
"I-iya. Ini aku." ucap Yujin gugup.
Kenapa aku harus bertemu dengan dia. Sekarang lagi ada Eunsang pula. Gimana nih?? ucap Yujin dalam hati.
"Wah sudah lama ya terakhir kita bertemu. Makin cantik saja kamu." ucap perempuan itu melihat Yujin dari atas sampai bawah.
Yujin menundukkan kepalanya tak berani menatap perempuan itu. Eunsang sedari tadi hanya diam melihat ekspresi Yujin merasa ada yang tidak beres. Perempuan itu pun melihat kesamping Yujin. Ya, dia melihat Eunsang dari atas sampai bawah dan berkata.
"Hey Yujin. Ternyata kau sekarang suka merayu brondong kaya ya." ucap perempuan itu.
"Ini siapa sayang?" tanya Eunsang pada Yujin. Eunsang mulai tak suka dengan perempuan itu.
"I-ini..." ucapan Yujin terhenti.
"Oh ya kenalkan. Saya Yuri. Jo Yuri. Teman sekelas Yujin." ucap Yuri mengulurkan tangan tapi Eunsang hanya melihat tangannya tak suka.
"Iya dia teman sekelas aku. Hmm Yuri ini Eunsang dia ini..."
"Pacar. Saya Eunsang pacar Yujin." Eunsang memotong ucapan Yujin. Dia tak mau Yujin bilang yang tidak-tidak. Takutnya perempuan itu bilang hal yang tak masuk akal.
"Oh gitu ya. Lain kali kita keluar bareng. Kalau perlu bawa pacar mu ini. Kalau gitu aku pergi dulu ya. Permisi." Yuri melangkah menjauh setelah sedikit menekan bahu Yujin.
Setelah melihat Yuri menghilang dari pandangan Eunsang mengajak Yujin duduk. Eunsang melihat Yujin sedikit gemetar.
Apa yang terjadi padanya? Kenapa dia begitu ketakutan? ucap Eunsang dalam hati.
"Sunbae mau pesan apa?" ucap Eunsang mencairkan suasana.
"Terserah kamu saja." Yujin terlihat mengatur nafasnya.
Eunsang memesan beberapa makanan dan dua gelas minuman dengan rasa sama. Selama menunggu makanan mereka hanya diam. Eunsang tak mau memaksa Yujin mengatakan apa yang terjadi.
Makanan yang dipesanpun sampai. Eunsang memulai makannya begitu juga Yujin. Yujin terlihat lebih stabil dari yang tadi. Sesekali Eunsang melirik Yujin.
"Maaf ya. Aku tadi tidak bilang kalau sunbae istriku." ucap Eunsang memulai perbincangan.
"Tak masalah. Lagian siapa yang akan percaya."
"Oh ya. Besok kita sudah mulai kuliah lagi. Sunbae pergi bareng aku aja ya." ucap Eunsang menatap Yujin.
"Terserah sih. Tapi kita naik bis saja ya." ucap Yujin. Sekarang suaranya sudah normal.
"Hm baiklah."
Mereka melanjutkan makannya dan pulang dengan selamat tanpa kendala. Mereka melewatkan malam hanya dengan tidur. Mereka sangat letih seharian ini. Apalagi besok mereka mulai kuliah.
☆☆☆☆
Hari besok pun datang. Mereka berangkat bersama dengan bis sesuai permintaan Yujin. Sampai kampus mereka pisah ke kelas masing masing.
__ADS_1
"Nanti pulangnya sunbae duluan saja ya. Aku masih ada urusan di kantor ayah." ucap Eunsang sebelum pergi kekelas.
"Hmm baiklah."
Eunsang pun pergi ke kelasnya begitu juga dengan Yujin. Yujin langsung menemui Chaewon yang sudah menunggunya dari tadi.
"Tumben lama?"tanya Chaewon setelah Yujin duduk disampingnya.
"Nunggu Eunsang mandi lama banget." ucap Yujin santai.
"Cieeee.. Kok nggak mandi bareng saja??" goda Chaewon.
"Ih apaan sih. Oh ya. Kemarin aku berpapasan sama Yuri."
"Hah?! Kok bisa sih? Gimana kondisimu waktu liat dia?" tanya Chaewon syok.
"Masih sama seperti dulu. Aku kira tak pernah bertemu dia bakalan sembuh. Tapi reaksi itu tak pernah hilang." jelas Yujin.
"Benar sih. Ingatan tubuh lebih mengerikan." ucap Chaewon sambil membuka bukunya.
"Tapi semalam ada Eunsang bersamaku. Aku rasa dia curiga." kata Yujin.
"Jadi ada Eunsang? Kenapa kalau dia tahu malah bagus dong. Jadi dia bisa bantu trauma kamu itu." ucap Chaewon menatap Yujin tak percaya.
