My Sad

My Sad
34


__ADS_3

Acara makan berlalu dengan keheningan, hanya ada dentingan pisau dan garpu yang saling bersahutan, tak ada satupun di antara kami membuka suara, suasana yang canggung memang selalu berada di sekitar kami


Si big bos yang sangat berkuasa dan sewenag wenang dan asisten pribadi yang tak bisa melakukan upaya apapun untuk melawan, beginilah aku


Kehidupan yang tragis seolah tak mau meninggalkan ku dengan mudah, kebahagiaan ku selama ini hanya sebuah ilusiku, dan beginilah sesungguhnya kehidupan dalam dunia ini


Bekerja keras untuk mendapatkan pencapaian yang maksimal, pengorbanan adalah hal yang harus di lakukan


Sepanjang karir ku sebagai model di masa lalu memang terlalu lancar Tampa halangan yang berarti, seoang putri tunggal keluarga konglomerat, menikah dengan pengusaha kaya, siapa yang berani berurusan dengan ku


Hingga kenyataan terungkap, dan sejak saat itu pula kehidupan yang nyata ini di mulai, saat ini aku tak lebih hanya seorang karyawan kecil yang harus bekerja keras untuk mendapatkan sebuah pencapaian, huh jika di ingat kembali hanya membuat ku sesak dan ingin mengisinya


Namun sayang air mata itu sudah habis, semua sudah di keringkan oleh keadaan masa itu, saat ini hanya ada Cika Seorang wanita biasa yang harus berusaha dengan begitu keras untuk tetap bertahan di kehidupan nan kejam ini.


Setelah sekian lama berkutat dengan segala pekerjaan yang melelahkan akhirnya aku memiliki sedikit waktu hanya untuk sekedar mengisi perut, dan meregangkan otot dan otak ku yang diperas paksa sedari tadi.


Saat ini kehidupan ku benar benar sudah berubah tentu saja aku harus sadar diri, aku bukan lagi seorang nyonya besar yang selalu di layani dan segala kebutuhannya telah terpenuhi


Aku juga bukan lagi seorang nona muda kaya raya yang bisa memerintah sesuka hatiku, di akui atau tidak pada kenyataanya saat ini aku hanyalah seorang asisten dari CEO yang suka memerintah, aku hanya karyawan biasa.


Asisten dari Seornag pria penuh ambisi dan kejam, mahluk yang sangat suka bersikap dengan semena mena dan selalu menyalah gunakan jabatan dan kekuasaan hanya untuk menindas orang kecil seperti ku


Lagi dan lagi aku hanya bisa menghela nafas pelan dan sesekali menatap arloji ku sudah menujukan pukul 21.00 aku bahkan belum kembali kerumah dan belum mandi, aku juga belum kembali sedari tadi pagi, umumnya orang orang akan bekerja di pagi hari dan kembali di sore hari, namun aku?, tak ada hari Tampa lembur, apapun yang ku lewati pekerjaan tetaplah nomor satu dan selalu di utamakan


Hari ini semua terjadi begitu tiba tiba, si big bos bahkan langsung mengajak ku menikmati makan malam, dan aku tak memiliki alasan untuk menolak, jangan salah sangka ini jelas bukan sebuah acara kencan, kami tak sedekat itu, ia juga bukan pria sebaik itu, bahkan aku masih harus bekerja saat malam hari, bekerja lembur lembur dan selalu saja lembur

__ADS_1


Jika semua orang menganggap jika malam hari adalah waktu untuk beristirahat dan melepas lelah setelah beraktivitas seharian, hanya saja hal itu berbeda dengan diri ku, di malam hari pun aku harus menemaninya untuk bertemu dengan klien,


Lagi lagi membicarakan perihal bisnis, semua menjadi rutinitas, meskipun terbilang terbiasa namun aku tak munafik, aku akui aku merasa begitu kewalahan menghadapi semua ini


Namun apalah daya ku, aku hanyalah seorang anak buah, aku hanya Seornag bawahan yang akan dengan begitu mudah di suruh suruh,


Sebagai seoang asisten pribadi tentu saja aku harus menyiapkan kebutuhannya dan membantunya dalam segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan,


Dan malam ini?, aku harus menemaninya meeting, si kayen tak bisa menunggu lagi, ia adalah orang yang sangat sibuk dari itu saat ini aku bahkan bekerja lebih keras dari sebelumnya


"Selamat atas kerja sama kita" Ucap si klien pelan,


Setelah saling berjabat tangan mereka berpamitan, dan hanya ku balas dengan senyuman ringan


"Maaf Pak, apakah masih ada hal lain?, saya rasa malam sudah semakin larut" Ucap Ku dengan nada formal,


Namun bahkan ia bukan mahluk yang peka, dengan ucapan sarkas ku bahkan ia tak berniat menimpali,


Ia tak memiliki niat untuk melepaskan ku dengan mudah, saat ini keinginan ku sangatlah sederhana, aku hanya ingin kembali kerumah untuk segera beristirahat


Karena esok hari akan jauh melelahkan dari hari ini, begitu banyak hal yang akan ku hadapi dan selesaikan


Apakah ia tak dapat mengartikan makna lain di balik ucapan ku, malam sudah sangat larut dan bahkan aku belum bisa lepas dari pekerjaan


"Pak" Ucapku pelan, si big bos hanya menatap ku dalam diam

__ADS_1


Apa sebenarnya yang di inginkan mahluk ini, permintaan sederhana itu, apakah tak bisa mengabulkannya?, ini sudah berada di luar jam kerja, namun ia masih harus berada di bawah tekanan si big bos yang berkuasa ini


"Kamu bisa kembali" Ucapnya ringan


Mendengar itu aku menahan senyuman ku, akhirnya setelah sekian lama aku bisa bebas dari mahluk ini,


Setelah bersamanya seharian dan berada di bawah tekanan nya dalam waktu yang begitu panjang ucapan ini bagaikan air di tengah musim panas


"Bagai mana dengan anda" Ucap ku berbasa basi, Aku haya perlu sedikit berbasa basi agar tak meninggalkan rasa tidak puas pada dirinya


Pada kenyataannya aku memang sudah menantikan ucapan itu dari mulutnya, bertindak sopan tentu saja hanya sebatas sebuah formalitas


Aku hanya sedang berbasa basi, dan aku sangat berharap jika ia mengatakan jika ia memiliki hal lain, atau apapun yang memiliki potensi untuk di lakukan sendiri, agar aku tak kembali dalam lingkungan bekerja ini


"Saya memiliki beberapa hal" jawabnya, saat ini aku bahkan sangat ingin bertepuk tangan, si big bos mau menimpali ucapan konyol ku?,


"Ah jika begitu saya tak akan menganggu anda, saya mohon diri" Ucap ku pelan,


Meskipun terlihat sedikit antusias aku masih berusaha mengendalikan diri, setalah mengatakan beberapa hal aku segera mengambil tas dan bergerak cepat meninggalkan cafe,


Pulang pulang, sungguh hal yang sangat melegakan dan menggembirakan


Akhirnya, rumah aku kembali, kasur yang nyaman aku datang, hati ku tentu saja bersorak gembira,


Akhirnya setelah bekerja seharian aku memiliki waktu untuk istirahat, tidur dengan nyaman dan menghabiskan malam dengan tenang, yah semoga saja, mari berdoa untuk hal yang baik,

__ADS_1


"Taxi" Ucap ku pelan menghentikan taxi yang baru saja lewat di hadapan ku,


__ADS_2