MOMENT WITH ME

MOMENT WITH ME
#MWM 29 (JUTSU SUPER WOMEN ALA HULK)


__ADS_3

Kring...kring tanda bunyi alarm menggema di sudut ruangan kamar sang Queen. Juliana menggeliat dengan beberapa jutsu andalan untuk mengembalikan energi tenaga dalam, hehe…jutsu macam mana Thor?


“Hoam..waktunya beraksi” gumam Juliana kemudian mengambil segelas air putih untuk di minumnya guna menetralisis segala aura negatif yang bersifat toksin. Segera Juliana pun kemudian membersihkan dirinya


30 menit setelah menghias diri dan mempersiapkan bekal jutsu sebagai bentuk pertahanan diri apabila gangguan dan musuh yang datang tak terduga


“Pagi ma..pa” sapa Juliana menghampiri kedua orang tuanya di meja makan


“Pagi juga sayang” balas keduanya. “Ih anak papa, makin cantik dan elegan aja nih” goda Adrian menaikkan sebelah alis nya menghadap sang istri


“Beneran pa” tanya Juliana sumringah


“Iya, em..ma?” ujar Adrian, “Bakal  ada saingan nih” ujar Adrian menggoda sang istri


“Ye papa..malah ngegodain mama” ujar Juliana yang sibuk mengoles roti tawar dengan selai di tangannya


“Emang kenapa?” tanya Rani


“Ya mama enggak jealous gitu” balas Adrian


“Ih papa, becanda mulu” gerutu Rani memanyunkan bibirnya sebal


“Cie..cie yang jealous sama anak sendiri” goda Adrian pada sang istri


“Ih papa..sekali lagi becandanya mami jamin tombaknya bakal tumpul” ujar Rani lepas landas, hehe…ralat Thor kendali begitu


“Ekhem..pa..ma, Juls duluan ya, see you Mama..Papa” ujar Juliana menengahi obrolan kedua Pasutri ini


“Iya sayang, maaf ya” balas Rani sedikit kikuk dengan kelakuannya dan sang suami tercinta


“Iya ma” balas Juliana menyalami dan cipika-cipiki, “Pa..Juls berangkat ya” ujar Juliana menyalami sang Papa dan mengecup pipi sang super Hiro baginya itu


“Iya sayang, semangat ya, kalau ada yang gangguin kamu keluarin aja jutsu andalan super women mu itu” ujar Adrian


“Haha...Papa tenang aja gampang itu urusannya” balas Juliana lalu meninggalkan keduanya untuk segera berangkat ke kantor


­_


_


_


_


20 menit setelah tiba di kantor Juliana langsung mempersiapkan segalanya sebelum waktu presentasi di mulai


“Hem..aman semuanya” gumam Juliana, “Ok, 15 menit lagi” ujar Juliana melihat jam tangannya


“Nona, Tuan Muda sudah datang beserta beberapa klien, apakah semuanya sudah di persiapkan” tanya salah satu karyawan di bidang Divisi Management


“Iya Pak” jawab Juliana sigap lalu mempersiapkan diri memulai rapat tersebut, tak butuh waktu lama bagi sang Queen untuk meyakinkan para kolega pebisnis dan investor dengan sebuah presentasi singkat darinya


“Prok..prok” tepuk tangan dari seorang lelaki muda berdarah Indo-Jerman menatap kagum pada Juliana sekaligus pemateri presentasi, semua orang menatap heran

__ADS_1


“Kenapa kelian menatap saya bigitcu” tanya Thomas


“Prok..prok, ya benar itu artinya kami menerima hasil presentasi nya dan memberi kesempatan pada kalian untuk ikut berinvestasi di Perusahaan ini” jawab Irsan menimpali


“Terima kasih Tuan” ujar Juliana sigap dan memberi hormat dengan menggunakan bahasa Jerman


“Wow..kamu bisa bahasa Jerman” tanya Thomas dalam bahasa Jerman


“Em..sedikit dan lebih banyak memahami” jawab Juliana tersenyum manis penuh kehangatan


“Ha..so cute, dasar caper” batin Akbar bersua, entah mengapa seperti ada rasa jealous ketika beberapa kolega memuji dan memperhatikan Juliana


“Yes jutsu 1 berhasil” lirih batin Juliana salto-salto girang


“Terima kasih atas kerjasama nya Tuan” ujar Akbar menggunakan bahasa Inggris


“Tentu saja, Perusahaan akan maju pesat apabila mempertahankan kinerja pekerja yang berbobot seperti ini” balas Thomas menjabat tangan Akbar


Setelah menandatangani kontrak kerja dan berjabat tangan beberapa kolega pebisnis meninggalkan ruang rapat yang di susul oleh ketua direksi nya yaitu seorang lelaki berdarah Indo-Jerman, tapi tidak dengan Irsan, lelaki ini mengambil kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Juliana


“Hai Nona Judes” sapa Irsan menghampiri Juliana


“…” tidak menghiraukan


“Hei..kau pura-pura tidak mendengarkan aku” tanya Irsan, “Ekhem baiklah” gumam Irsan lalu maju beberapa langkah mendekati Juliana dengan sigap Juliana mengeluarkan jutsu seri 2 sebagai bentuk perlawanan terhadap lawan


“Bruuk..” suara seseorang terlentang jatuh ke lantai. Beberapa orang termasuk Akbar yang melihat kejadian itu terkekeh


“Ah Tuan..aduh saya minta maaf, apa anda baik-baik saja” ujar Juliana panik mendramatis menolong korban akibat jutsu seri 2 nya itu


