My Bad Bro / Sis

My Bad Bro / Sis
#NewFriend(no)


__ADS_3

Andra POV


Sebenarnya takut juga jika ada bersama dengan si kembar ini, mereka sangat mencolok tapi tak seorangpun yang bisa menggapai mereka, awalnya aku takut untuk menyapa mereka tapi mau gimana lagi, mereka ini sangat menarik perhatian setia orang,


Kulihat mereka berbicara dengan seorang cewek, sepertinya cewek itu tertarik dengan yang cowok pikirku, tapi sepertinya benar,


"kami nggak pengen berteman atau apapun, kau juga masih baru di kelas ini kan kalau nggak tau apa-apa sana bareng ketua kelas aja, pokoknya jangan pernah mengusik kami!" aduh apa nggak terlalu kasar berbicara begitu pada orang lain, pantas saja nggak ada yang mau mendekat meski mereka itu pusat dari seluruh dunia ini,


"apa kalian nggak merasa kalau kalian itu terlalu kasar?" tanyaku, entah apa yang merasukiku, aku berbicara dengan mereka, lihat sekarang mereka menatapku dengan penuh ketidak senangan,


"lo juga siapa lagi! ganggu aja!" aduh ini yang cewek judesnya minta ampun,


"eh? aku yang duduk di bangku sebelah kalian, masak nggak tau?" jawabku, apa tanggapan mereka nantinya, tentu mereka mana tau, setiap di kelas meteka selalu asik dengan dunia mereka sendiri,


"oh, gitu?" kok pengen nampil ya?


"kenalin namaku Andra" ucapku penuh semangat, plus aku juga tertawa senang, kulihat mereka menatapku bingung, kenapa? apa nggak ada orang lain yang tersenyum sepertiku pada kalian?


"nggak pengen tahu tuh!" Reva memalingkan mukanya dariku, apa aku salah?


"kalian ini benar-benar sulit didekati ya?" aku meraih tangan Reva, kalau aku mengerjai yang cewek nanti cowoknya nanggapinya gimana ya? aku penasaran,


"nona, maukah kau menjadi pendamping hidupku?" aku tersenyum padanya lalu mencium tangannya, langsung saja dia menarik tangannya, dan rasanya leherku sakit, ternyata yang cowok udah narik kerahku dulu,


"nggak usah macam-macam dengan kakakku atau kau akan menyesal!" tatapannya menakutkan, rasanya sesak juga ternyata,

__ADS_1


"Ev...Va! aku kembali!" suara ini, pasti kapten! dia sedikit berlari dan langsung merangkul Rava yang sedang mencengkeram kerah bajuku,


"lho, Andra ada disini?" seperti biasa kapten sangat bersemangat, dia adalah matahariku,


"hallo kapten? apa kabar?" aku melambaikan tanganku pelan dan memperlihatkan wajah tersiksa ku ini,


"Va lepasin, dia bukan pengganggu kok!" kapten memang sangat bisa diandalkan,


"kau kenal? siapa dia?"


"dia anggota basket, juga bisa dibilang bawahanku!"


"ya, aku ini babu nya!" jawabku penuh semangat, aku sama sekali tidak memperdulika tatapan aneh si kembar itu, aku merasa bangga menjadi bawahan dari rubah ini!


Author POV


"ya ya, ini titipan kalian!" reyhan memberika satu plastik hitam penuh dengan jajan yang di pesan oleh si kembar,


"wah, kapten nggak beliin aku sekalian?"


"oh, beli aja sendiri!" balas Reyhan cepat,


"yah, kapten kok gitu?" Andra memasang tampang kecewa,


"nih kukasih uangnya, kau beli sana sendiri!" Reyhan memberikan dua lembar uang lima ribuan,

__ADS_1


"wah! kapten terima kasih!"Andra langsung mengambil uangnya dan segera melesat pergi,


"dia babu mu?" tanya Rava yang masih bingung,


"iya, dia sangat menyukaiku! lalu dengan senang hati dia menjadi babu ku!" jawab Reyhan sambil tertawa lebar,


"dasar nggak punya hati emang ni anak!" Reva berdecak pelan,


.


.


.


.


.


.


.tbc


.


.

__ADS_1


.


#jangan lupa like 👍 dan komennya 👄 ya semua pbaca setia author 😄


__ADS_2