
Alan kembali membenamkan kepalanya ke dada Alena dia tidak kuat menahan tangisnya .
"ibuku hiks hikss…"Alan tidak mampu melanjutkan perkataannya rasanya sangat susah sekali mengucapkan satu kata karena dadanya yang sesak.
Alena membalas pelukan Alan dan dia juga ikut menetes kan air mata mendengar masa lalu dari suaminya itu.dengan lembut Alena elus puncak kepala Alan agar dia agak tenang.
Alan terus menangi malahan tangisannya makin lirih membuat siapa yang mendengar tangisan itu akan merasakan hatinya terasa teriris .
setelah sepuluh menit baru Alan melepas pelukan itu dan kembali menghadap Alena .
dapat Alena lihat mata Alan yang sembab dan wajahnya yang memerah karena terlalu lama menangis.
"langsung saja ku tarik orang itu dari atas tubuh ibuku,aku menghajarnya sampai dia menghembuskan nafas terakhir itulah pertama kali aku membunuh orang.aku kembali melihat ibuku dan ternyata dia sudah berpakaian.'nak kamu sudah pulang ,ibu sangat merindukan kamu'itulah kalimat yang dikeluarkan oleh ibuku saat itu dan dia berjalan kearah ku tapi aku malah menepis tangan nya saat dia mau memelukku."Alan mengatur nafasnya lagi .
"maaf kan ibu sayang maafkan ibu,katanya sambil menangis tapi aku malah menyakiti hati nya dengan menjawab *kau bukan ibuku lagi dan jangan panggil namaku dengan mulut jalang mu itu,dan satu lagi pergi dari sini dan jangan temui aku lagi.*itu yang aku katakan kepadanya dia terdiam beberapa saat mencerna ucapan ku."air mata Alan kembali jatuh.
"kau tau dia pergi dari sana dan tanpa melihat kepadaku dan menundukkan kepalanya."air mata Alan makin deras .
"aku kembali kerumah dan menghancurkan semua yang ada di hadapanku dan mengurung diri di kamar tanpa mau diganggu siapa pun,mentalku terganggu saat itu semua orang yang mengetuk kamar ku maka akan aku bunuh saat itu juga."
__ADS_1
"terakhir Frans yang datang ke kamar ku dan membawa sebuah berita yang sekali lagi membuat hatiku hancur untuk kedua kalinya."
"dia mengatakan kalau ibuku dijadikan jalang oleh orang yang pernah ku panggil ayah yang pernah aku anggab pembawa keberuntungan bagiku dan ibuku tetapi aku salah dia hanya menginginkan aku bukan ibuku dia hanya inginkan pewaris dari kakek saja."
Alena menghapus air mata Alan.
"bak disambar petir aku membaca setiap kata yang ada pada laporan itu air mataku tumpah aku menangis dan meraung karna tidak bisa melindungi ibuku dari lelaki biadap itu dan aku malah mencaci dia dan mengusirnya."seperti nya air mata Alan tidak ada habisnya ia kembali menangis lagi.
Alena memeluk Alan erat ternyata begitu sakit yang disimpan Alan selama ini.ternyata dibalik sifat nya yang angkuh dia memiliki masalah yang begitu besar.
Alan meraung-raung di pelukan Alena .
"aku mengusirnya hikss hikss ,aku yang membuat dia pergi dan tidak kembali lagi hikss hikss."
"dia ti… tidak dapat meng…mengangkat kepalanya saat melewati aku…."kata Alan sesenggukan.
__ADS_1
"apakah a…aku bisa diang…dianggap seorang anak saat mengatakan ib…ibuku sendiri ja…jalang."
Alena terus menepuk punggung Alan agar dia bisa agak tenang.
"dia …dia tidak mau… ber…bertemu aku lagi…hikss"
Alan menepuk nepuk dadanya agar rasa sesak itu agak berkurang.
.
.
.
.
bersambung
###
__ADS_1
Jangan lupa like and vote
Salam hangat dari author 😘😘