
"sayang sepertinya bonekanya hidup.astaga dia memang mirip dengan dirimu tapi ini versi remajanya dan juga matanya beda dengan mata kamu sayang ,mata dia biru laut yang menyejukkan kalau kamu hitam menenggelamkan."orang diseberang sana terus menerus berbicara tanpa henti.
"sayang gimana kalau sekarang aja liat hadiahnya aku sudah tidak ada tahan lagi."
"baiklah kita akan vc saja karena kalau kemari pasti tidak akan diperbolehkan oleh suamimu itu."langsung saja panggilan tsb diganti dengan panggilan video.
Alena masih belum mengangkat panggilan itu ia sedang menunggu perintah Alan.
"jawab"kata Alan dingin yang dapat membekukan orang yang di dekatnya.
sekarang Aurel dan Frans sangat sulit untuk mengambil nafas karena Alan yang sepertinya akan meledak beberapa menit lagi.
Alena langsung saja mematuhi perintah Alan,ia langsung menjawab panggilan video itu.
langsung terlihat wajah laki laki yang begitu tampan rambut biru ,wajah putih bersih,hidung mancung, bibir tipis,rahang yang kokoh,dan jangan lupakan matanya yang berwarna coklat,. TAMPAN satu kata yang mendeskripsikan pria itu.
'wow apakah dia benar\-benar kekasih Alena?walaupun Alan lebih tampan tapi tidak bisa dipungkiri bahwa pria itu sangat tampan.'
__ADS_1
pikir Aurel .
'nyonya benar benar Beruntung memiliki suami tampan dan kekasih tampan juga.'puji Frans dalam hati.
'sialan apakah itu kekasihnnya.'kata Alan dalam hati.
"SAYANG ,I MISS YUO." orang tsb berteriak membuat lamunan Alan ,Frans dan aurel buyar.
"cobalah senyum sedikit sayang ,kau ini datar sekali."gerutu orang itu melihat wajah Alena yang datar.
tiba tiba Alan merampas handphone yang ada ditangan Alena secara kasar.
"wow , seperti biasa kau masih menyukai laki laki yang bermata coklat ya sayang."kata laki laki itu melihat wajah Alan.
jangan ditanya apa seperti apa wajah Alan sekarang yang pasti orang tidak akan sanggup melihat mata elang tsb.
"perkenalkan nama saya Alvin ,saya kekasih istri anda dan juga musuh istri anda juga .emang benar kata orang kalau benci dan cinta itu tidak jauh beda lihatlah kami sekarang seperti inilah yang disebut dengan benci tapi cinta.iya kan sayang?."kata alvin dengan tenang dan santai.
"nama anda siapa?"tanya Alvin kepada Alan.
"Alan."jawab Alan sekenanya.
nampak dari layar handphone itu kalau pria bernama Alvin itu tersenyum tetapi bukan senyum tulus tetapi sebuah senyuman Licik .
__ADS_1
"bisa kau kembalikan handphone kekasihku kepadanya lagi aku mau memperlihatkan hadiahku kepadanya."kata alvin santai sambil menyebut Alena 'kekasih' di depan orang yang berstatus'suami' Alena.
Alan memberikan kembali handphone Alena kepadanya.
"sayang lihatlah bukan kah bonekanya mirip sekali denganmu,"Alvin menggerakkan wajah yang dia katakan boneka tersebut.
'seorang gadis.' batin alan,Frans dan aurel bersamaan.
ya! memang orang yang di sebut boneka oleh Alvin itu adalah seorang gadis yang mirip dengan Alena mungkin bisa disebut dengan Alena versi remaja.
"gimana sayang kau terkesankan aku bisa melakukannya bukan.hebatkan aku sayang?"Alvin tersenyum miring kearah Alena.
Alena hanya diam saja tanpa berniat menjawab pertanyaan dari Alvin tsb.
"sebenarnya aku ingin bermain dulu tetapi karena dia mirip denganmu jadi aku tidak tega."lain dengan yang diucapkan lain juga yang dikerjakan oleh tangannya, sekarang Alvin mengelus pipi gadis itu dengan pisau yang mengkilap bisa dipastikan kalau ia sedikit menekan saja mungkin gadis itu akan terluka.
.
.
.
.
bersambung
###
__ADS_1
Salam hangat dari author 😘😘