“Ha..kau sengaja melakukan itu” sarkas Irsan tak menerima perlakuan Juliana padanya


“A..aku tidak sengaja..tu..an” cicit Juliana di balik tawanya


“Hei...ada apa ini kenapa hidungmu bisa berdarah” tanya Akbar pada korban


“Hah..bawa aku segera ke ruangan mu” ujar Irsan


“Tuan..mari saya bantu untuk mengobati lukanya” tawar Juliana


“….” Irsan menampakkan wajah kesal padanya dan berlalu pergi meninggalkan ruang rapat tersebut di ikuti oleh Akbar


“Hehe..rasain lu, itu bukti nyata jutsu seri 2 super women” gumam Juliana, “Makanya jangan suka sembarangan kalau ngomong, pake sok cool dan berkuasa lagi” gerutu Juliana, “Emang lu pikir gue itu sama kaya wanita-wanita di luar sana apa, apalagi udah salah terus enggak minta maaf itu tuh yang aku tunggu-tunggu buat beri perhitungan sama orang songong seperti itu, haha..” ujar Juliana bersemangat💪


_


_


_


“Kok bisa sih, ini hidung sampai berdarah” tanya Akbar


“Ya bisa lah orang di tonjokin, mana kuat banget lagi” balas Irsan, “ Itu perempuan wonder women apa anaknya Hulk” gerutu Irsan sibuk membersihkan darah dari hidungnya

__ADS_1


“Haha..lu salah orang kalau begitu” balas Akbar


“Bangke lu, seneng banget gue menderita” umpat Irsan, “Emang gue salah apa sama tuh perempuan, orang cuman mau ngajak makan siang bareng juga” ujar Irsan


“Apa? Gue gak salah dengar” balas Akbar


“Apanya, ya enggak salah lah, orang datang baik-baik juga” ujar Irsan


“Menurut gue keq nya lu punya salah deh, gak mungkin banget kan tiba-tiba lu di tonjokin gitu” ujar Akbar, “Nah.. parahnya nih perempuan suka dendam nih, ini mah brabe urusannya” ujar akbar dengan gelagat so detektif banget


“Halah omong lu, palingan kalau di kasih bunga, duit atau di tawarin sesuatu yang dia suka pasti lembek dan matre seperti kebanyakan wanita-wanita di luar sana” elak Irsan yakin dengan hipotesis sepihaknya


“…” Akbar diam tak menanggapi ucapan Irsan, kini bayang-bayangnya kembali mengingat aksi heroic beberapa menit yang lalu saat melihat dengan seksama bagaimana Juliana melumpuhkan lawannya sehingga membuatnya tersenyum


“Eh..ngapain lu senyum-senyum, kesambet lu ya” tanya Irsan menatap aneh pada lawan bicara nya


“Haha..” tawa Akbar, “Ok, gue duluan ya” ujar Akbar memakai jas dan berlalu meninggalkan Irsan di dalam ruang kerjanya


“Eh..mau kemana? Gue ikut dong” seru Irsan berteriak, “Gak jelas banget sih tuh manusia” gerutu Irsan. Setelah Akbar meninggalkannya di ruangan kerja, Irsan pun segera pergi karena mendapatkan pemberitahuan dari seseorang


Lift 2 tepat saat Juliana hendak naik ke lantai 9 menuju ke Divisi Pemasaran, jeng...jreng, bakal ada jutsu seri 3 buat orang yang sama, wkwk…bonyok lu Irsan💪


“Ting” pintu lift terbuka


“Ah” pekik Irsan saat melihat Juliana, sepertinya trauma hkik..kik😁😁


“Hehe..Tuan” sapa Juliana So cute hendak masuk ke dalam lift


“Membayangkan Juliana dengan style Hulk yang mengeluarkan seribu jutsu” Irsan sedikit cemas sehingga melemahkan otot-otot kaki dan membuat lemas lutut kaki hingga berjalan pun terasa kaku


“Anda baik-baik saja Tuan” tanya Juliana yang melihat ekspresi aneh dari lelaki itu


“…” Irsan diam seribu bahasa dan segera kabur, namun di sayangkan lelaki itu jatuh berjongkok akibat tersandung dengan kaki sebelah nya yang terlalu cepat berjalan menghindari sang Hulk


“He..he” tawa Juliana menutupi dengan sebelah tangannya. Irsan pun menoleh dan melihat Juliana dengan guratan kesal, takut dan trauma bila berurusan dengan wanita Hulk ini


“Hah..apa..mau ku tunjukkan jutsu seri 3 nya” ujar Juliana mengejek lawan pandangnya dengan gaya jutsu Hulk menurut Irsan


“Kabuuuurrr” Irsan bangun dan berdiri lalu pergi berlari meninggalkan wanita Hulk itu, haha...mampus lu, kamu berdosa banget…hehe😀😀


_


_


_


“Haha..mampus lu, itu jutsu bakal buat lu tobat” gerutu Juliana di sepanjang langkah kakinya menuju ruangan Divisi Pemasaran dengan tawa khas nya mengingat wajah lucu dan gurat ketakutan Irsan pada nya


Ada-ada aja ya Juliana, kagak takut apa aksinya itu terekam CCTV kantor. Dasar Wonder Hulk, hehe..gini-gini amat Juls, gimana ada yang mau sama elu, lah elu nya kocak gitu kek ninja warior, haha..🤦


Hai-hai guys, maaf ya Author baru mampir lagi nih, sumpah Author bener-bener sibuk sampai enggak sempat nengokin kalian lagi, hihi…🤭


Sarangheyo dofu-dofu…mmuaach😍

__ADS_1


__ADS_2