
"sayang kata Frans acara ulang tahun yang sekarang diadakan secara berpasang-pasangan ya?"tanya Aurel yang masih duduk di pangkuan Alan dan tangan melingkar di leher Alan .
"hmm."Alan menjawab dengan deheman saja.
"jadi kalau kamu pasangannya dengan aku, terus Alena dengan Frans ya?"tanya Aurel lagi.
Alan terdiam dia tidak tau ada apa dengan dirinya,dia tidak suka melihat Alena dengan pria lain.
ceklek
Frans memasuki ruang alan.
"ini file yang anda minta tadi tuan."Frans memberikan sebuah map kepada Alan.
"letakkan di sana."Alan menunjuk meja kerjanya.
"saya permisi dulu tuan."Frans membungkuk dan berjalan meninggalkan ruangan itu
"tunggu."satu kata Alan membuat langkah Frans langsung berhenti, dia berbalik dan berdiri lagi di depan Alan.
"ada apa tuan?"tanya Frans sopan.
"siapa pasangan kau nanti saat di pesta?"tanya Alan langsung.
"kekasih saya tuan."jawab Frans tegas .
Alena yang semula masih fokus dengan pekerjaannya langsung mendongak melihat ke arah frans.
entah apa yang dipikirkan oleh Alena sekarang sehingga membuat sudut bibirnya terangkat membuat sebuah senyuman bukan senyuman yang manis tetapi sebuah senyuman Licik.
'kalau bukan dengan Frans Alena akan pergi dengan siapa?pasti dia tidak akan pergi setau ku dia tidak memiliki teman laki laki.'pikir Alan.
__ADS_1
"baiklah kau boleh pergi."usir Alan.
Frans hanya menundukkan kepalanya dan berlalu pergi.
"kalau begitu aku pergi dulu ya sayang,jangan lupa jemput aku saat acaranya ya,muach."Aurel memberikan ciuman sebelum meninggal Alan.
"Alena "panggil Alan.
merasa disebut namanya Alena langsung berjalan ke dekat Alan.
"iya tuan ada yang bisa saya bantu."
"kau tau kan bahwa perusahaan kita akan melaksanakan acara."
"iya ."
"apakah kau sudah menemukan pasanganmu? aku akan berpasangan dengan Aurel dan Frans akan berpasangan dengan kekasihnya dan kau dengan siapa?"kata Alan.
"kau tau kan acaranya tinggal enam hari lagi dan kau belum punya pasangan."
"belum tuan."jawab Alena menunduk.
Alan yang melihat Alena menunduk entah kenapa ia merasa kalau Alena sedih karena tidak menjadi pasangannya.
tidak tau saja Alan kalau Alena menunduk menyembunyikan sebuah senyuman yang tidak bisa dia tahan karena memikirkan rencana yang berputar putar di kepalanya.
"ku peringatan kalau kau harus datang ke acara tersebut dan cepatlah kau cari pasangan."perintah Alan.
__ADS_1
setelah bisa menguasai dirinya lagi Alena baru mendongak kan kepalanya.
"baik tuan,permisi."Alena berlalu dari hadapan Alan.
###
enam hari kemudian.
sekarang adalah hari ulang tahun perusahaan Alan dan perayaannya diselenggarakan di sebuah gedung dengan dekorasi yang begitu mewah.
acara akan dimulai setengah jam lagi tetapi para tamu sudah banyak yang datang.
Alan dengan balutan kemeja berwarna putih dipadukan dengan jas berwarna biru membuat penampilannya menjadi lebih elegan dari biasanya.
didampingi dengan wanita yang senantiasa bergelayut di sampingnya.wanita tersebut memakai gaun tanpa lengan berwarna sama dengan jas yang dipakai alan.ya itu adalah kekasih Alan yaitu Aurel.
sekarang Alan hanya berdua dengan Aurel saja ,Frans dia suruh pergi dengan kekasihnya ,dan Alena dia tinggalkan dirumah karena Alena mengatakan tidak memiliki pasangan sebelum pergi Alan sempat mengancam Alena agar tetap datang keacara ini.
satu persatu tamu mulai memenuhi gedung tersebut.
dan Alan masih sibuk menyalami rekan kerjanya yang Hadir pada malam itu.
dan tibalah sebuah mobil mewah dan pasti orang yang memilikinya pastilah seorang miliarder berhenti tepat di depan gedung tersebut.
semua orang menoleh kearah mobil mewah itu .
semua orang penasaran siapa orang di dalam mobil tersebut.
.
.
.
.
bersambung
###
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE AND VOTE
Salam hangat dari author 😘😘