MOMENT WITH ME

MOMENT WITH ME
#MWM 08 (SUPERMARKET)


__ADS_3

Setelah mengantarkan pesanan dari pelanggan nya yang super devil itu. Kini Riri, berniat menghampiri cafe yang berada tepat di ujung jalan untuk istirahat sebentar. Mumpung ada beberapa tempat yang kosong, menjadi peluang untuknya.


"Hufftā€¦šŸ˜¤" Riri menghembuskan nafas nya dan merenggangkan otot-otot yang menegang. Kemudian merebahkan sedikit tubuhnya di salahĀ satu meja pengunjung. Tiba-tiba seperti ada dentuman yang mengusik ketenangan Riri


"Duuk ..." bunyi bumi terguncang šŸ™ kaki seseorang menendang meja yang ditempati Riri, Riri tidak merespon dan lagi-lagi....


"Duukk…" bunyi nya nyaring euh, tendangan kaki seseorang dari bawah meja


"Aissh..bisa gak sih, gak usah ganggu, gak lihat apa ada orang istirahat juga" gerutu Riri


"Mbak, kalo mau tidur jangan disini, kamu pikir ini tempat nenek moyangmu apa" ujar kesal Pelayan Cafe


Riri kemudian mendongkakkan kepalanya sambil menyaksikan sekilas seorang Pelayan


dihadapan nya lalu dengan cepat, melihat kearah kiri-kanan, depan dan belakang.


"Mmp Mas, jam berapa ya sekarang" tanya Riri polos,Ā namun tak kunjung mendapatkan respon dari Pelayan lelaki itu. Riri kemudian berdiri mendekatinya lalu merampas HP-nya, danĀ melihat jam menunjukkan pukul 20.00 WIB. Riri kemudian segeraĀ  mengembalikan Hp milik PelayanĀ tersebut lalu berjalanĀ  menyeberang menuju supermarket


"Wah itu anak bener-bener ya, dihubungi gak bisa-bisa jadi gentayangan disini" ujar Juliana lalu menghampiri Riri


"Dari mana aja sih kamu" tanya Juliana. "Aku dari rumahĀ Bu Ratih tau nyariin kamu" ujar Juliana


"Eh...kok, seperti ada suara gaib ya" jawab Riri celingak-celinguk berpura-pura mencari-cari asal suara tersebut


"ISSH... Riri" kesal Juliana sambil menjewer telinga Riri


"Aaa… auw lepasin, sakit Juls" pinta Riri


"Habis kamunya sih, nyebelin banget" balas Juliana


"Eitss, kamu belum jawab pertanyaanku, kamu dari mana aja sih" tanya Juliana


"Dari mana ya ..." jawab Riri menggantung sambil membawa beberapaĀ kaleng susu dan cemilan. Lalu berteriak, ke arah Juliana.


"Aku habis dari rumah Cogan" teriak Riri. Tiba-tiba dia datang šŸ™‰


"Brukk…." segalanya telah usaišŸ˜‚, Riri menatap cemilan dan beberapa kaleng susun ya yang berhamburan karena menabrak troli seseorang


"Makanya, kalau jalan itu lihat-lihat, seenak jidat aja jalannya" sembur pedas Maber. Namun riri tak menggubris lalu memungutiĀ cemilan dan beberapa kaleng susu yang bergelinding kearah depan.


"Haiss…sekaleng lagi mana ya" lirih Riri sambil mencari-cari sekaleng susu nya.


Langkahnya terhenti saat iya melihat kaki seseorang berhenti di depannya. Riri lalu mendongkakkan kepalanya dan tersenyum manis. "Apakah mencari ini" tanya Maldeva yang memperlihatkan se kaleng susu kearah nya. Riri bangkit dari jongkok nya dan mengulurkan kedua tangannya seraya meminta kembali barangnya.


Maldeva tersenyum lalu memberikan sekaleng susuĀ pada pemiliknya.


"Terima kasih Tuan" ucap Riri segera berlalu melangkah menuju kasir


_


_


_


_

__ADS_1


"Lama banget deh, aku nungguin juga" gerutu kesal Juliana


"Lah, siapa juga yang nyuruh nunggu" balas Riri nyelonong pergi begitu saja, namun langkahnya terhenti saat Juliana berteriak memanggilnya


"Eh… lemot, pulangnya bareng aku, kan kamu udah janji nemenin aku dirumah" ujar Juliana


Tanpa berpikir panjang Riri bergegas masuk ke dalam mobil. Lalu merebahkan sedikit tubuhnya. Juliana pun, segera masuk ke dalam mobilnya dan segera mengendarai mobilnya


"Brumm… wuss.....🚘🚘" keduanya segera pergi meninggalkan supermarket menuju ke rumah Juliana.


