
Rasa senang, riang dan gembira terpancarkan di wajah kedua makhluk tuhan yang sempurna itu. Sepanjang perjalanan keduanya menghabiskan waktu sambil bercanda riah, bagaimana tidak?
Akbar selalu memulai untuk menggoda dan menjahili Riri, ya walaupun dirinya sedang mengemudikan sebuah mobil
"Jangan tanya ya guys, ada-ada aja nih Author, yang ada nanti bisa kecelakaan dong?"
"Hehe...insha allah gak ya, soalnya akbar membawa mobil dengan kecepatan sedang dan masih tetap fokus dong dengan keselamatan, tentunya riri juga selalu mengingatkannya, nih dengarin aja"
"Udah deh becandanya, kamu lagi nyetir loh" ujar Riri yang sedikit jengah dengan kelakuan akbar
"Ya emangnya kenapa?" tanya Akbar
"Ih, di kasih tau malah ngeyel. Ingat ya keselamatan penumpang tuh lebih berharga dan penting ya" ujar Riri sembari memanyunkan bibirnya saking sebelnya iya dengan si singa ini
"Kok suka banget ya manyun-manyun, kalau mau di cium bilang, aku ikhlas kok" ujar Akbar dengan gemasnya melihat tingkah lucu Riri
"Ih MESUM" ujar Riri menepuk paha sebelah kanan Akbar
"Nah ini buktinya, kamu kan yang mesum, pake pegang-pegang segala lagi" jawab Akbar
🤐🤐🤐
"Pfttt..." tawa Akbar
_
_
_
_
1 jam menempuh perjalan untuk kembali pulang, kini mobil Akbar pun masuk di sebuah halaman rumah nan asri itu
"Loh, kok pintunya tutup ya" gumam Riri melangkah masuk teras rumah
"Assalamualaikum... Bu" panggil Riri
"Wa'alaikumsalam" jawab Bu Ratih dari dalam rumah
"Ceklek" pintu terbuka
Riri segera menyalami dan memeluk Bu Ratih penuh kehangatan🤗. Bu ratih yang merasa senang hanya tersenyum sambil menaikan alisnya kearah Akbar yang berada tepat di belakang Riri
"Ekhem.." Akbar berdehem untuk menanggalkan suasana yang sedikit canggung
"Ganggu aja, gak lihat apa orang lagi senang-senangnya" gerutu Riri melototkan matanya
"Kalau gitu aku juga mau, berpelukan" ujar Akbar hendak memeluk keduanya
"Heh stop, dasar anak nakal" ujar Bu Ratih bersamaan dengan tangan kanannya bersimbol 5 jari
"Hehe..."cengir Akbar lalu memeluk keduanya
_
_
_
_
"Ayo Nak, kita siap-siap dulu sebentar lagi mau maghrib" ujar Bu Ratih
"Iya Bu" jawab Riri lalu beranjak meninggalkan keduanya untuk segera membersihkan dirinya
"Ayo Nak Akbar, sekalian siap-siap" ujar Bu Ratih lalu masuk ke dalam rumah yang di susul oleh Akbar
_
_
_
_
Setelah ketiganya melaksanakan kewajiban sebagai hamba allah. Kini ketiganya sudah siap untuk menyantap hidangan makan malam, urusan makan malam hidanganya sudah disiapkan oleh Bu Mina
"Loh Thor kok bisa Bu Mina, emangnya bu mina udah jadi pembantu ya di rumah bu ratih?" tanya netizen
"Ya gak dong, Bu Mina sengaja di undang oleh Bu Ratih, mengingat ini adalah hari dan moment spesial buat kebahagiaan riri yang sudah menyelesaikan massa studinya" jawab Author
__ADS_1
"Lah terus, apa Bu mina gak melaksanakan kewajibanya sebagai hamba allah" kepo netizen
"Menurut lu pada gimana? Bu Mina lagi uzhur guys itu aja sih jawaban gue" wkwkwk😜
SKIP dah thor, kapan bahas intinya neh🤔
"Ayo Nak, sebelum kamu pulang kita makan malam dulu" ujar Bu Ratih
"😊😊" Akbar tersenyum lalu mengikuti bu ratih dari belakang menuju ke ruang makan
"Eh... Bu Mina, maaf ya udah ngerepotin" ujar Bu Ratih sedikit sungkan
