My Bad Bro / Sis

My Bad Bro / Sis
#Reva


__ADS_3

Reva POV


Memang susah kalau menghadapi emapat cowok yang sekarang sedang berdebat di depanku ini, padahala umurnya udah hampir manginjak usia dewasa, tapi tingkahnya kayak anak baru usia lima tahun,


"Ev, menurutmu yang paling tampan diantara kita siapa?" Rey terlihat sangat berharap kalau aku menjawab itu dia, tiga orang dibelakangnya juga begitu,


"nggak, nggak ada yang tampan diantara kalian, jelek semua!" aku menekan kata yang terakhir ku ucapkan,


"matamu kayaknya bermasalah deh, mau coba periksa?" Jun terlihat menatapku kesal,


"ya kan kalian emang jelek, kubilangi ya..!" mereka terlihat sangat menunggu ucapanmu selanjutnya,


"yang paling tampan itu kak Eli" aku melirihkan suaraku ketiba bilang 'kak Eli' ya nggak mungkin kan aku bilang terang-terangan, bisa-bisa kak Eli langsung di musuhi,


"apa nggak kedengeran" ucap Ava yang langsung mencengkeram bahuku,


"nggak ada pengulangan kata"


"ayo dong Ev, aku juga penasaran tau!" Rey mengandeng tanganku,


"cih, pasti si Budi itu kan" aku langsung memelototi Jun begitu dia bilang nama yang nggak ingin ku dengar itu,


"Reva bilang dong siapa?" kak Eli malah tersenyum kayak gitu, aku tau dia sepupuku, aku bilang dia tampan bukan berarti aku suka dengannya, kak Eli sangat baik dan perhatian, dia juga yang paling normal diantara tiga orang lainnya,


"kak Eli" jawabku singkat,


"HAH?!!" seru tiga orang lainnya, sedang kak Eli hanya menatap,sepertinya dia nggak tau harus berkomentar apa,


"kenapa harus Os sih! kau kan bisa bilang aku, lagian aku kembaranmu, kau bilang aku jelek berarti kau juga jelek!"


"siapa yang kau bilang jelek, lagian kita kembar tapi wajah kita itu beda banget tau, rambutmu aja warnanya hitam bukan honeyblonde kayak aku!" aku menarik rambutku memperlihatkannya pada Ava,


"hah kenapa harus baj*ng*n berkacamata itu sih!" tiba-tiba Rey menunduk, suaranya terdengar serak dan menakutkan,

__ADS_1


"Rey tenang dulu Rey!" Jun menepuk-nepuk pundak Rey, kupikir Reyhan akan tambah marah sih kalau Arjun melakukannya,


"Rey itu imut bukan tampan, Rey kan dari dulu anak yang imut"ucapku tanpa beban, mungkin Rey bisa sedikit tenang,


"Ev serius? betul juga Rey kan emang punya wajah seperti bintang idol kan?(つ≧▽≦)つ" tiba-tiba saja Rey memelukku,


"Rey suka Ev!" ucapnya,


"Rey apa sih? nggak usah bercanda deh"


"iya-iya, Rey cuma iseng kok!"


"nggak usah deket-deket Ev!" dari belakang Ava sudah menatap horor Rey dan juga sepertinya aura gelapnya mulai muncul.


🐨🦊🐨


Rava POV


Entah apa yang sedang dipikirkan oleh kakak kembarku itu, kadang tingkanya lek anak-anak, kadang juga sok dewasa, bener-bener nggak tau deh harus berkomentar apa,


"Ava~" Ev memelukku dari belakang, suaranya terdengar sedikit manja, pasti ada apa-apanya ini,


"aku nggak bermaksud ada apa-apanya lho!" dia menempatkan wajahnya di depan wajahku,


"lalu?"


"aku hanya bosen, kita main yuk!" ucapnya sambil menirukan kepalanya di pahaku,


"nggak, hati libur gini enaknya santai aja, aku nggak mau buang-buang tenaga buat hal yang nggak penting!" aku menjawabnya dengan nada ketus,


"Ava, ayo dong, ya ya ya?" dia bangun lalu memain-mainkan rambut hitamku, lalu tiba-tiba menciumnya,


"rambut Ava wangi ya? nggak kayak Jun, apek! kalau kak Eli baunya enak gitu, kalau Rey manis kayak orangnya, tapi kali Ava beneran beda ya, wangi banget!"

__ADS_1


"APA!?! kamu cium rambut mereka satu-persatu!"


"eh? enggak kok, lalu Jun itu dari jauhpun pasti kecium deh bau apeknya, kalau kak Eli emang biasanya aku suka ganggu sambil mainin rambutnya, kalau Rey emang dia suka peluk-peluk aku, dan lagi dia kan tingginya hampir sama denganku, jadi nggak sengaja wangi rambutnya kecium, yang penting bukan orangnya kan?" jelas Ev panjang lebar, sebenarnya dia mau jelasin kayak apapun aku nggak peduli, aku bakal kasih pelajarang sama cowok-cowok br*ngs*k itu.


#Jangan lupa like 👍 dan komennya 👄


++


🐺 : Rava Martin 🐶 : Arjun Kusuma


🐨 : Reva Freude 🦊: Reyhan Mario


🦁 : Elios Freude 🐯: Rein Martin


🐺 : akan kubalas kalian karena udah berani deket Ev!


🦊 : mendadak kenapa hawanya jadi dingin ya?


🐶 : iya juga sih? padahal jelas-jelas langitnya terang begini, nggak ada tanda-tanda akan hujan


🐺 : (tersenyum iblis) ((di kedua tangan bawa ember berisi air kolam ikan yang sudah nggak di kuras selama sebulan)) untung aja mereka ada di taman


Tiba-tiba,.....BYUUUR💦


🦊🐶 : apa-apaan ini! (menoleh kebelakang)🦊 : nggak ada siapa-siapa...


🐶 : jangan-jangan...


🐶🦊 : HANTUUUUU (berlari tunggang langgang)


Sedang pelakunya 🐺 sedang ada di atas pohon sambil tertawa cekikikan, sejak kapan diatas poho? autornya juga nggak tau?


╮(. ❛ ᴗ ❛.)╭

__ADS_1


__ADS_2