
"maafkan aku ,tadi aku terlalu bawa perasaan jadi tolong jangan dipikirkan."kata Alena datar dan terkesan santai tanpa beban padahal baru beberapa menit yang lalu ia menangis tersedu sedu di dekapan galaksi.
hati Alan terasa dicubit saat melihat wajah sang istri yang biasa saja dalam menyampaikan hal itu .
"aku mohon maafkan aku ini semua salah aku jadi tolong jangan minta maaf padaku."kata Alan
"aku memang paling susah dalam hal mempercayai seseorang,karena dunia ku selalu mengajarkan melihat yang ada bukan yang sebenarnya."
"tolong bantu aku untuk benar benar menjadi laki-laki yang baik ,menjadi imam yang baik untuk kamu ,aku masih belajar jadi tolong berikan aku kesempatan lagi untuk belajar."kata Alan lirih sambil menggenggam tangan Alena.
"tolong berikan lelaki brengsek ini kesempatan sekali lagi untuk menjadi suami yang baik untuk kamu."kata Alan lirih.
tanpa menjawab ucapan Alan Alena langsung memeluk tubuh sang suami .
"aku hanya ingin kamu percaya sama aku,itu saja cukup untuk ku.aku hanya takut jika tidak ada kepercayaan di hati kamu padaku maka hubungan yang terjalin ini akan mudah di putus
karena masalah yang sepele."kata Alena dalam dekapan Alan.
"aku akan mencobanya."kata Alan.
"aku harap kamu benar benar berubah."kata Alena di dalam dekapan sang suami.
alena melepaskan pelukan itu dan memperhatikan wajah bonyok suaminya.
Alena pastikan ini pasti kerjaan si anela karena dia yang paling ganas dalam bertarung.
__ADS_1
"ayo kita obati dulu luka kamu."kata alena masuk kedalam kamar dan mengambil kotak p3k .
Alena pun mengobati luka Alan dengan hati hati.
...
.
.
setelah mengobati luka Alan ,alena dan Alan keluar kamar menuju kebawah.
dan mereka mencoba bersikap seperti biasa saja seperti tidak ada masalah.
saat tiba di tangga terakhir telinga Alan dan Alena berdengung saat mendengar teriakan seorang gadis.
anela langsung berlari kearah ibu Rika dan memeluknya erat.
bibi Rika memang sangat dekat dengan saudara saudara alena dan mereka juga menganggap ibu Rika adalah ibu mereka sendiri.
"bibi kenapa tidak bilang bilang kalau sudah sehat?"kata anela dengan bibir mengerucut.
karena saat bibi Rika ia tidak diperbolehkan menjenguk ibu Rika oleh Alena karena alasan nanti ibu Rika terganggu.
"bibi sudah sehat seminggu yang lalu dan karena ada urusan penting jadi bibi harus kesini."kata bibi Rika menjelaskan.
__ADS_1
"aku kangen bibi."kata anela manja memeluk bibi Rika sekali lagi.
"sudah dek ,kamu pikir kamu aja yang kangen."kata Aleta melepas paksa pelukan anela dari ibu Rika dan mengganti kan posisi anela yang memeluk ibu Rika.
"aku kangen bibi."kata Aleta memeluk ibu rika erat.
bukannya membalas ibu Rika malah melepaskan pelukan itu dan menjewer telinga aleta dengan keras.
"auuuk sakit bibi."pekik Aleta saat telinga nya dijewer ibu Rika.
"dasar anak nakal ,apakah saat kau menikah tidak pandai memberi tau aku dulu?apa aku bukan bibi mu lagi sampai dalam pernikahanku aku tidak di undang."bibi Rika semakin keras menjewer telinga aleta.
"ampun bibi ,ampun ini semua salah kakak ia yang mengurus semuanya."kata Aleta menunjuk alena yang ada di tanggap paling bawah.
.
.
.
.
bersambung
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE 😅
__ADS_1
SALAM HANGAT DARI AUTHOR 😘😘