"Ah gapapa lah Bu, saya senang kok" jawab Bu Mina
"Eh, kirain Riri udah kesini duluan" ujar Bu Ratih
"Iya Bu, tapi katanya mau nyusul Ibu ke depan" jawab Bu Mina dengan seulas senyuman
"Ah Ibu, tadi Riri ke depan mau manggil ibu, eh taunya udah ada di sini, hehe..." uja Riri menyapa ketiganya di ruang makan
"Ya udah, mari kita makan, nanti hidangannya keburu dingin" ujar Bu Ratih
"Hem... aku tau nih Bu, pasti hari ini Ibu lagi hoki ya" ujar Riri menatap begitu banyaknya hidangan
"😊😊😊" Bu Ratih hanya melebarkan senyuman
"Iya Nak, hokinya kamu. Makanya kita buat makanan spesial buat orang yang spesial" jawab Bu Mina
"Ayo Nak Akbar, gak usah sungkan anggap aja rumah sendiri" ujar Bu Ratih yang mempersilahkan tamu itu untuk mencicipi hidangannya
"Ah iya Bu, terima kasih" ujar Akbar
"Bu berasa ya, kek makan bareng menantu" bisik Bu Mina. "Mana mantunya cogan begini, awet mah di liatin aja udah kenyang mah " ujar Bu Mina
"Pfttt....ya rencananya sih gitu, tapi gak tau anaknya mau yang mana" jawab Bu Ratih
"Ih...ibu kok bisik-bisik" ujar Riri yang melihat kedua emak-emak itu ngerumpi
"Siapa bilang, ini nih Bu Mina" jawab Bu Ratih berdalih pada biang keladinya
Akbar yang sengaja mendengar ungkapan keduanya hanya mengulum senyum kecut, kok gitu?
Ya ada benernya sih kek nyesek, ampir 2 bulan terakhir akbar selalu berusaha untuk memikat hati Riri, namun hasilnya zonk....apa jangan-jangan Riri akan memilih di antara ketiganya ya, atau?
"Eh...e..enak" jawab Akbar serabutan karena melamun
"Iya Bu enak, malah ini sih kalah sama makanan restoran" ujar Riri memuji
"Bisa aja kamu Nak, jadi boleh nih Ibu ikutan ajang kuliner" tanya Bu Mina
"Hah, emangnya di mana Bu acaranya?" tanya Riri antusias
"Ya ada tu di RW sebelah, ada ngebuat lomba ajang kuliner, lumayan hadiahnya 10 juta" ujar Bu Mina
"Woah. Kelompok kan Bu, kalau gitu mah Riri ikut aja" ujar Riri. Akbar yang menyimak percakapan keduanya hanya geleng-geleng kepala. Lah Ibu Ratih?
Ada guys ada! Bu Ratih makan sambil merhatiin Akbar secara seksama, hehe😄
_
_
_
_
Makan malam yang sedikit berbeda dengan nuansa yang terlihat sederhana bagi kelas orang sultan, tapi terhibur dan banyak kehangatan yang tercipta di sana
Setelah menyelesaikan jamuan makanan spesial itu, Akbar segera berpamitan untuk kembali pulang
"Em makasih ya Bu, makanannya luar biasa, enak-enak semua" ujar Akbar
"Sama-sama Nak" jawab Bu Ratih
"Kalau begitu saya pamit ya Bu" ujar Akbar menyalami Bu Ratih
"Iya Nak, hati-hati ya" jawab Bu Ratih tersenyum
"Bu Mina, saya pamit ya" ujar Akbar menyalami
"Iya Nak Cogan" ujar Bu Mina
__ADS_1
"Ekhem" kode Bu Ratih pada Bu Mina
"Kalau begitu Ibu sama Bu Mina tinggal ke dalam ya" ujar Bu Ratih lalu beranjak masuk ke dalam rumah yang di susul Bu Mina dari belakang
"Ekhem Ri, sekali lagi selamat ya" ujar Akbar mengulurkan tanganya
"Iya sama-sama, makasih ya buat semuanya" jawab Riri membalas jabat tangan dari lawannya
"Ya udah aku langsung aja ya" ujar Akbar
"Emang siapa yang nyuruh berhenti?" tanya Riri
"Ekhem..." Akbar menggaruk tengkuknya
"Pfftt" tawa Riri
"Ya maaf-maaf, ya udah hati-hati ya" ujar Riri tersenyum manis manja☺😊
"Ri..." panggil Akbar
"Ya" sahut Riri
"........"
