
Mereka langsung ke Cafe Te Ha.
Sampai mereka di sana.
Te Ha, "Apa yang ingin kau pesan? "
So Jung, "Aku pesan seperti biasa. "
Te Ha mengangguk, "Baiklah. Aku tahu. "
Te Ha pun menoleh pada pamannya, "Seperti biasa paman."
Pamannya mengangguk.
Te Ha menoleh pada So Jung, " Aku tinggal sebentar."
Ia mengambil sesuatu, lalu ia menemui So Jung lagi.
Dan ia duduk di depan So Jung.
So Jung, "Seharusnya aku tadi tidak menyetujui untuk ikut denganmu."
Te Ha, "Kau sudah menyetujuinya, jangan menyesali. "
So Jung menatap Te Ha, "Kau ini! "
Te Ha tertawa kecil.
Lalu So Jung membuka sebuah kotak agak besar.
Dan ia mengambil sebuah gaun putih. Sangat indah.
So Jung," Gaun ini. Indah sekali. Kau...mau memberikannya padaku?"
Te Ha tertawa," Memberikan gaun ini padamu? Kau harus membayar dengan mahal ."
So Jung," Lalu untuk apa kau memperlihatkan gaun ini padaku? "
Te Ha, " Gaun itu buatan adikku. Sebelum dia melanjutkan sekolah desainnya di New York. Ia sempat membuat ini. bulan depan dia akan kembali dari New York. Karena ia sudah menyelesaikan sekolahnya. Kau seorang desainer yang juga hebat. Namamu cukup mulai terkenal setelah pameran yang diadakan di resort Formosa. "
So Jung, "Lalu? "
Te Ha, "Kau bisa membantu adikku? Biarlah dia ikut denganmu. "
So Jung menatap Te Ha.
__ADS_1
Lalu ia menghela napas, "Te Ha. Aku tidak sehebat yang kau kira. Dan lagipula aku hanya bermain bisnis di bidang desainer bersama Hae Joo. "
So Jung berhenti sebentar.
Lalu ia berkata lagi," Tapi, aku akan coba mengatakan hal ini pada Hae Joo. Dan itupun jika nantinya Yun Hi bersedia ikut dengan kami. "
Te Ha menatap So Jung, "Yun Hi pasti bersedia. "
So Jung melihat Te Ha, "Bagaimana kau bisa yakin? "
Te Ha tersenyum.
Lalu ia berkata," Yun Hi, sejak awal, dia sangat suka melihatmu saat kau mulai mendesain sesuatu. karenanya, dia memilih untuk belajar desainer. "
So Jung terkejut mendengarnya.
ia berkata, "Bagaimana bisa? Aku tidak menduga. "
Beberapa saat pasta pesanan So Jung datang.
So Jung, "Terima kasih paman. "
Paman Te Ha tersenyum dan mengangguk.
Lalu berkata," Makanlah selagi hangat. Paman buatkan untuk porsimu So Jung."
Lalu paman Te Ha pun pergi.
So Jung makan dengan lahap, "Benar- benar lezat. "
Te Ha menggelengkan kepala, "Kau bilang, sudah malam tidak akan makan."
So Jung tidak menghiraukan Te Ha.
Te Ha menemani So Jung makan malam saat itu.
Sudah lama sekali, mereka tidak menghabiskan waktu seperti itu sejak So Jung memutuskan untuk berhubungan dengan Kang Min Yok.
Setelah selesai, Te Ha mengantar So Jung kembali.
Sampai di depan apartemen So Jung. Te Ha ikut turun dari mobil.
So Jung," Terima kasih Te Ha, kau sudah mengantarku pulang. Dan malam ini, terima kasih, kau sudah menemaniku makan. "
Te Ha mengangguk.
__ADS_1
Lalu So Jung, "Baiklah, aku masuk ke dalam."
Te Ha," So Jung..."
So Jung menatap Te Ha.
Te Ha," Kau...baik- baik saja? "
So Jung, "Kenapa kau menanyakan seperti itu kepadaku?"
Te Ha," tidak apa-apa. Aku hanya memastikan kau baik baik saja. Hanya itu. "
So Jung tersenyum, "Aku baik- baik saja Te Ha. Kau tidak perlu mengkhawatirkanku seperti itu. "
Te Ha mengangguk, "Maaf. "
So Jung, "Tidak apa-apa. Baiklah, sudah malam. kau pulanglah. Aku masuk dulu. "
Lalu So Jung berjalan masuk.
Te Ha menghela napas.
lalu ia masuk ke mobilnya dan pergi.
So Jung yang sudah masuk, ia berkata dalam hati," Te Ha. Terima kasih. "
Keesokan harinya.
Saat hendak ke kantor.
Hye Kyung menelepon So Jung.
So Jung pun mengangkatnya.
Hye kYung, "Lee So Jung, kau ini sebenarnya kenapa? Belakangan ini kau sulit sekali dihubungi. Kau menghilang?"
So Jung, "Song Hye Kyung , Kau benar- benar seperti body guardku saja. "
Hye Kyung, "Apa kau bilang?! "
So Jung tertawa," Baiklah, ada apa kau mencariku?"
Hye Kyung, "Aku ada di depan apartemenmu. Aku tunggu kau di depan. Cepat ya!"
So Jung, "Kau ada di depan apartemenku?... "
__ADS_1
...----------------...