My Bad Bro / Sis

My Bad Bro / Sis
#Funny


__ADS_3

Seperti biasa aku menunggu si kembar datang di depan kelas, itu sudah seperti kebiasaan, bahkan sampai orang lain tidak berani duduk disini waktu pagi hari,


"haaah, mereka lama sekali, masak macet sih? tapi nggak mungkin juga, atau mereka nggak sekolah? atau sedang mengantar Rain dulu? aaaaah! pokoknya mereka lama!" aku mengerutu sambil sedikit berteriak, kulihat beberapa orang memperhatikanku,


'cih! mereka pasti mau buat aku jadi bahan gosip mereka lagi, orang rendahan!' bantin Reyhan kesal,


"Yo kapten!" kulihat Andra sedikit berlari menghampiriku sambil melambaikan tangannya,


"mau apa!" jawabku asal,


"kapten sedang kesal? atau ada masalah?" tanya Andra,


"nggak! kamu masuk sana! aku sedang kesal, kalau nggak mau jadi pelampiasan pergi sana!" aku menatapnya dingin, aku hanya menunjukkan sifat asliku pada orang-orang tertentu, hanya mereka yang sangat mengenalku yang mendapat pelakuan dinginku ini, sedang pada orang lain aku hanya bersifat manis dan selalu tertawa saja,


"oh baiklah, kalau begitu sampai nanti kapten" Andra memberiku salam dengan mengangkat tangannya yang membentuk pistol dan mengentukannya pelan di kepalanya,


"ya, pergi sana!" jawabku sambil menatap ke lapangan sekolah,


'apa sebaiknya aku ke tempat Jun dan kak Os ya? tapi aku males ketemu Jun sih, kutunggu saja mereka'


"oi, Rey!" kulihat siapa yang memanggilku, aku langsung menatap jengah orah itu, siapa lagi kalau bukan Jun bodoh itu,

__ADS_1


"mau apa kau!"


"jutek amat, aku ini lebih tua darimu, sebaiknya jaga omonganmu itu!" tuh kan, selalu nggak guna omongannya,


"kucekik kau kalau omong gak guna lagi!"


"Rey, omongannya tolong" tiba-tiba kak Os muncul dari belakang si bodoh itu, andai saja kak Os nggak beneran kucekik si bodoh itu,


"enggak kok, cuma bercanda?" aku tersenyum lebar pada kak Os,


"munafik!" meski ucapan Jun pelan tapi aku bisa mendengarnya, emang ni orang nggak bisa dibaikin,


"Jun aku bisa denger lho!" aku menatap horor makhluk bodoh di depanku itu, rasanya aku ingin segera mencekik atau menenggelamkannya ke dalam laut agar dimakan mamalia laut itu,


"Rey!" ah, akhirnya datang juga si kembar itu,


"kebiasaanmu nggak bisa hilang ya, sukanya menunggu disini" Ava menepuk pundakku pelan,


"ayo kita masuk ke kelas, kak Os dan Jun balik sana ke kelasnya sendiri!" Ev langsung saja menarik tanganku dan mengajakku ke dalam kelas,


"iya ayo!" aku berbalik mengikuti si kembar masuk ke dalam kelas, meninggalkan dua orang itu di depan kelas.

__ADS_1


꧁༺🅑🅞🅝🅤🅢༻꧂


Author POV


Hari yang cerah, juga perasaan anak laki-laki yang dengan riang berlarian kesana kemari, tanpa disadarinya ada batu besar di depannya dan dia pun tersandung hingga jatuh,


"sakit sekali!" anak laki-laki itu meniup-niup luka dilututnya,


"hai nak, apa kau butuh bantuan?" seorang pria yang memiliki tatapan lembut dan juga rambut pirangnya yang berkibar terkena angin siang itu,


"ah, kakiku cuma terluka, tapi nggak papa kok" anak laki-laki tertawa riang,


"tenyata kau anak yang tangguh ya? aku akan memberimu sebuah permintaan, apa yang kau inginkan?" ucap pria itu sambil tersenyum lembut,


"sulit sekali ya? kalau begitu aku ingin keberuntungan selalu bersamaku, karena orang-orang memanggilku pembawa sial" anak laki-laki itu mengungkapkan sebuah permintaan,


"baiklah, permintaanmu terkabul" pria itu menjentikkan jarinya dan menghilang entah kemana,


"siapa ya pria tadi? apa benar permintaanku terkabul?" Reyhan bergumam sendiri lalu berdiri dan berlari kecil kembali ke rumahnya.


Maaf ya pembaca sekalian karena author nggak pernah up, author memang lagi nggak punya ide cerita, nih author kasih bonus cerita fantasi versi.anak-anak yang jadi tokoh utama novel ini, penasaran kelanjutan cerita bonus ini, tunggu aja kalau author punya ide ngelanjutin😁👌

__ADS_1


__ADS_2