"Apa" tanya Riri
"Itu di sampingmu" ujar Akbar lalu berpindah posisi tepat di samping riri dan sedikit mencondongkan kepalanya lebih dekat di samping Riri
"Cup" satu kecupan mendarat di pipi akbar, ini sih auto hoki guys😄
"Ih mesum" ujar Riri menoyorkan kepala akbar
"Dapat" ujar Akbar tersenyum lalu mengacak-ngacak rambut Riri dan segera menghindar dari amukan rubah betina
Jangan kepo ya guys, dimana Bu Ratih sama Bu Mina? Yang jelas keduanya ini sedang mengintip orang lagi pacaran...hehe ralat thor, ngintipin kejahilan akbar kale🙃
"Ada-ada aja ya Bu, kelakuan anak zaman sekarang" bisik Bu Mina
"Pfftt....iya tapi saya bingung mau milih mantu yang mana, soalnya masih ada calon urut 2 dan 3" jawab Bu Ratih
"Astaga" kaget keduanya saat tangan seseorang mendarat di pundak keduanya
"Hehe...." cengir kedua emak itu
"Ih, nyebelin deh Bu. Suka ya kepoin anaknya" merajuk Riri yang di buat-buat
"Cie....cie..." goda Bu Ratih
"Ibu....gak seru ah" ujar Riri yang memanyunkan bibirnya udah monyong kek ikan sako guys alias ikan julung, tau gak itu ikan?
"Pffftt...." tawa kedua emak itu karena berhasil membuat riri merasa kesal
Riri yang merasa sedikit kesal akibat ulah kedua emak itu memilih meninggalkan keduanya menuju kamarnya
"Ya kok ngambekan" ujar Bu Ratih masih dengan tawanya
"Lucu ya Bu" ujar Bu Mina dengan gelak tawanya. "Ya sudah kalau begitu saya, Windi dan Dio pulang dulu" ujar Bu Mina berpamitan pada tuan rumahnya
"Iya, sekali lagi makasih ya Bu" jawab Bu Ratih
"Iya Bu sama-sama, mari saya duluan ya Bu" ujar Bu Mina yang sudah menggandeng Windi dan menggendong Dio karena sudah terlelap sedari tadi
Pasti kalian mau nanya, Windi sama Dio di mana tadi, kok baru ngebahas sekarang?
Ya sekilas aja ya guys, setelah makan malam dan bercengkrama Windi dan adiknya dio memilih menonton TV sejenak sambil menunggu orang tuanya ngerumpi guys...hihi😁
Nah untuk dio sendiri karna masih berumur 5 tahun, jadi anaknya ini gak biasa tidur larut jadi jam 20.40 WIB udah molor aja, hehe...
Namanya juga anak-anak guys, ada yang larut tidurnya ada yang cepet tidurnya tergantung pola asuh orang tua dong. Eits...gak usah ngebantah
"Author pusing kalau harus debat, intinya gak baik buat kesehatan kalau tidur larut"
"Kek gak aja thor-thor" gerutu netizen
"Hehe.... Author begadang juga karena kalian guys" wkwkkwk😆
#Salamperdamaian
#Salamsejahtera
#Marimoingonefuturu
__ADS_1
Thanks dofu-dofu guys, sarangheyo dofu-dofu 🤗