
"Baru kali ini aku ke bioskop." ucap Eunsang saat mereka sudah memasuki bioskop dan duduk di kursi mereka.
"Benarkah? Selama ini kamu ngapain aja?" tanya Yujin yang tidak percaya. Yujin kira Eunsang sering ke sini bersama pacar-pacarnya dulu.
"Iya. Akukan dulu bareng temen aku. Kami sibuk belajar dan tawuran. Mana ada waktu buat nonton." tanpa sadar dia membocorkan kebiasaan buruknya pada Yujin.
"Ohh jadi sibuk tawuran ya..." Yujin pun sudah bersiap memberi tatapan tajam pada Eunsang.
"Haha... Kan itu dulu.." ucap Eunsang yang menyadari nada bicara Yujin sudah berubah.
Mereka pun menonton karena filmnya sudah dimulai. Mereka juga memakan popcorn yang tadi Eunsang beli disela tontonan mereka. Film yang diputar bergenre romantis.
Sebenarnya Eunsang tidak terlalu suka dengan film seperti itu. Dia lebih suka film bergenre thiller atau action. Tapi dia sekarang menonton bersama Yujin dia memilih film itu. Bukan karena apa, tadi saat di mobil Yujin semangat sekali bercerita kalau dirinya menyukai film romantis.
Saat adegan lucu semua orang tertawa kecuali Eunsang. Dia sekarang sedang memejamkan matanya. Dia bosan sampai tertidur. Tak terasa kepalanya sudah bersandar dibahu Yujin. Yujin menatap kesamping. Dilihatnya Eunsang sedang tertidur. Lalu dia tersenyum.
"Udah tau nggak bisa nonton beginian. Masih aja maksakan diri." lalu dia melanjutkan menonton filmnya.
☆☆☆☆
Ini sudah sore. Junho merasa tubuhnya sangat kelelahan karena kebanyakan tertidur. Ya. Setelah menjemput Hyewon tadi dia pergi ke kamar dan tertidur.
Bundanya terlalu asyik mengobrol dengan Hyewon sampai lupa dengan anaknya yang tidak ikut makan siang dengannya.
Junho turun dari lantai 2 dan pergi menuju dapur. Dia sangat lapar sekarang. Siapa tau ada makanan disana. Dia membuka lemari dapur satu persatu. Kosong. Kenapa tidak ada makanan disana.
"Wah bunda sungguh keterlaluan." ucapnya setelah menutup lemari terakhir.
"Cari apa?" tanya Hyewon tiba-tiba mengagetkannya.
"Ah kamu bikin kaget. Ini aku lapar dan mencari makanan. Tapi sangat mengecewakan." ucap Junho. Dia berjalan menuju kulkas dan mengambil air mineral.
"Mungkin tante lupa. Ya udah aku masakin aja. Kau mau makan apa?" tanya Hyewon juga mendekati kulkas.
"Nggak perlu kok. Nanti aku malah ngerepotin kamu. Aku bisa kok makan buah aja." Junho menolak halus tawaran Hyewon.
"Mana kenyang makan buah aja. Lagian aku juga mau sekalian masak untuk makan malam." kini Hyewon sudah mengeluarkan bahan memasak.
"Hmm yaudah deh. Aku nggak pemilih kok. Masak apa aja." ucap Junho yang hanya diangguki oleh Hyewon.
☆☆☆☆
Kini Eunsang dan Yujin berjalan keluar bioskop. Tadi Eunsang terbangun saat semua orang sudah keluar. Sekarang dia sungguh malu. Kenapa dia bisa tertidur ditengah kencan mereka.
"Maaf aku ketiduran tadi." ucap Eunsang sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Hahaha... Nggak masalah kali. Aku tau kok kamu nggak suka genre begituan." ucap Yujin sambil tertawa.
"Yah aku nggak enak aja sama kamu. Padahal aku yang mengajak tapi aku malah tertidur." ucap Eunsang masih merasa bersalah.
"Hey... dengar. Dari pada memikirkan yang udah lewat lebih baik kita memikirkan yang sekarang. Sekarang aku lapar. Makan popcorn aja nggak membuatku kenyang." ucap Yujin meraih tangan Eunsang lalu tersenyum.
Eunsang menatap tangannya yang digenggam Yujin dan waja penuh senyum Yujin. Dia pun ikutan tersenyum.
"Oke. Ayo kita makan dulu. Aku ada kenalan dekat yang membuka restoran di mall ini." ucap Eunsang menarik tangan Yujin dan melangkah. Yujin mengikuti langkah Eunsang.
Mereka sampai di restoran yang Eunsang maksud. Mereka memilih tempat duduk agak pojok biar nyaman. Restoran ini sangat ramai. Untung saja mereka mendapat meja yang diinginkan.
"Wah ramai juga ya tempatnya." Yujin melihat sekeliling restoran.
"Yakan. Aku awalnya kurang yakin dengannya. Tapi setelah dia membuka beberapa cabang kafe aku agak lega sih liatnya." ucap Eunsang dan diangguki Yujin tanda dia mengerti.
"Kamu mau pesan apa? Semua jenis makanan ada disini. Pilih aja." ucap Eunsang memperlihatkan daftar menu pada Yujin. Mereka duduk berdampingan.
