
" ya .. Allah Kenapa mimpi hamba seperti ini, hamba takut terjadi kepada kedua anak hamba semoga anak-anak hamba terlindungi dari dosa besar, dan bisa mendapatkan jodoh yang tepat semoga Marini cepat pulang ya Allah."timpal pak susanto yang berdoa setelah salat istikharah.
pas salat istiqoroh yang berzikir setelah berzikir dia baru membacakan Alquran dari surat al-baqarah ayat pertama sampai adzan berkumandangkapanpun langsung saja membangunkan Bu Endah cuman satu Bu Endah sedang tidur satu kali dibangunkannya lalu membawa air putih dari tadi setelah itu ia Menyiram air menjiprat di wajahnya.
"astaghfirullahaladzim ... Apa apaan sih pak Muka ibu disiram pakai air segala ah."gerutu Ibu Endah kesal dengan kelakuan suaminya.
"Lagian ... ibu masih aja tidur dari tadi udah azan bu salat bu salaatt."timpal pak susanto yang menguncangkan tubuhnya.
"diam kamu pak ... ibu masih ngantuk nih Jangan ganggu Nanti Ibu salat setelah Bapak salat subuh pak."teriak ibu endah yg memaki pak susanto saat bu endah tertidur dikasur yg empuk.
"Astaghfirullahaladzim ... Saya nggak nyangka sama endah ia tidak pernah melaksanakan salat tepat waktu,ya allah sadarkan istri hamba ya allah."Gumam pak susanto dalam hati tapi dia mengurus dadanya.
Sampai pak susanto melaksanakan salat subuh sendiri tanpa istrinya yang telah tidur dan pintu juga yang berdoa lagi kepada Tuhan Semoga anak-anaknya sehat, selamat dunia akhirat dan bisa menemukan jodoh dan pekerjaan masing-masing dan dia berharap bisa bertemu dengan marini.
Sementara itu marini pun telah bekerja dipagi hari dan akhirnya dia sudah naik jabatan sudah hampir 1 tahun dia menjadi kepala bagian dan tugasnya itu sebagai pengawas pegawai yang sering perlambat di kantor solar ini dan juga mencatat laporan keuangan setiap harinya untuk ia lapor kan ke atasan nya.
saat itulah marini pun bekerja dengan teku dan giat sampai akhirnya ia pun dipanggil oleh bosnya disitulah Marini pun datang dan langsung saja mengetuk pintu atasan tersebut menyapa bosnya seperti ini.
"ya halo Pak."
"Maaf ...sebelumnya ada apa ya saya dipanggil ke sini."timpal sih marini yang bertanya.
"Kamu tuh ya kalau dikasih tahu atasnya tuh dengerin jangan bikin saya emosi kemarin-kemarin kerjaanmu bagus sekarang begini Ada apa toh."cercanya bosnya itu sambil mengebrak meja.
"maaf pak."
" maaf doang ... Kamu bisanya tuh,bisa nggak sih bikin laporan yang benar ini selisihnya 590 ribu beda loh ini ni."cerca nya sih atasanya dengan emosi.
"Kalo ... mempercayakan kamu bisa-bisa saya rugi Marini."
"maaf ... Mung-kin saya ban-yak pikiran."ucapnya marini dengan aga gagu.
"Jangan Bisanya Maaf .... doang kamu,saya lihat kerjaanmu seperti ini saya bakal turunin kamu jadi operator atau pecat kamu kalo kamu masih begini Mengerti nda !!! ." Timpal Pak bosnya yang memaki dirinya.
__ADS_1
"Mengerti pak."jawab nya sih marini dengan menunduk.
disitulah marinu pun merasa bersalah dengan bos nya itu,merasa gagal menjadi orang kepercayaannya apa dia punya masalah dengan keluarganya saat itu ada teman-teman yang mulai menjelek-jelekan Marini dari belakang sampai marini mulai menguping nya saat mereka tak melihat marini.
"heran deh sama bos orang kaya gitu dipercaya sih di kerja kepala bagian."dumel teman kerjanya itu yang kerja di bagian operator.
"ah ... Nda tau jen."ujar nya salah satu temen nya yang tidak tau kebetulan dia orang batak juga yg kerja dibagian operator juga.
"Padahal aku ini bisa lebih iso dan lebih paten kerjanya daripada dia tau da.".timpalnya yang percaya diri.
" sudahlah kau tak usah ngurusi dirinya,aku juga nggak suka sama dia udah gitu caper lagi sama anak bos Ayo cepat kita balik kerja."jelas teman nya sambil mengajak.
"Yoo ... Lah."jawab nya yang mulai berjalan.
Apa saja teman-temannya yang awalnya mulai bicara dengan dia cuek dan dingin kepadanya Itulah Marini pun sakit hati dengan perkataan mereka dulu-dulu mereka nggak ada masalah ya , Cuman karena kedudukan si Marini diangkat membuat teman-teman lainnya mulai Iri kepada dirinya sampai Marini pun sedih dan ingin melaksanakan salat dhuha sampai marini memperhatikan surti dari belakang.
"Aku wes... Heran sama sikapnya sih marini yang akhir2 makin aneh dan berbicara sendiri."timpal surti sambil berdiri disebelah musola kantor.
"itulah simarini Itu... aku wes gak suka sama sifat anehnya itu yang sering ngomong sendiri wes koyo orang gila, terus aku heran aja yo kok iso ia kerja kepala bagian."jelasnya sih surti yg sebel denga marini
" aku ndak tahu Ti mungkin mariniwes kerja giat 3 sasi kepungkur (bulan yang lalu), Nah terus dia kepilih kali ya."jawab nya andi yg memberikan pendapat.
