
"emang kamu mau minta apa?"tanya alena balik.
Alan terdiam sebentar memikirkan apa yang harus ia minta.
"kamu mau apapun insyaallah akan aku kabulkan asalkan masih diatas kata wajar."kata Alena lembut mengelus rahang tegas suaminya .Alena tau Alan masih ragu dalam mengemukakan permintaan nya.
Alena memandang wajah tampan alan dan mata coklat Alan entahlah entah sejak kapan rasa itu datang di dalam hati Alena ,ia tidak tau yang ia tau kalau Alan adalah milik nya .rasa memiliki itu hadir dalam dirinya entah sejak kapan,dia sendiri tidak tau itu rasa apa ,rasa cinta atau rasa yang lain tapi yang pasti dalam hatinya ia tidak rela kalau Alan dimiliki oleh orang lain.
dan satu hal yang pasti jika ia sudah mengatakan di dalam hati kalau Alan adalah miliknya maka tidak ada siapapun yang merebutnya dari dirinya sendiri.
"hei hei Alena."kata Alan menepuk pundak Alena yang sedang melamun.
"eh iya ada apa ?"kata Alena tersadar dari lamunannya.
"jadi permintaan mu apa??"tanya Alena lagi .
"huh,jadi kau tidak mendengarkan ucapan ku tadi."kata Alan kesal karena dia sudah mengatakan permintaan nya panjang lebar di depan Alena malahan dianggap angin lalu saja oleh Alena.
"maaf."kata Alena.
__ADS_1
"ya sudah tidak apa apa."Alan menghembuskan nafas .
" jadi permintaanku …"alan menghentikan ucapannya ,dia mengatur nafasnya .
"aku ingin kau jangan meninggalkanku."kata alan tertunduk.
"aku tau aku egois tetapi jangan pernah tinggalkan aku apapun kesalahan yang aku perbuat ,jangan tinggalkan aku saat aku bukanlah Alan Wijaya lagi tapi hanya Alan orang yang biasa saja,dan jangan tinggalkan aku walau pun aku yang mengusirmu di masa depan."kata Alan sambil menatap tulus mata Alena.
Alena menatap manik coklat yang disukainya itu tak ada kebohongan di dalamnya ,hanya ketulusan yang terlihat.
"itu yang aku inginkan."kata Alan terakhir.
Alena mengelus pipi Alan.
"apa?"
"kau tau permintaan mu itu tidaklah sulit tapi yang harus kau tau kalau aku harus terus bersamamu berarti aku memiliki hak atas dirimu."Alena menghentikan ucapannya lagi .
"dan yang harus kau tau kalau sesuatu yang aku miliki tidak akan aku berikan pada siapa pun."kata Alena tegas dengan mata tajam.
"aku tidak pandai berbagi dan aku tidak mau berbagi dari pada berbagi aku lebih memilih untuk melepaskan."lanjut alena.
__ADS_1
alan hanya diam dan terus memandang Alena.
"kau tau aku orang nya sangat egois ,jika aku memiliki sesuatu aku tidak akan memberikan nya pada siapa pun ,dan tidak mau direbut oleh siapa pun ,tapi jika orang itu berhasil mendapatkan nya maka lebih baik aku menghilangkan itu dari muka bumi ini ,dan tidak akan ada yang bisa mendapatkan nya."kata Alena.
Alan hanya tersenyum mendengar ucapan Alena,alan tidak menyangka di balik sikap datar istrinya itu tersembunyi sifat posesif yang sangat besar.
"jadi apa kau yakin dengan keinginan mu itu?"tanya Alena lagi.
"iya aku yakin yang terpenting kau tidak pernah dan tidak akan meninggalkan aku."Alan mengecup kening Alena penuh sayang.
seperti biasa ekspresi wajah Alena hanya datar tetapi kali ini berbeda walaupun ekspresi nya datar tetapi ada rona merah di kedua pipi gadis itu.
..
.
.
.
bersambung.
__ADS_1
***jangan lupa like and vote
salam hangat dari author 😘😘***