*** Kediaman Juliana ***


"Oh ya Juls, aku minjem hp kamu bentar dong" ujar Riri


"Udah gak usah khawatir, aku udah minta izin sama Bu Ratih kalau malam ini, kamu langsung nginep ke rumahku" jelas Juliana


"Ooh" balas Riri manggut-manggut


"Oh ya Ri, tadi sore aku sepulang dari rumah Bu Ratih, aku gak sengaja ketemu sama Galang, katanya sih proposal kamu di titipin sama Pak Dewo ke dia" ujar Juliana. "Jadi, jika mau segera buat revisi segera hubungi biar sekalian dia nganterin nya" jelas Juliana


"Emmp" balas Riri sambil mengunyah cemilanĀ keju nya. Melihat reaksi yang tidak bersahabat dari Riri Juliana kemudian merampasĀ cemilan tersebut


"Ri, ada apa tuh di belakangmu" ucap Juliana mengalihkan perhatian Riri dan seketika..🤦


"Happ, wleee...šŸ˜›" Juliana tersenyum lalu, menjulurkan lidahnya. Riri yang sedari tadi, mengerti gerak Juliana hanya tersenyum lalu beranjak pergi ke arah pantry


Juliana kini tengah asyik dengan cemilan hasil rampokan dari Riri sambil menonton siaran komedi. SelangĀ beberapa menit, sahabatnya itu tak kunjung datang untuk menghampirinya. Juliana pun berlalu segeraĀ pergi menghampiri Riri


Riri yang tengah asyik memasak makanan pun menoleh sambil tersenyum melihat Juliana yang menghampirinya. "Empp…harum banget masakannya mbak" goda Juliana. "Kayanya enak nih" sambung Juliana kemudian mengambil piring dan segera meminta bagian jatah makanannya


"Issh, kok jadi pelit banget sih, sadar dong nyai ini kan semua milikku" ucap Juliana membanggakan diri


"Ump..nih" ujar Riri menyodorkan sepiring mie goreng spesial untuk Juliana. Juliana pun, segera mengambil alih sepiring mie goreng laluĀ menuju ke meja makan yang di ikuti Riri dari belakang


Melihat Juliana yang riang sumringah. Riri hanya tersenyum puas, sebab masakannya itu sengaja Riri memberikan empat sendok bubuk cabe saat Juliana mengambil piring sebelumnya.


"Hump..selamat makan" ujar Juliana lalu menyendokkan segarpu mie goreng ke dalam mulutnya seketika JulianaĀ tersedak dan batuk-batuk.


"Uhuk...uhuk...a..air..air" ujar Juliana mengibas-ibas mulutnya. Melihat aksinya berhasil Riri pun tertawa terbahak-bahak


"Ahaha…hahašŸ˜†" lalu menyodorkan jus apel ke arah Juliana. Segera Juliana meneguk dan menghabiskan segelas jus tersebut.


"Hu…hu…Riri, kebangetan ya kamu" kesal Juliana lalu meninggalkan meja makan


"Ya, yah kok pergi sih" teriak Riri lalu tersenyum kemudian menghabiskan makanannya


Lima belas menit kemudian


"Juls" panggil Riri saat melihat Juliana memunggunginya. "Aku minta maaf ya, karena udah jahil banget sama kamu" sambung Riri, namun Juliana tak menggubris dan tetap memilih diam. Melihat sahabatnya tak kunjung berbicara Riri berinisiatif untuk melangkahkan kakinya pergi keluar dariĀ kamar untuk memancing Juliana agar mau memaafkannya


"Tap..tap" langkah Riri segera keluar kamar


"Haiss ... beneran nih, gak mau nahan aku biar gak pergi" batin Riri


Riri kemudian menghentikan langkahnya sejenak kemudian melangkahkan kakinya dan memegang pegangan pintu lalu keluar dariĀ kamar

__ADS_1


"Beneran marah tu bocah" gumam Riri mondar-mandir di ruang tamu, "Apa aku diemin aja ya, entar juga baikan kok" sambung Riri lalu mengacak-ngacak rambutnya frustasi. Seketika Riri terkejut pasalnya dia melihat Juliana yang turun dari tangga menuju pantry


