
"APAAAA."teriak Frans frustasi.
Frans menjambak rambutnya karena pusing sedari pulang tadi kepalanya sudah penuh dengan bagaimana ia memadu kasih dengan Aleta tetapi apa sekarang kakak iparnya yang kejam ini malah tidak membolehkannya.
kepala Frans semakin pusing .pusing karena kejadian siang tadi saja dia masih pusing kini ditambah kata kakak iparnya ini lagi.
"kenapa kak?"tanya Aleta tenang tenang saja padahal suaminya yang ada di sebelahnya sudah menjambak rambutnya.
"karena dia belum khitan jadi kau masih belum bisa berhubungan badan terlebih dahulu.dia dan alan akan berkhitan bersama sama dua hari lagi."kata Alena menjawab pertanyaan Aleta.
Aleta hanya mengangguk ngangguk saja mengiyakan tetapi tidak untuk Alan dan Frans mereka mengerutkan keningnya mendengar kata khitan yang diucapkan oleh Alena ,mereka baru pertama kali mendengar kata kata itu.
"apa itu khitan?"tanya Alan pada Alena.
Alena memandang kearah alan.
"cari di google aja."kata Alena singkat tidak mau memberi tau Alan.
Alan dan Frans langsung mengambil handphone mereka dari dalam saku masing masing.
langsung saja mereka mencari pengertian tentang khitan.
danβ¦
Aaaaa
__ADS_1
Alan dan Frans langsung menutup harta berharga mereka menggunakan tangan mereka.
"aku tidak mau bagaimana kalau menyakiti harta ku ini."kata Alan dengan raut wajah pucat mungkin sekarang lah orang orang bisa melihat wajah pucat Alan karena Alan biasanya hanya menampilkan wajah datar atau kejam saja tetapi sekarang dapat dilihat bibirnya yang memutih karena ketakutan.
"bagaimana kalau jadi tidak berfungsi setelah sipotong?kakak mau kalau kami tidak memiliki anak."kata Frans mencoba agar itu tidak terjadi.
"iya sayang nanti kalau tidak berfungsi nanti kita bagaimana mau punya anak."kata Alan menimpali sambil menggoyang goyangkan lengan Alena.
"gak usah aja ya kak."bujuk Frans.
"kalian akan khitan 2 hari lagi."kata Alena tegas tanpa ingin di bantah.
galaksi dan Aleta sudah mengembangkan pipinya berusaha agar tidak tertawa melihat wajah pias Alan dan Frans sekarang.
"hhahah"tawa Aleta dan galaksi tidak tertahan lagi ,mereka tertawa memegang perut mereka.
"apakah harta ku ini akan baik baik saja sayang?"tanya Alan lagi memastikan.
"iya , tapi mungkin akan sakit dan susah berdiri dan berjalan sekitar dua hari."kata Alena santai tidak mengetahui apa efek samping dari ucapannya bagi Alan dan Frans.
"APAAAA."teriak Alan dan Frans.
Alan dan Frans langsung berpelukan, sama sama memberikan ketegaran agar bisa menjalani itu semua.
__ADS_1
"kau harus kuat bang ,semoga kau baik baik saja."kata Frans sambil menepuk nepuk punggung Alan.
"kau juga Frans ,semoga kau bisa menjalani semua ini dengan keadaan yang baik." balas Alan sambil menepuk punggung Frans juga.
"kalian tau waktu aku berkhitan hartaku ini dipotong setengah oleh dokter itu."kata galaksi menakuti Alan dan frans.
kemudian galaksi dan Aleta kembali tertawa terbahak-bahak melihat wajah Alan dan frans yang semakin pucat.
"kau yang tabah Frans ,aku yakin ini merupakan cobaan untuk kita."kata Alan semakin memeluk Frans.
"tapi bagaimana kalau dokternya salah potong bang dan memotong habis hartaku ini."bukannya memberikan harapan Frans malah semakin membuat Alan ketakutan.
"pokoknya kalian akan berkhitan dua hari lagi."kata Alena tegas sambil pergi dari ruang tengah.
.
.
.
.
bersambung.
__ADS_1
***jangan lupa like jempolnya dan VOTE π .
salam hangat dari author ππ***