
"panggilan apa?"
"pikir aja sendiri."kata Alan masih mengendus leher jenjang Alena.
Alena terdiam sebentar memikirkan panggilan yang telat untuk Alan.
"bagaimana dengan kakak?kamu kan tua dari aku."kata Alena.
"aku suami kamu bukan kakak kamu."kata Alan ketus tapi tidak melepaskan pelukannya.
"suamiku?"kata Alena.
Alan diam saja .
"baby."
Alan masih diam.
"sayang."
Alan tetap diam
"daddy?"
"auuukkh."pekik Alena saat Alan menggigit lehernya meninggalkan sebuah bekas disana.
"jika kau ingin aku memakanmu setiap saat maka panggilan itu yang harus kau pakai."kata Alan lalu menggigit kembali leher Alena meninggalkan jejak disamping yang ia buat tadi.
"auuukkh."pekik alena lagi karena Alan menggigit nya lagi.
"jadi apa? terserah kamu aja lah aku nurut aja ."kata Alena menyerah.
__ADS_1
"kamu yang cari nama panggilannya."kata Alan mengeratkan pelukannya.
"ok aku akan panggi kamu dengan hubby saja ,tak ada penolakan aku akan panggil kamu itu dan sekarang lepaskan pelukanmu ini aku mau pakai baju nanti aku bisa masuk angin."kata Alena
"ya sudah , panggilan itu tidak terlalu buruk."kata Alan melepas pelukannya dan berlalu kekamar mandi menunaikan kewajiban nya yaitu mandi wajib.
.
.
.
.
sekarang Alena dan Alan sudah berada di meja makan untuk sarapan.susah jam sebelas tetapi sepasang anak manusia itu baru mengisi perutnya.
Alan dan Alena makan dalam diam tidak ada suara hanya ada suara dentingan sendok saja.
"hubby setelah ini kita mau kemana?"tanya Alena setelah meletakkan sendoknya tanda sarapannya sudah selesai.
"kamu mau kemana sayang?"tanya Alan balik.
"kamu udah cerewet ya sekarang."kata Alan mencubit pipi cuby Alena.
Alena baru tersadar bahwa dia begitu cerewet saat bersama Alan,ternyata Alan memiliki dampak yang begitu besar untuk Alena ,ia bisa mengekspresikan diri nya sekarang saat bersama Alan.
"tapi aku suka."bisik Alan di telinga Alena, mendengar suara Alan disamping telinganya Alena langsung melihat kesamping sehingga bibir Alan mencium pipinya alena.
Alan langsung menggendong Alena menuju kelantai atas lebih tepatnya ke kamar mereka.
langsung saja Alena mengalungkan tangannya ke leher Alan.
"hubby , jangan seperti ini aku malu banyak pelayan yang melihat."kata Alena sudah memerah ia membenamkan kepalanya di dada bidang sang suami.
"kenapa malu kita suami istri yang sah dalam agama maupun negara jadi ya sah sah saja."kata alan.
"buka pintunya."perintah Alan.
Alena melepaskan kalungan di leher Alan dan membuka pintu kamar mereka.
__ADS_1
lalu Alan menduduki Alena dengan hati hati di atas tempat tidur.
"kita akan ke pantai jadi ayo ganti baju."kata Alan lalu ia meninggalkan Alena ,ia menuju ke meja kerjanya sebentar.
Alena lalu bangkit dan berjalan menuju ke ruang ganti.
.
.
.
.
sekarang mereka sudah berada didalam mobil berjalan menuju pantai.
tampilan mereka memukau dengan Alan memakai celana pendek selutut dengan baju kaos hitam dan kaca mata hitam yang bertengger manis di hidung nya.
sedangkan Alena memakai gamis kembang warna biru dengan topi pantai yang sudah berada di atas kepalanya.
mereka keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju tepi pantai.
.
.
.
.
... bersambung ...
***jadi pangilannya hubby aja yang guys
jangan lupa like and vote ya 😉😉😉
salam hangat dari author 😘😘***
__ADS_1