"Ha…beneran gak mau ngomong sama aku, sapa aja gak" gumam Riri


"Hiss, tau ah, mending aku ke kolam renang aja deh" ujar Riri pergi menuju halaman belakang yang ada kolam renang nya


Juliana yang berniat untuk mengecek sahabatnya itu, karena dianggapnya mungkin tingkah nya udah kelewatan jadinya Riri memilih pulang, namun seulas senyum mengembang di wajah muluk nya yang melihat Riri seperti orang frustasi. Juliana pun, berlalu menuju pantry mengambil kue yang dibuat Bi Siti untuk di santap nya


Namun langkahnya terhenti saat melihat kearah ruang tamu sudah tidak menemukan Riri di sana. Segera juliana meletakan nampan yang berisi segelas choco mocca dan sepiring cake ke meja ruang tamu lalu mencari keberadaanĀ Riri


"Loh, kemana tu si lemot" gumam Juliana sambil mencari-cari Riri di beberapa kamar dan ruang sudut rumah. Juliana terkejut pasalnya dari arah belakang Bi Siti memegang bahunya


"Ahh…" teriak Juliana


"Eh…Nona Muda, maaf Bibi kirain siapa gitu" ujar Bi Siti


"Hu… untung aja Bi, jantung Juli gak copot" jawab Juliana memegang dadanya dengan kedua tangannya


"Oh ya Bi, lihat Riri gak" tanya Juliana


"Oh sahabatnya itu toh, tadi Bibi kalau gak salah lihat sih, ke halaman belakang non" jawab Bi Siti


"Ha, mau ngapain tu anak" batin Juliana bersua


"Empp…ya udah deh Bi, makasih ya" ucap Juliana segera menuju ke ruang tamu untuk mengambil nampan nya dan segera menuju halaman belakang


"Ya ampun, ternyata lagi ngelamun aja di sini. Gak tau apa orang panik nyariin" gumam Juliana lalu menghampiri Riri, "Ekhem…ngapain kamu di sini, sendirian lagi" tanya Juliana


Mendengar asal suara tersebut. Riri pun, menoleh dan tersenyum, "Gak ngapa-ngapain kok, cuman pengen main air aja" jawab Riri


"Huffftt .....😤" Juliana menghembuskan nafas nya lalu meletakannnampan di sebelah Riri kemudian ikut duduk di tepi kolam dan merendamkan kakinya, sejenak keduanya hening tanpa suara, tiba-tiba Juliana membuka percakapan


"Ri.." panggil Juliana menoleh kearah Riri, "Aku minta maaf, kalau tingkah ku udah buat kamuĀ merasa gak nyaman" ujar Juliana


"Yang harus meminta maaf itu aku, karena aku udah kelewatan. Aku sadar, sikap akuĀ  ke kamu itu bisa buat kamuĀ celaka" ujar Riri, "Kamu pantes kok, cuekin aku" balas Riri menunduk menyesali perbuatannya. Mendengarkan penuturan sesal dari sahabatnya Juliana pun memeluknya


"Udah deh gak usah gitu, aku jadi ngerasa bersalah sama kamu dan untuk permintaan maaf kamu, aku udah maafin kok, jadi kamu gak usah khawatir karena aku gak akan cuekin kamu lagi" ucap Juliana


"Makasih ya Juls, kamu itu udah seperti sodara buat aku" jawab Riri


"Ah ...udahlah, sekarang kita lupain semuanya dan segera makan cake ini" ujar Juliana tersenyum


"Bantu aku habisin ya" pinta Juliana. Riri pun mengangguk Ā dan segera menyantap lahap.


"Oh ya Juls, pagi nanti kan hari minggu nih, kita lari pagi yuk" seru Riri


"Ha…gimana ya" jawab Juliana bimbang, pasalnya setiap hari minggu itu, Juliana sering ngabisin waktunya buat rebahan sepanjang harinya


"Ya, ya..pliss" pinta Riri memelas manja


"Iya deh iya, yaudah masuk gih, udah jam setengah dua belas loh" ujar Juliana bergegas masuk ke dalam rumah dan segera menuju ke kamar untuk tidur


😓😓😓 Good night


Ayo guys support Author terus dong buat lebih semangat, sarangheyo semuanya para pencinta MWM ini

__ADS_1


__ADS_2