MY NAME IS ALENA

MY NAME IS ALENA
episode 83


__ADS_3

sekitar jam sepuluh Alena dan Alan baru turun dari lantai dua dan mereka segera menuju ke meja makan untuk mengisi lambungnya yang kosong.


setelah tiba di meja makan Alena langsung mengambil kan makanan untuk alan .


"dimana pria tua itu?"tanya Alan pada Alena .


"maksudmu ayah mertua?"tanya Alena balik.


"dia itu bukan mertuamu."kata Alan ketus lalu ia memakan makanan nya.


Alena hanya menghela nafas melihat kebencian yang begitu besar Dimata suaminya kepada ayahnya sendiri.


.


.


.


.


setelah makan Alena dan Alan memilih duduk di sofa untuk menonton flim .


sebenarnya kemarin Alena dan Alan berencana pergi kepantai lagi untuk bermain tetapi karena hari yang begitu panas membuat mereka enggan untuk keluar rumah.


"kita nonton DVD aja ya."kata Alena .


dan di jawab anggukan oleh Alan.


"mau nonton apa?mau nonton bola,flim romance,flim psikopat,flim kerajaan kerajaan atau flim kartun."tanya Alena memilih milih CD yang bagus.


"psikopat ajalah,aku mau bandingin mana sadis aku dari pada flimnya."kata Alan dengan nada pongah.


Alena hanya memutar bola mata malas saat mendengar jawaban Alan yang dibumbui dengan nada pongah.

__ADS_1


lalu Alena memilih CD psikopat yang berjudul *psikopat husband* dan ia pun memutar flim itu.


alena pun kembali ketempat duduknya yaitu disamping Alena .


flim itu pun mulai.


"ah lebih tampan aku dari pada aktor nya."cibir Alan melihat orang yang baru muncul dilayar tv itu.


Alena hanya diam saja malas meladeni suaminya yang sombong itu.


mereka kembali fokus ke flim yang berputar itu.


tiba tiba seseorang duduk di samping Alan dan membuat Alan terkejut .


"nonton apa menantu?"kata Baron basa basi.


ya! yang duduk itu adalah Baron,ia sengaja bertanya kepada alena karena jika bertanya kepada Alan dia tidak akan menjawabnya.


"isss itu saja dibilang sadis aku saja lebih dari itu biasa aja."cibir Alan melihat orang yang begitu ketakutan melihat psikopat memotong motong organ tubuh seseorang dalam flim itu.


" iya,masak memotong daging lawan, besar besar kayak itu ,sama sekali tak ada seni dalam memotong dan melukis."kata Baron menimpali ucapan Alan.


"hmm,lihatlah wajahnya saja tidak dilukis , bagaimana sih orang buat flimnya bodoh kali buat adegan ini."kata Alan tanpa sadar menimpali ucapan dari Baron dengan gerutuan gerutuan melihat adegan flim itu.


Alan dan Baron terus menerus mengkritik adegan flim itu dan tanpa disadari kedua nya bahwa mereka sekarang sedang berbicara satu sama lain walaupun mata masih fokus pada layar tv.


"sudah jangan nonton lagi ,matikan saja flim bodoh ini sayang."kata Alan kesal melihat flim itu.


"iya menantu matikan saja lagi,mereka sama sekali tidak pandai membuat flim yang bagus."kata Baron menimpali Alan dengan wajah yang juga kesal.


'astaga bukan kah tadi dia yang minta flim psikopat dan sekarang dia juga yang menggerutu gerutu tidak jelas karena flimnya yang terlalu biasa .'kata Alena dalam hati.


Alena pun berdiri menuju ke arah DVD itu untuk mematikan nya meninggalkan dua laki laki yang masih kesal dengan flim itu.

__ADS_1


"kalau aku jadi dia akan aku iris tipis saja dagingnya."


"kalau aku akan mencolok matanya dulu."kata alan


"lalu baru hidungnya aku hilangkan"kata Baron.


"lalu jarinya satu satu."


" lalu belah dadanya dan ambil hatinya."


"ambil jantungnya."


"usus nya."


" dan buang."


"lalu bakar."


"hahahaha."Alan dan Baron tertawa bersama sama.


.


.


.


.


bersambung


***jangan lupa like and vote ya 😉😉


salam hangat dari author 😘😘😘***

__ADS_1


__ADS_2