
"Alena,Aleta duduk di tempat kalian tadi."kata galaksi tegas tak mau di bantah.
tanpa banyak protes alena dan Aleta langsung duduk berdampingan seperti tadi.
mereka hanya diam saja tanpa mau berbicara.
"jika kau mau bulan madu Aleta ,maka pergilah pakai jet pribadi kakak , terserah kau mau pergi kemana aja yang penting jangan kesurga."kata galaksi.
senyum manis terbit di bibir Aleta karena telah mendapatkan apa yang diinginkannya.
Alena pun ikut tersenyum melihat senyuman adiknya itu, sebenarnya Alena tadi hanya ingin menggoda sang adik dan lagi pula untuk bulan madu emang sudah di persiapkan oleh galaksi sendiri.
"kamu hanya boleh pergi selama satu Minggu tidak boleh lebih."kata galaksi tegas tak mau dibantah.
Aleta langsung berlari ke arah sang kakak.
glepp
galaksi hampir tertidur di sofa karena pelukan Aleta yang begitu kuat.
"makasih kakak, cup cup cup."Aleta mencium pipi galaksi secara bergantian .
"iya iya lepaskan,kamu itu berat."kata galaksi karena sekarang ia seperti menggendong Aleta.
"Ndak mau,cup cup."Aleta tidak mau turun dari gendongan sang kakak ia masih terus menciumi pipi kakak nya itu.
"hei lepaskan dia itu kakak ku."kata anela ikut bergabung dan memeluk galaksi dari samping.
galaksi hanya menghela nafas pasrah karena adik adiknya sedang dalam mode anak anak jadi dia harus ekstra sabar dalam situasi ini.
sekarang hari dimana Aleta dan Frans akan pergi berbulan madu.
__ADS_1
dan tujuan pertama mereka adalah ke kota cinta yaitu Paris.
semua orang mengantar Frans dan Aleta ke bandara.
"hati hati dijalan ingat yang kakak katakan kamu boleh pergi kemana pun asalkan jangan ke surga dulu ,dan ingat aku hanya memberikan waktu seminggu untuk kalian berbulan madu jadi gunakan sebaik mungkin."kata galaksi sambil mengelus rambut Aleta.
Aleta langsung memeluk sang kakak,walaupun mereka sering berpisah terapi tetap saja kalau akan pergi pasti berpelukan dulu.
lalu Aleta beralih kehadapan Alena
"jaga kesehatan jangan bergadang lagi kakak tidak suka."kata Alena lalu memeluk sang adik.
Aleta membalas pelukan sang kakak.
Aleta beralih pada sibungsu ia memeluk anela yang sudah berkaca kaca ,memang anela lah yang paling cengeng kalau ditinggalkan oleh kakak kakaknya.
"jangan nangis lagi , kakak pergi cuman seminggu kok."kata Aleta mengelus punggung adiknya.
"ya sudah kami pergi dulu kak."kata Frans lalu menggandeng sang istri menuju ke pesawat.
sekarang Alan dan Alena sedang dalam mobil menuju perusahaan,karena Frans sudah pergi jadi otomatis mereka harus kembali ke meja kerja lagi.
cittt
mobil mewah itu berhenti di parkiran perusahaan.
Alan dan Alena turun dari mobil dan berjalan masuk ke perusahaan.
seperti biasa Alan akan berjalan lebih dulu dan Alena yang di belakang.
mereka pun memasuki lift yang khusus untuk para petinggi perusahaan.
__ADS_1
ceklek
Alan dan alena memasuki ruangan yang sudah dua hari mereka tinggalkan.
mereka langsung menuju ke meja kerja masing masing.
drettt drett drettt
bunyi handphone Alena memecah suasana hening .
Alan langsung melihat kearah alena dengan kening berkerut karena biasanya kalau ada menelpon Alena pasti sesuatu yang sangat sangat penting.
Alena mengangkat telepon itu dan meletakkan di kupingnya jari jari tangannya masih berada di keyboard .
"……"
"hmm."
"……"
"ya."
"……"
"siapkan semuanya."kata Alena masih fokus dengan layar laptop nya.
tutt tutt
Alena mematikan panggilan tersebut.
bersambung
__ADS_1
***jangan lupa like and vote ya 😉😉