
Hari beranjak sore, sedangkan aku masih dalam keadaan sama, masih berada dalam pelukan si big bos, sangat nyaman namun?, yah aku hanya berniat untuk menolong, tak lebih
Sebagai manusia aku hanya bisa melakukan sebisaku, saat ini masalah keadaan yang tidak baik baik saja
Aku bukan wanita kejam yang hanya duduk diam saat melihat seseorang dalam kesulitan, dia begitu menyedihkan, aku di sini menemaninya yang begitu malang, siapa yang menyangka jika seorang pak Arya malah begitu menyedihkan, mengalami sebuah trauma dengan hal seperti ini
"Ugh"
Suara lenguhan itu membuat ku dengan cepat memejamkan mantan ku, akan terasa canggung saat ia membuka mata langsung di suguhkan dengan pemandangan aku yang berada dalam pelukanya,
Meskipun sejak awal kami tak pernah akur namun?, aku jelas mengerti bagai mana bersikap, aku adalah wanita dewasa yang berpendidikan, dan tentu saja bisa membawa diriku dalam setiap keadaan dan suasana
Lagi pula aku mengetahui batasan ku, aku tak akan melewatkannya, dari berakhir dengan sebuah rasa canggung akan lebih baik jika membiarkannya pergi terlebih dahulu dan setelahnya barulah bisa bangun Tampa beban
Aku masih memejamkan mataku dalam diam, ku rasakan tatapan tajam itu, oh tidak apakah ia akan menendang ku ke lantai, apakah ia akan berteriak dan menuduhku yang telah menodainya?, ah mana mungkin itu terjadi, aku terlalu banyak berfikir
Lagi pula hal hal seperti itu hanya terjadi di dalam drama, dan novel romansa, kehidupan dunia nyata tak sedramatis itu,
Namun karena sudah seperti ini aku hanya bisa menyiapkan mental dan tubuh untuk mendapat sebuah hantaman berat, aku masih berusaha mempersiapkan pinggang ku yang akan segera encok beberapa saat lagi
"Cika, Cik" Ucapnya dengan nada nan begitu pelan,
Mendengar nama yang di panggil membuat ku menghela nafas dengan begitu lega, aku tak di tendang, sepertinya keberuntungan memihak ku, dengan pelan aku membukakan mata,
Dan seperti biasa aku akan bersikap tidak tau, agar tidak membangun tembok canggung di antara kami, aku tau ini tak baik, namun beberapa hal bisa saja di lakukan saat berada dalam bahaya dan mengancam diri
__ADS_1
"Pak, ah maaf" Ucap ku dengan sedikit terburu buru namun bahkan aku tak dapat berdiri menjauh, aku bahkan baru menyadari jika ia masih begitu bersemangat memeluk ku, pria ini masih memeluk ku dengan begitu erat,
Apakah ia masih ketakutan? apakah ia masih dalam traumanya hingga saat ini, ia masih bersikap seperti sebelumnya, ia masih seperti bocah kecil yang takut di tinggalkan, seseorang akan berubah dalam sekejap setelah sakit, lihatlah, manusia yang sangat suka mengatur dan kejam malah menjadi begitu manja dan kekanak kanakan
"Biarkan beberapa saat lagi, sebentar lagi" Bisiknya pelan,
Setelahnya ia kembali memejamkan mata itu, aku mendongak menatap wajah tenaganya, ku akui ia memang memiliki wajah yang tampan, dan sangat imut, aku tak menyangka jika aku di berikan kesempatan untuk melihat sisi lain dari si big bos yang kejam ini.
Beberapa menit kemudian ia kembali membangunkan ku, aku yang tak sepenuhnya tidur membuka mata dengan perlahan dan dengan gerakan cepat membuat jarak di antara kami,
"Kamu bisa mandi sana" Ucapan si big bos pelan
Ia menunjukan sebuah ruangan yang berada di sudut kamar, dan kamar mandi mewah itu sudah menunggu ku, namun hal yang ku lakukan hanya membuatnya untuk meminum obat, agar sembuh dengan cepat
Aku segera duduk dan bergerak menuju nakas untuk mengambil obat yang harus ia konsumsi, Pria ini sakit dan tentu saja harus minum obat agar cepat sembuh dan tak merepotkan ku lagi
Mengurus orang seperti ini sudah seperti mengurusi anak kecil yang sedang demam saja, sangat sulit di suruh makan dan tak mau di suruh minum obat
"Tidak perlu minum obat, saya baik baik saja" Ucap Arya menjauhkan diri dari obat yang di ulurkan ku, ia bahkan mengabaikan obat itu, ia tak suka obat, aku tau itu dengan jelas, ia memiliki cerita buruk bersama obat obatan ini
Akan tetapi semua terjadi juga bukan hal yang di sengaja, obat obatan ini tak menjamin nyawa seseorang, jikapun akhirnya obat tak bisa membantu setidaknya sudah membuatnya bertahan beberapa waktu
"Pak, anda akan menjadi lebih baik setelah minum obat, minum obat ya, demam anda memang sudah turun akan tetapi anda harus makan dan meminum obat agar tenaga anda kembali pulih"
Sampai kapan mahluk ini terus menerus menolak obat, jika di biarkan dalam waktu lama maka hanya akan memperebutkan keadaan, ia sudah sangat ketakutan dengan tenaga kesehatan, jika ia sakit lalu bagai mana aku bisa menanganinya
__ADS_1
"Saya tidak butuh obat, jauhkan benda itu dan segera bersihkan diri mu, jangan dekati saya jika masih ada benda itu di sisi mu" Aku hanya menghela nafas pelan sembari menatap si bos dengan tatapan kesal
Si big bos berucap dengan begitu dingin, sudah benar benar tak tertolong lagi, ia sangat keras kepala, dan aku hanya bisa memutar pikiran agar ia dapat meminum obatnya
"Pak, obat anda tetap harus di minum, anda akan kembali ke perusahaan kan?, jadi minum obat ya"
"Saya ngak mau"
"Kalo bapak mau sehat ya harus minum obat pak, saya juga memiliki banyak hal yang harus di selesaikan, jika berada di sini sepanjang hari bukankah akan menyia nyiakan waktu"
"Jadi merawat saya adalah hal membuang waktu?"
"Saya tidak mengatakan itu pak hanya saja perusahaan memiliki banyak hal yang harus di selesaikan"
"Masih ada sekretaris yang akan mengurusinya, sekarang bersihkan dirimu, jangan mendekat jika bau obat di tubuh mu masih begitu menyengat" Si big bos berucap dengan nada penuh tekanan pertanda yang di katakannya tak bisa di bantah
Aku melangkah menuju kamar mandi dan membersihkan diri, air hangat menguyur tubuh ku, ini bena benar nyaman dan aku sangat menikmatinya
Kamar mandi yang mewah, khas orang yang terbiasa hidup dalam kemegahan, si big bos sangat tau bagai mana menikmati hidup, memiliki rumah yang indah, memiliki mobil yang bagus dan semua hal dalam kualitas terbaik
"Sttt" Aku bergumam pelan,
Karena sibuk dengan semua pikiran membuat ku menjadi lupa, aku tak punya pakaian ganti, sedangkan pakaian ku sebelumnya?, sudah basah, aku harus bagai mana?
"Cika" Panggilan itu kembali dan aku hanya bisa duduk dan diam di sini, tak bisa bergerak karena pakaian ku sudah?, ah bagai mana ini
__ADS_1