" Betul sih kata mu di,harusnya ...kamu loh yang dipilih sama bos,Soalnya kan kamu tuh nggak pernah terlambat , terus juga Kamu kerjane paling lama dibandingkan dia mau baru kerja 2 tahun."ujar sih surti yg menjelaskan.
"Betul sih kata mu ti."jawab sih adi.
"Seharusnya kamu yang kepilih sama pak bos bukan dia apa jangan-jangan dia sarjana, yp atau jangan-jangan dia godain Bos sama Pak johaan biar ia iso naik jabatan."timpal sih surti yang memberikan pendapat.
Lalu adi pun mulai menyetujui pendapat Surti bahwa seharusnya dia yang menjadi kepala bagian bukan si Marini lalu marini pun menangis lalu pergi kemudian sih surti shock dan kaget melihat bahwa si Marni ada yang sudah berada disitu daritadi padahal marini mengangap sih surti sebagai sahabat sendiri malah sih surti ini menghinanya dari belakang.
Sementara itu para tetangga tahu kalau si Yuli telah hamil diluar nikah,terpaksa Yuni pun cuti sama berbulan-bulan ditakutkan ia mengalami Bully di kampus dan perut ini makin besar takut ia di skor dari kampus lalu para tetangga pun tak ada henti-hentinyq membicarakan yuli yang tidak-tidak.
jadi bahan omongan terus setiap hari lalu bapak pun sangat kecewa lalu penampar yuli pas tahu Yuli hamil berkat omongan dan gosip dari para Tetangga sampai pak susanto maki Bu Endah yang tidak becus merawat anak-anaknya,yang membuat kejadian ini terulang kembali.
__ADS_1
"Liarrrbanak kebanggaanmu tuh .... Sudah bikin malu gara-gara kamu memanjakannya."cerca pak susanto pemakai Bu Endah sehingga Bu Endah Pun Menangis lagi jadinya tak tahu bingung bu endah harus menjawab apa.
"lagi tuh kamu nggak pernah jaga pergaulannya,hanya kamu batasin ini malah kau menghina Marini sekarang lihat apa yang terjadi kepadanya."ujar pak santoso mulai memaki istrinya lagi.
lalu Bu Endah pun langsung saja saja memaki suaminya bahwa marini bukan anak kandungnya melainkan hasil perselingkuhan Pak Susanto dengan Sri istri keduanya yang pernah bu endah guna-guna sampai mati lalu ia mulai menyalahkan Marini bahwa Marini pun membawa sial dikeluarga di situlah Bapak Susanto langsung menamparnya. Sehingga emosi Pak Susanto pun meledak-ledak.
sehingga Yuli pun melihat adegan perkelahian pak Santoso dengan Bu Endah saling menyiksa begitu lama mengetahui bahwa Marini bukan kakak kandungnya melainkan Kakak tirinya sendiri.
sehingga Bu endah dijambak oleh Pak Santoso dengan brutalnya sehingga pak santoso mulai melemparkan vas bunga kebawah lantai hampir mengenakan kepala Bu Endah sehingga tak tersadar kepala Bu Enda sudah berdarah berkat serpihan vas yang telah mengenai kepalanya.
"Masyallah .. pak Sudah hentikan ini Pak ya allah kasihan ibu ."ujar yuli sedang tengah hamil 3 bulan yg memeluk ibunya sehingga ibunya mulai menangis sesengguk katanya sesak diperlakukan seperti itu oleh suaminya.
"kasihan kamu bilang kasian hah."timpal pak santoso hilang kendali yang sedang menjebak rambutnya Yuli.
"Ahkk ... Sakiit ampun pakkkk!!! Sakiitt."teriak Yuli yang sedang kesakitan sehingga membuat Yuli kena mental dan juga memeluk ibunya.
" Dan kamu juga Endah.... Saya malu punya istri kaya kamu suka memanjakan anak karena kamu pilih kasih sama marini dia kaburr dari rumah."Timpal Santoso yang mulai memaki istrinya.
" Iya tapi Marini pergii dari rumah sendiri pakk !!!."timpal Bu Endang membela dirinya padahal jelas-jelas Ia salah dan selalu menyalahkan Marini.
"Plakk."
"Stopp jangan pakk !!!."timpal yuli yg sedang bersujud agar tidak menyakiti ibunya.
" Diam ... kamu Yuli ... sekarang kamu masuk kamar sekarang !!!!."perintah bapaknya yg menyuruh yuli masuk.
Dengan terpaksa Yuli pun mulai masuk ke kamar dan lalu memohon kepada bapaknya Untuk menghentikan aksinya untuk Endah namun keinginannya tak terduga sangat emosi dan benar saja dia mulai menghabisi istrinya dan lalu Pak Susanto pun mulai menyeret Bu Endah ke sebuah gudang berhari-hari ia dikurung dan tidak diberi makan.
Sementara itu saat Yuli keluar satu saja mereka para warga sekampung mulai mencibir ini yang tidak-tidak bahwa Yuli pun adalah wanita murahan yang telah membuat malu keluarganya mereka mulai membisikan yuli yang tidak tidak.
Bahwasan nya ia sama saja dengan marini sama-sama murahan sehingga Yuli Pun Menangis langsung saja berlari dan ingin mengakhiri hidup sampai ia melihat ada truk yang telah berjalan saja Yuli pun dekat mulai menabarki diri.
/Next cerita berikutnya/
__ADS_1