"Aku hanya tak mau dia tahu kelemahanku"
"Dia kan suami kamu. Wajar dong dia tahu. Pokoknya kamu harus kasih tahu dia cepat atau lambat." ucap Chaewon tak perduli. Yujin hanya mengangguk pasrah mendengar perkataan sahabatnya itu.
☆☆☆☆
"Coba tolong cari tahu siapa yang mengikutiku beberapa hari ini." ucap Eunsang pada seseorang disebrang ponselnya lalu dia mematikan ponselnya.
"Ada apa?" tanya Wooseok yang sambil fokus mengemudi.
"Ada yang mengikutiku. Bahkan sehari setelah pernikahan dia mengikuti aku dan Yujin." jelas Eunsang.
"Kamu harus hati-hati. Dan juga peringatkan istrimu untuk waspada."
"Oh ya hyung. Kita ke mall X dulu ya. Tadi Yujin bilang kalau dia disana bersama Chaewon." tadi Eunsang mengirim pesan pada Yujin. Tapi Yujin tak tahu kalau Eunsang akan menjemputnya.
"Baiklah."
Mereka pun menuju mall X.
Disisi lain Yujin dan Chaewon sedang asyik berkeliling mall. Awalnya Yujin tak mau ikut tapi Chaewon memaksanya. Dan sekarang dia malah ikutan bersenang senang. Walau tak membeli barang hanya dengan menemani Chaewon memilih dia sudah sangat senang.
"Ternyata sudah banyak barang yang kau beli." ucap Yujin tersadar barang bawaan mereka memenuhi tangan mereka.
"Maaf. Sudah lama aku belum belanja lagi. Tapi kenapa kau tidak beli apapun?" tanya Chaewon yang melihat barang bawaannya miliknya semua.
__ADS_1
"Aku sudah banyak barang dirumah. Lagian buang uang saja kalau aku beli yang tidak perlu." mereka sekarang berjalan menuju bangku umum terdekat.
"Enaklah ya punya suami kaya. Semua sudah tersedia terus tinggal pakai." ledek Chaewon.
"Kau jangan meledekku ya. Terus hubunganmu dengan Wooseok gimana? Kudengar dari Eunsang kalian mulai dekat."
"Yah hanya sebatas dekat. Lagian dia mana berani lebih dari itu. Kau tahukan papaku gimana. Pasti dia takut." Jelas Chaewon.
"Jadi dia belum nembak?" ucap Yujin. Chaewon hanya mengangguk. Percakapan mereka terhenti karena ada yang memanggil mereka.
"Kenapa sunbae tidak mengangkat telponku?" tanya Eunsang setelah sampai di depan Yujin yang terduduk.
"Maaf. Baterainya habis jadi ponselku mati." Yujin menatap Eunsang dan Wooseok bergantian.
"Wah banyak sekali kalian belanja." ucap Wooseok melihat barang bawaan mereka.
"Ini semua barangku. Sudah lama sejak terakhir aku belanja. Makanya banyak begini." Chaewon sedikit ketus ketika bicara dengan Wooseok.
Eunsang dan Yujin hanya melihat tingkah kedua orang yang mereka kenal ini. Ternyata benar perkataan Eunsang kalau Wooseok menyukai Chaewon pikir Yujin.
"Ya sudah ayo." ajak Wooseok yang mengambil semua barang belanja Chaewon.
Mereka pun menaiki mobil Wooseok. Eunsang melihat kebelakang saat berjalan menuju mobil. Dia merasa ada yang mengikutinya.
"Kamu kok tiba-tiba datang? Bukankah tadi pagi kamu menyuruhku pulang duluan?" tanya Yujin.
"Iya urusan sudah selesai. Sekalian biar pulang bareng juga."
"Oh ya hyung. Nanti setelah mengantar Chaewon kita ke apartemen mu ya." lanjut Eunsang. Wooseok hanya mengangguk.
Mereka sampai ke parkiran. Tak sengaja Eunsang melihat mobil hitam yang mencurigakan. Ternyata benar dugaan dia.
Chaewon dan Yujin sudah masuk mobil duluan dibelakang. Setelah meletakkan barang dibagasi Wooseok melihat Eunsang tengah memperhatikan sebuah mobil.
"Kenapa?"
"Hyung. Kau tau mobil itu biasa di pakai siapa?"
"Itu sepertinya mobil anak buah Sihoon saat mengantarnya ke klubku." ucap Wooseok. Wooseok mengerti arah percakapan Eunsang padanya.
"Sepertinya dia mencari masalah lagi dengan mu." sambung Wooseok.
"Aku juga belum tahu. Ya sudah ayo jalan hyung."
Mereka pergi menjauh dari mall itu. Dan mereka masih diikuti. Menurut rencana Eunsang setelah sampai di apartemen Wooseok dia akan keluar dari jalan belakang dan menaiki taksi bersama Yujin.
☆☆☆☆
Kira kira mereka berhasil kabur kah?
__ADS_1
Maaf typo bertebaran🙏🙏🙏
Mohon dukungannya. Tolong like dan komennya. Please😊