
Foto Rava dan Reva yang memakai baju couple dan berpelukan, juga Reyhan yang memeluk Rava dari samping, disebelah kanan Reva ada Elios yang mengelus rambutnya dan Arjun yang ada di belakang Reyhan,
"fotonya kok gitu?" Rava masih kaget,
"kenapa?"
"aku dan Reva bagaimana bisa semirip itu, kita kan bukan saudara"
"Reva itu kakak kembarmu tau" ucap Arjun tanpa beban,
"bagaimana bisa, aku sama sekali tidak mengingatnya" terlihat kalau Rava sangat terkejut melihat foto itu,
"Rava tenangkan dirimu, ambil nafas pelan-pelan" Reva menepuk-nepuk punggung Rava dan mencoba menenangkannya,
"kenapa nggak ada yang bilang, kalau adik setanmu itu aku?"
"bagaimana aku mau bilang, kau saja sama sekali tidak pernah mencoba mendengarkanku" Reva membela dirinya,
"lalu Rey, Jun, kak Os!? mereka kan bisa memberitahuku!" tiba-tiba Rava langsung berteriak,
"ada apa ini?" Elios datang bersama Reyhan dan langsung dihadapkan dengan masalah seperti ini,
"kak Os, kenapa kau tidak pernah bilang kalau aku kembar dengan Reva!?" Rava mengepalakan tangannya menahan amarah,
__ADS_1
"bukannya aku tidak mau memberitahumu, tapi ini akan menjadi masalah besar!" Elios menatap kosong Rava, dia tidak tahu harus berekspresi seperti apa,
Rava diam, perlahan dia ingat apa yang terjadi sebelumnya....
Flashback
..."Ava sini!" teriak Reva yang ada di dekat kolam ikan,
"kenapa? jangan aneh-aneh lagi deh!"
"RAVA!!" Reyhan muncul dan langsung mendorong Rava sehingga dia tercebur di kolam ikan yang amis,
"REY!" Rava memasang tampang jengkel pada Reyhan, tapi Reyhan sama sekali tidak takut atau merasa bersalah dan malah tersenyum lebar,
"Rey, jangan suka bikin Rava marah-marah dong" Elios menyentil kepala Reyhan,
"Rain? kenapa disini?" Rava berdiri dan menghampiri Rain yang masih di gendong oleh Arjun,
"nggak mau, kakak jauh-jauh, bau ikan!" Rain memeluk Arjun erat-erat agar Rava tidak memeluknya, karena Rava bau ikan, amis,
"dasar bocah ini, sejak kapan jadi kayak gini!" Rava menatap jengkel Arjun yang mengendong adik laki-lakinya,
"yang membuatmu jengkel kan Rain, kenapa kau malah melotot padaku?" Arjun tersenyum kecut,
__ADS_1
"cih dasar!" Rava pergi dan segera mandi, agar bisa memeluk adik satu-satunya itu,
"Rava kalau marah lucu ya?" Reyhan berkata tanpa beban sedikitpun, tiba-tiba Rava sudah dibelakangnya dengan telanjang dada sehabis mandi,
"kau mandi bebek ya, kok cepet banget?" ucap Arjun sambil menatap dingin Rava,
"bukan urusanmu!" Rava berbalik dan masuk ke dalam rumah lagi,
"seharusnya kau tarik handuknya, kan jadi asik!" Arjun tertawa kecil,
"Jun! apa yang kau rencanakan pada kak Ava!" Rain yang ada di gendongan Arjun menatap Arjun horor matanya kosong dan tanpa ekspresi,
"sudah ya, aku turunin kamu!" Arjun langsung menurunkan Rain karena terkejut,
"hahaha, kau sudah mendapat serangan dari Rain ya? kemarin aku juga kok!" ucap Reyhan santai,
"aku sangat terkejut, bocah ini lebih menakutkan dari Rava atau Reva" Arjun masih syok dengan apa yang baru terjadi padanya,
"jangan macam-macam lagi dengan kakak-kakak ku!" Rain masih menatap Arjun seperti tadi sambil memberi peringatan pada Arjun,
"Rain nggak boleh kayak gitu, itu bisa melukai perasaan orang lain" Reva mengusap pelan kepala Rain yang masih menatap Arjun penuh dendam.
***
__ADS_1
Happy Reading 📖
Don't forget to like 👍 and comment 👄