nama anaknya Dilla yang akhirnya dia keluar darah kerabat maupun teman-teman yang datang menjenguk Yuli Mereka sangat senang anaknya lahir.
__ADS_1
"Ya Allah Yuli Ya Allah cantik banget anakmu itu Yul."Puji si Fitri sambil mengoloni anak pertamanya.
"Terima kasih Fitri kamu telah datang."Timpal sih yuli yang berbaring di kasur Rumah Sakit UGD.
"Oh ternyata senang hati kamu kan adalah sahabatku Yul."jawab si Fitri yang memegang erat tangannya Yuli yang sedang diinfus.
"Ah ... Kamu bisa aja fit hehe."jawab sih yuli Yang menepuk tangan lengan Fitri meskipun gak kerasa karena yuli tidak punya tenaga lagi karena habis lahiran.
"Hahahaha."tawa riang gembira.
tahun pun terus berjalan akhirnya yuli pun lulus kuliah dengan nilai claumde sampai-sampai Yuli pun bagaimana ia mencari kerja untuk kebutuhan sehari-hari Ia pun sangat depresi dan bingung selama hampir 3 bulan ia tidak bekerja akhirnya Bu mertuanya pun tiba terhadap Yuli dan merekomendasikan Yuli untuk bekerja bersama dia sebagai guru honorer gratis tanpa duit adm sama sekali.
Seiring berjalan waktu akhirnya si Yuli pun diangkat menjadi PNS tetap beserta dengan suaminya yang telah bekerja sebagai manager perusahaan BUMN Terus saja yuli pun bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa telah memberikan jalan terbaik untuknya meskipun ia hamil diluar nikah berkat keridhoan bu endah dan Ia pun sangat bersemangat mencari uang anak.
berbeda dengan Marini harus bekerja keras menjadi seorang kuli di rumahnya sendiri, apalagi yang menjaga keponakannya saat Yuli pergi tanpa digaji. seperti itulah nasib anak angkat yang selalu dicerca,dihina,disakiti lantaran Ia adalah anak haram dari hasil perselingkuhan.
Sehingga ia sering kerap diabaikan oleh keluarga dan lingkungan sekitar sampai-sampai saat Marini menyapa ibu-ibu termaksud ibu nya ari bu siti sehingga mereka membuang muka terhadap Marini yang menganggap parasit dan belanu dikeluarganya.
"Ya iyalah berbuat maksiat toh pastinya buah ga jauh Bu dari pohonnya."timpal ibu tersebut yang menyakiti perasaan marini.
Hingga pada akhirnya marini pun godok kepada kedua ibu-ibu ini yang akhir-akhir ini makin mereka sengga kepada dirinya sehingga marini marah dan berkata kasar juga kepada mereka bahwa mereka tidak berhak menghina apalagi mengurusi hidupnya sendiri bahwa setiap manusia pasti punya kesalahan dan nasib nya pasti berbeda-beda itulah perkataan Marini kepada ibu-ibu tersebut.
"emang bener toh ... kamu sial hidupnya."ucap ibu-ibu itu yang sewot sebut saja bu eni.
"Betull .. Tuh kan dulu kamu tuh anak haram pasti ga beda jauh dari ibumu itu-itu."Timpal ibu-ibu tersebut yang membuat si Marini gondok.
Sehingga Marini pun tak terima langsung saja melemparkan batu kepada mereka semua tapi ibu-ibu tersebut mulai teriak meminta tolong kepada para warga lain kalau si Marini ini sudah gila padahal jelas merekalah yang cari perang diluan.
Sudah tahu si Marini anak lahir dari luar nikah masih saja mengurusi dan mengomentari hidupnya padahal istilah kata semua manusia itu berhak punya kehidupan tidak usah lah menghakimi seseorang apalagi seseorang itu tak mau cari masalah dengan mereka.
hingga para warga pun berusaha melalaikan mereka agar mereka tidak membuat kewenangan terang saja ibu-ibu pun mulai menyatakan Marini bahwa Marini yang mencari gara-gara diluan padahal ibu-ibu tersebut yang memulai diluan.
lalu para warga pun mulai jenuh lalu menyuruh Marini dan kedua ibu-ibu tersebut untuk bubar segera sebelumnya dilaporkan kepada pihak RT agar mereka bisa tidak membuat keributan lagi.
__ADS_1
Hingga pada akhirnya Marini pun langsung saja sendiri menangis di luar ladang buat ada satupun yang mulai mencintai dirinya Cuman karena dia adalah anak haram jadi perlakukan seenaknya oleh semua orang yang ada di kampung ini.
"Kenapa semuanya begini Tuhan apa salahku apa salahku."teriak yang memaki tuhan
sehingga langit mulai mendung terus aja Marini mulai berteriak memaki tuhan karena takdir seperti ini kehidupannya ia ingin hidup bahagia dan mempunyai kehidupan yang sama dengan Yuli.
tibalah Hujan deras di bawah ladang sampai-sampai semakin deras badannya Marini kena air hujan dan jadi basah kuyup begini sampai pada akhirnya ari mulai melihatnya langsung saja ari mulai Memayungi Marini dengan cara membuka jaket untuknya.
kemudian Ari pun menanyakan ada Perihal apa yang terjadi sehingga ia berteriak seperti itu di ladang kemudian marah ini pun depresi dengan kehidupan yang ia jalani setiap hari belum ada perubahan keajaiban di dalam hidupnya mungkin dosa-dosa yang ia lakukan terhadap mantannya sampai ia dihukum oleh Tuhan.
Terus terang Marini mulai memeluk Ari sampai-sampai ari pun mulai membalas pelukan nya dengan cara membelai bahu kirinya Marini kemudian ari pun membujuk Marini untuk pulang bersamanya agar pikiran jadi aga tenang karena masalah dari model-model ibu seperti itu
Kemudian sampai ia sudah sampai di rumah tiba-tiba saja ibunya mulai melihat sinis ke arah Ari dan juga Marini dari bawah sampai atas lalu bu endah tidak suka jika Marini punya pendamping hidup Karena rasa sakit yang ia alami selama ia mengingat perlakuan almarhumah ibunya itu.
"Assalamualaikum Bu."ucap salam sih marini dan ari secara bebarengan.
"Ehm walaiaikum salam."jawab sih endah dgn ketus sehingga bu endah menatap sinis kepada ari dan juga marini.
"ngapain kamu bawa pria buluk ini ke sini."timpalnya yang menuduh Ari dan Marini.
"Oh habis anu kalian ya."sambung nya yang menunjuk.
"Astaghfirullahaladzim enggak Bu ini saya mau nganterin Marini aja."Timpal Ari yang berusaha menjelaskannya namun bu endah tetap percaya langsung saja kata seperti ini.
"pembohong pasti saya ndak percaya sama omonganmu Pasti kalian berzina kan."sambung nya yang menunjuk.
"Astaghfirullahaladzim tidak mungkin Bu mungkin Ibu tahu dari mana berita ini."Timpal Marini yang berusaha menjelaskannya.
"dari tetangga lah .... Dasar ga tau malu ya."cerca bu endah sambil mencambak marini.
Sehingga marini pun menahan sakitnya dijambak oleh ibu angkatnya sendiri namun Ari pun berusaha menghentikannya namun ditamparlah oleh Bu Endah hingga oada akhirnya para warga melihat aksi ribut dalam keluarga ini pada akhirnya salah satu warga berusaha menghentikan nya lalu menyamperi mereka bertiga.
/Next cerita berikutnya/
__ADS_1