
"kamu sudah bangun."kata Alena sambil menarik tangan nya yang ada di mulut Alan.
"iya aku sudah terbangun sejak seseorang meneliti wajah tampanku ku ini."kata Alan narsis sambil terkekeh kecil.
"ituu ituuu hanyaaa."kata Alena gugub karena kedapatan melakukan hal itu.baru kali Alena terlihat begitu gugub saat melakukan kesalahan yang mungkin itu hanya bisa disebut biasa saja.
melihat Alena gugub Alan jadi terkekeh kecil lalu mendekap tubuh sang istri kedalam pelukannya.
Alan mendekat kan bibirnya ke telinga Alena lalu berbisik
"aku mau lagi."bisik Alan sensual lalu lidah nya menjilat telinga Alena.
mata Alena melotot mendengar permintaan suaminya itu,emang kalau laki-laki di beri hati minta jantungnya,sudah diberi 1 ronde malah minta lebih dari lima,pikir Alena.
"aku masih lelah Alan tadi pagi kan udah."kata Alena membujuk karna memang bagian bawahnya sekarang terasa perih.
"nanti malam aja ya."kata Alena lagi.
Alan hanya mengangguk lalu tidur lagi sambil memeluk Alena.
drettt drettt
suara panggilan pada ponsel Alena .
Alena melepaskan pelukan Alan lebih dulu baru mengambil handphone nya.
"assalamualaikum."salam Alena .
"waalaikumsalam, kakak aku boleh nggak pergi kekantor mau nolong Frans katanya pekerjaan nya sedang banyak karena pemilik perusahaan sedang bulan madu bersama istrinya dan meninggalkan begitu banyak pekerjaan."cerocos Aleta langsung dan sedikit diberi bumbu sindiran.
Alena hanya terkekeh mendengar cerocos Aleta walaupun Aleta terdengar datar diluar tapi tidak dengan Alena ,dia sangat terbuka kepada sang kakak lagi pula walaupun ia tutupi pasti akan diketahu oleh Alena.
"pegilah tapi ingat jangan membuat ulah,kamu disana bekerja bersama Frans di ruangan bukan dikamar mengerti."kata Alena tegas.
__ADS_1
"iya iya."kata aleta malas.kakak melarang nya bermain dengan Frans tetapi sekarang dia pasti bermain dengan kakak ipar ,pikir Aleta.
" ya sudah kakak tutup dulu assalamualaikum."
"waalaikumsalam wr wb."
lalu Alena meletakkan handphone nya kembali.
Alena mencoba untuk turun dari tempat tidur untuk mandi wajib.
"akhh."pekik Alena saat mencoba berdiri karena perihnya di bagian bawahnya.
"ada apa sayang ?"kata Alan langsung terbangun dari tidurnya .
"perih ."cicit Alena.
tanpa aba aba Alan langsung membopong tubuh sang istri menuju ke kamar mandi.
"ini bukan yang pertama untukku tapi ini yang kedua untuk ku aku hanya melakukan nya dengan hanaf hanya sekali jadi tentu saja menjadi perih dan juga karea suamiku itu begitu ganas."kata alena kesal.
"ya ya maafkan aku Baginda ratu,ini sudah sampai ,perlu hamba mandikan atau baginda mau mandi dengan saya?"kata Alan dengan alis naik turun.
"aku mau mandi sendiri."kata alena.
"ya sudah hamba keluar dulu,cupp."sebelum keluar Alan mengecup bibir sang istri.
Alena hanya tersenyum melihat sisi lain dari Alan.
lalu Alena langsung melakukan kewajiban nya yaitu mandi wajib.
sekitar 20 menit baru Alena menyudahi mandinya .
ia pun berjalan menuju ruang ganti karena tadi kelupaan membawa pakaian.
__ADS_1
saat sedang memilih pakaian yang dipakai tiba tiba ada dua buah lengan kekar memeluknya dari belakang dan mengendus leher jenjangnya.
"Alan lepaskan dulu,aku mau pilih baju dulu."kata Alena .
"tapi ada syaratnya."
"apa?"
"jangan panggil aku Alan lagi tapi dengan panggilan lain."
"panggilan apa?"
"pikir aja sendiri."kata Alan masih tetap mengendus leher Alena.
Alena terdiam sebentar mencari panggilan yang tepat.
.
.
.
.
bersambung.
***bagi pembaca yang budiman ,maunya Alan dipanggil apa sama Alena ?maunya mas , sayang,mylove,suamiku ,Daddy,atau apa?
author butuh masukan nih.
jangan lupa like and vote ya 😉😉
salam hangat dari author 😘😘😘***
__ADS_1