Mereka pun memesan beberapa menu makanan. Yujin ingin mencoba hal baru. Katanya dia belum pernah memakan kare. Jadi kare masuk dalam daftar pesanan mereka.
sambil menunggu pesanan Eunsang ingin menceritakan kisah si pemilik restoran ini. Dia juga lumayan dekat dengannya.
"Awalnya pemilik restoran ini hanya seorang karyawan paruh waktu di sebuah kafe. Tapi setelah bertemu dengan sepupu Wooseok hyung dia jadi membuka kafe sendiri. Ini restorannya masih baru. Katanya dia mau mencoba hal baru." baru kali ini Eunsang antusias menjelaskan sesuatu. Ini hal baru buat Yujin karena melihat wajah Eunsang berseri.
"Wah benarkah? Bukannya sepupu Wooseok itu kamu? Apa kamu yang membantunya?" tanya Yujin polos.
"Ah.. Maklum dong. Akukan nggak begitu tau tentang silsilah keluarga kalian."
Eunsang hanya tersenyum menanggapi Yujin. Dan setelah mereka selesai mengobrol makanan yang mereka pesan datang juga. Mata Yujin berbinar-binar melihat makanan yang dihidangkan dihadapan mereka.
"Kamu laper banget ya." ucap Eunsang setelah melihat ekspresi Yujin.
"Hm." Yujin mengangguk cepat.
"Hahaha... Kamu kok gemesin banget sih." kini Eunsang mencubit pipi Yujin.
"Sakit tau. Udah ah. Ayo makan. Aku udah nggak bisa tahan lagi nih." Yujin mulai mengambil sumpitnya.
"Oke-oke." mereka pun mulai makan.
Saat mereka makan ada sepasang pria dan wanita yang menghampiri meja mereka.
"Eh! Ada si bocah disini." ucap pria itu menatap Eunsang dan Juga Yujin.
"Wah siapa ini?" tanyanya. Masih pria itu.
__ADS_1
"Ah hyung. Apa kabar?" ucap Eunsang lalu berdiri. Yujin pun jadi ikutan berdiri.
"Baik dong. Kami duduk disini aja yah." ucapnya lalu duduk tanpa mendengar jawaban Eunsang.
Mereka berempat akhirnya duduk. Hening. Canggung. Itulah yang Yujin rasakan sekarang. Pria dan wanita yang dihadapan mereka langsung memesan makanan. Lalu pria itu menatap Yujin dengan tatapan yang tidak Yujin mengerti.
"Oppa. Udah dong. Untuk apa kamu menatapnya saat ada aku disini." ucap wanita itu.
"Ahh maafkan aku ya sayang. Aku hanya penasaran dengannya. Kenapa dari tadi Eunsang nggak memperkenalkannya."
Oke. Yujin rasa mereka cukup lebay. Padahal Yujin bisa tau usia pria itu sudah hampir memasuki kepala tiga. Tapi untuk wanitanya terlihat jauh lebih muda dari pria itu. Apakah wanita itu selingkuhan? Atau pria iti seorang pedofil? Mungkin Yujin kebanyakan menonton drama.
"Hyung kau saja belum mengenalkan wanita disampingmu. Bukankah yang lebih muda harus menunggu yang lebih tua?" ucapan Eunsang membuat Yujin setengah mati menahan tawanya.
"Kau mau bilang aku sudah tua hah?" ucapnya yang sedikit marah. Mungkin dia tersinggung pikir Yujin.
"Udahla oppa. Maafkan dia yang. Dia agak sensitif dengan kata 'tua'." ucap wanita itu sedikit memelankan suaranya diakhir kalimat.
"Okelah. Kenalkan ini Jang Wonyoung istriku. Dia satu angkatan denganmu." ucapnya pada Eunsang.
"Apa?! Kapan kau menikah hyung? Aku nggak pernah mendengar beritanya." ucap Eunsang sedikit histeris karena terlalu kaget dengan berita itu.
Yujin pun menatap keduanya tidak percaya. Bagaimana pun wanita yang ada dihadapannya ini lebih muda darinya. Apa benar dugaan Yujin kalau pria yang dipanggil hyung oleh Eunsang seorang pedofil?
"Nona? Tolong hentikan tatapan mu. Itu membuat kami tidak merasa nyaman." ucap pria itu sopan.
"Ah maaf." Yujin menyesali perbuatannya.
"Yah pokoknya panjang ceritanya. Sekarang giliranmu."
"Ini Yujin. Ahn Yujin. Dia istriku." ucap Eunsang lalu menundukan kepalanya sambil tersenyum. Mungkin dia merasa malu.
"Saya Yohan. Kim Yohan. Senang bertemu denganmu.
"Senang bertemu denganmu." Wonyoung mengikuti suaminya.
"Ah iya. Senang bertemu kalian." Yujin membalas sapaan sepasang suami istri yang ada di hadapan mereka.
"Sebenarnya aku udah tau kau menikah." ucap pria yang bernama Yohan itu. Pesanan mereka sudah datang dan ikut menyantap makanan mereka.
"Pasti dari Wooseok hyung." Eunsang tau aja sepupunya yang satu itu.
"Hm tau aja kau. Jadi gimana kehidupan kalian setelah menikah? Apa malam pertama kalian menyenangkan?" ledek Yohan dengan menaikkan sebelah alisnya.
"Uhukk! Uhuukk!!"
__ADS_1
☆☆☆☆
Jangan lupa like dan komennya ya~~😉