My Bad Bro / Sis

My Bad Bro / Sis
#Arjun


__ADS_3

"huaaaam" Arjun merengangkan kedua tangannya dan bangun dari tempat tidurnya,


"hoi Jun, biruan keluar atau ayah tinggal!" terdengar teriakan Indra dari lantai bawah,


"berisik, baru bangun juga!" Arjun berdiri dan meraih handuk, dia menuju ke kamar mandi,


....'males banget sekolah, lagian ngapain aku ke sekolah juga!'....


Selesai mandi Arjun langsing memakai bajunya dan mengambil tasnya segera menuju ke lantai bawah untuk sarapan bersama ayahnya,


"lama sekali kau ini!" Indra menatap anaknya itu yang baru turun,


"jangan terlalu tegas begitu, dia masih anak-anak" Mila, istri Indra mencoba menenangkan suaminya itu,


"bagaimana kau bisa bilang dia anak-anak, dia sudah berumur 17 tahun" Indra berdiri dan mengebrak meja dengan keras, Arjun hanya menatap tidak peduli kedua orangtuanya itu,


"sudahlah, kenapa kalian ini selalu berdebat yang tidak perlu!" Arjun mengambil rotinya dan memakannya lalu langsung keluar rumah,


____________________________________________


"Arjun tumben lama banget, bisa cepat" Elios berkacak pinggang di depan rumah Rava menunggu Arjun,


"apa Jun belum datang?" Rava keluar dari rumah menghampiri Elios,


"entahlah, mungkin sebentar lagi juga sampai" seperti yang diperkirakan Elios, tidak lama Arjun datang dengan taksi,


"tumben?" ucap Rava,


"apa?"


"dimana mobilmu?"

__ADS_1


"di servis, sebenarnya ayah akan mengantarku tapi dia malah berdebat dengan ibu" jelas Arjun,


"begitu ya, sepupu ambil mobilnya di garasi" perintah Rava pada Elios,


"dasar anak ini!" meski kesal akhirnya Elios menurut saja,


"dimana cewek itu?" Arjun menatap Rava,


"di dalam bantu Rain siapin buku"


"oh, kalau paman?"


"sudah berangkat"


"Rain?"


"dia bareng cewek itu"


"aku tidak tau siapa mom ku, sebentar, kenapa kau menanyakan hal tidak berguna begitu?" Rava menatap datar Arjun,


"bukan hal penting, aku hanya ingin mencari topik yang membuatmu bicara banyak"


"ck ck ck, kalian ini benar-benar cowok yang kaku ya? sama sekali tidak biasa pembicaraan kalian" Reva berdecak di depan pintu sambil mengamati dua cowok bodoh itu,


"sejak kapan kau di sana?" Rava menatap tidak senang pada Reva,


"apa kalian tidak menyadari keberadaanku, itu memang keahlianku!" Reva mulai menyombongkan dirinya,


"kak Ev itu hanya orang bodoh, jangan kalian hiraukan!" Rain menendang kaki Reva agar menyadarkannya,


"awww, kau ini kasar sekali!"

__ADS_1


"mau sampai kapan kalian kayak gitu, kita hampir telat ni!" Elios memandang jenuh pada mereka,


"maaf" Reva langsung berlari dan duduk didepan bersama Rain di pangkuannya, sedang Rava duduk dibelakang bersama Reyhan dan Arjun,


"Ev, apa kau bisa berbahasa Inggris?" tanya Elios yang masih fokus menyetir mobil,


"pertanyaan konyol macam apa itu, aku ini keturunan Jerman dan besar di Amerika, pasti bisa dong!" ucap Reva penuh percaya diri,


"sombong" Rava menatap jenuh Reva yang terlalu percaya diri itu,


"aku nggak sombong, aku cuma percaya diri" Reva menatap Rava sinis,


"kak El berhenti" ucap Rava tiba-tiba,


"eh?"


"berhenti sekarang!" Rava meninggikan suaranya dan Elios langsung menghentikan mobilnya,


"kau cewek keluar! aku muak denganmu!!" perintah Rava dengan tegas dan terdengar menakutkan,


"kak Ava?" Rain menatap Rava dengan ketakutan,


"KU BILANG KELUAR!!" bentak Rava dengan suara yang keras, Reva hanya diam dan menurut keluar, tak lama mobil itu melaju pergi meninggalkan Reva sendirian di tengah jalan yang sepi,


"a.....di....k?" suara Reva gemetar karena rasa takutnya,


Selamat Membaca ๐Ÿ“–


Jangan lupa like๐Ÿ‘ dan komen๐Ÿ‘„


+favorit ๐Ÿ–ค

__ADS_1


__ADS_2