My Bad Bro / Sis

My Bad Bro / Sis
#CuteBoy


__ADS_3

Reyhan berlarian di lorong sekolahan, mencari Rava yang keluar tanpa pamit dan nggak kembali,


"kemana sih Ava, kan aku jadi sulit carinya kalau hilang-hilang gini" Reyhan menghembuskan nafasnya kasar,


"hey Rey" sapa seorang cewek pada Reyhan,


"eh Mila, lihat Rava atau Reva nggak?"


"eh kayaknya aku tau kalau Reva, dia tadi ke perpustakaan" jawab Mila,


"makasih, bye-bye" Reyhan berlari pergi ketika sudah menemukan apa yang dia cari,


"cuma gitu aja, dasar cowok penipu!" Mila menatap Reyhan penuh kebencian,


Perpustakaan,


"REVA!!" Reyhan berteriak dan lengsung merangkul Reva dari belakang,


"ini perpustakaan, jangan berisik!" balas Reva datar, semua orang emnatap Reyhan yang tiba-tiba datang dan berteriak,


"hehehe, maaf" Reyhan mengaruk tengkuknya sendiri,


"ada apa?"


"bosan aja, biasanya aku bareng Ava, tapi dianya hilang entak kemana, Ev bisa bantu nggak?" Reyhan memohon pada Reva dengan wajah terimutnya,


"cih dasar" Reva diam dan memejamkan matanya,


"dia ada di belakang sekolah bareng kak Eli dan Jun"


"kemampuan orang kembar memang hebat, bisa merasakan perasaan satu sama lain"


"hm" Reva mengacuhkan omongan Reyhan, meski bisa merasakan perasaan tapi tidak bisa tau apa yang dipikirkan, memuakkan.

__ADS_1


___________________________________________


Rava berjalan santai menuju ke parkiran, tidak terasa waktu pulang sudah datang,


"cewek itu, tadi pagi gimana ya? bagaimana dia sampai disini lebih dulu? menjengkelkan!"


Rava berbicara sendiri sambil berdiri di sebelah mobilnya,


"eh Rava, apa kabar?"


"lo!?"


"iya ini gue, Mila" cewek itu tersenyum manis pada Rava,


"apa mau lo!"


"boleh bareng nggak, soalnya mami gue sibuk, boleh ya?" Mila memohon pada Rava,


"kenapa!"


"lo nggak usah banyak b*cot, mending lo cari cowok lain buat di goda, sorry gue nggak mempan sama rayuan rubah kayak lo!" Rava menatap Mila datar tanpa ekspresi,


"tapi....." belum selesai Mila ngomong Rava sudah masuk mobil dan melaju pergi,


"kenapa semua tuan muda itu sulit di dekati, ketua OSIS itu cuek minta ampun, yang satunya kelewat narsis plus playboy, yang satunya lagi kayak anak kecil, nggak ada yang normal di antara mereka" Mira bergumam tidak karuan.


Tak jauh dari sana, Reyhan memperhatikan gerak-gerik Mila menggunakan teropong pengintai miliknya,


"sudah kuduga, emang cewek itu sengaja ingin mendekati salah satu dari kita" Reyhan terus memantau Mila,


"anak tentara memang bisa diandalkan" Elios mengelus rambut Reyhan,


"yang belum coba dia dekati cuma kak Os, cewek itu punya keberanian nggak ya?" Reyhan tersenyum sinis,

__ADS_1


"seharusnya yang mendapatkan julukan 'serigala berbulu domba' itu Reyhan bukan Os" ucap Arjun,


"kan yang tau sifat asliku cuma kalian juga Rava, tapi Reva tetep nggak tau ya" balas Reyhan sambil menyeringai,


"iblis, demon, der teufel" ucap Elios,


"kalau Inggris nggak papa, tapi jangan Jerman dong"


"warum nicht? (kenapa tidak)"


"sudah kubilang jangan pakai bahasa yang tidak kami ketahui dong!"


"will mit mir deutsch lernen? (mau belajar bahasa Jerman denganku)" tiba-tiba Reva mencul di belakang Arjun,


"waaah" Arjun langsung berteriak kaget,


"apa yang kalian lakuin? nggak pulang? kayaknya tadi mobil Rava sudah pergi"


"kamu kali nanya satu-satu napa?"


"beruhige dich (tenang)" kata Elios sambil memejamkan matanya,


"aber ich mag eher Aufregung als Ruhe (tapi aku suka keributan daripada bersikap tenang)" balas Reva dengan antusias,


Beberapa saat kemudian


Reva masih berdebat bahasa Jerman dengan Elios dan pemenangnya.......


tidak ada😒


Happy Reading 📖


Don't forget to like 👍 and comment 👄

__ADS_1


__ADS_2