
Keesokan harinya,
So Jung hendak mengantarkan 1 gaun pernikahan.
Ia keluar boutiq sambil membawa masuk gaun yang sudah ia siapkan ke dalam mobilnya.
Lalu ia pun pergi.
karena waktunya masih lama, ia berhenti dulu membeli kue kesukaannya.
Saat membelinya ia teringat Te Ha, bibinya, So Ra dan juga kakaknya. Lalu ia membeli begitu banyak kue. Ia membawa kue yang sudah ia beli ke dalam mobilnya.
Saat hendak menghidupkan mobilnya, tiba-tiba dadanya terasa perih.
Ia mulai kesakitan dan nafasnya mulai sedikit terengah engah.
Ia berkata dalam hati, "aku harus bertahan...aku harus bertahan..."
Beberapa saat, ia berusaha menelepon Su Ran.
Su Ran yang sedang ada di boutiq menerima telepon So Jung.
Su Ran, "So Jung, ada apa?"
So Jung berusaha menahan sakitnya dan berkata sedikit pelan," Su Ran, aku minta tolong padamu."
Su Ran," ada apa? katakan saja."
So Jung," bisa kau ke toko kue tempat biasa aku beli? Aku tunggu di luar. Aku ada dimobil. "
Su Ran sedikit bingung tapi ia pun menjawab," baiklah, aku segera kesana."
Su Ran hendak keluar dari boutiq, dan Hae Joo melihatnya, ia bertanya, "kau mau ke mana?"
Su Ran, "So Jung baru saja meneleponku, ia menungguku di depan toko kue biasa ia beli. Tidak tahu kenapa, tapi ia ingin aku kesana. "
Hae Joo sedikit bingung, "kenapa dia menyuruhmu kesana? Kau tidak bertanya padanya?"
Su Ran, "tidak tahu. "
Hae Joo menggelengkan kepala, "bukankah ia sedang mengantar gaun pesanan? "
Lalu Su Ran segera berjalan keluar, "aku pergi dulu! "
Hae Joo," Hei! Su Ran! "
Hae Joo menghela napas.
Lalu ia berjalan melewati meja kerja So Jung.
Ia masuk dan melihat meja kerja So Jung.
Ia diam sebentar lalu ia berjalan ke ruangannya.
Su Ran melihat mobil So Jung.
Ia mengetuk kaca jendela mobil So Jung.
So Jung yang sedang bersandar di kursinya, lalu ia membuka matanya dan membuka jendela mobilnya.
Su Ran, "So Jung, kau kenapa?"
So Jung berkata, "kau yang setir. Kita antar pesanan gaun itu. "
Lalu So Jung berpindah tempat.
Tanpa banyak tanya, meski Su Ran sedikit bingung, ia masuk ke mobil dan menyetir.
Di perjalanan, Su Ran sesekali melihat So Jung yang sedang tidur.
Lalu Su Ran berkata," So Jung, kau baik baik saja? kau sakit? "
So Jung, "kau menyetir saja. jika sudah sampai bangunkan aku. "
Su Ran diam.
Sampainya di Resor Formosa tempat mempelai wanita menunggu untuk di rias dan juga tempat yang akan digunakan untuk resepsi pernikahan.
Su Ran membangunkan So Jung.
Lalu So Jung bangun.
So Jung, "sudah sampai? "
Su Ran, "iya. Kalau kau sakit, biar aku saja yang masuk membawa gaun itu. Kau di sini saja."
So Jung, "tidak apa-apa. Bantu aku membawakan gaun itu. "
Su Ran menatap So Jung lalu berkata , "baiklah."
So Jung berusaha untuk kuat.
Mempelai wanita sudah menunggu mereka.
lalu So Jung pun mulai membantu mempelai wanita mengenakan gaun pernikahannya, sambil Su Ran ikut membantunya.
__ADS_1
Dari luar, sejak So Jung dan Su Ran datang, Hana dan bibinya tidak sengaja melihat mereka.
Hana lagi-lagi tertarik melihat So Jung membantu mempelai wanita mengenakan gaun pengantin dan meriasnya.
Mereka melihatnya.
So Jung yang sedang sibuk, ia berkata dalam hati, "mungkinkah ini yang terakhir aku membantu mengenakan gaun pengantin? "
So Jung menghela napas, dengan perlahan ia mulai menikmatinya.
Lalu bagian yang terakhir memberi hiasan untuk rambutnya.
Sambil berkata, "kau terlihat cantik sekali. Aku yakin, kau akan jadi mempelai wanita yang paling cantik dan bahagia saat ini. "
Pengantin wanita itu tersenyum senang dan berkata, "terima kasih. "
Lalu So Jung berkata pada Su Ran, "Su Ran, ambilkan bunganya."
Lalu Su Ran menjawab, "baiklah."
So Jung menerima seikat bunga dari Su Ran dan ia memberikan pada pengantin wanita itu sambil berkata, "ini bunganya. Nah sekarang sudah lengkap. Kau sudah siap untuk upacara pernikahan. "
Mempelai wanita itu tersenyum dan mengangguk.
Lalu ia mulai berjalan keluar bersama dengan sahabatnya.
So Jung tersenyum melihatnya, ia menghela napas sebentar.
Lalu ia menoleh pada Su Ran dan berkata, "Su Ran, kau bisa bantu aku untuk membereskannya. "
Su Ran," baiklah, tentu saja. "
So Jung duduk di kursi dekat meja rias.
Tiba tiba ia melihat ada seseorang berdiri di depannya, ia pun melihatnya.
Hana," kau lelah? "
So Jung tersenyum, "kak Hana...kau ada disini? "
Hana mengangguk.
Dan beberapa saat datang Nyonya Song dan berdiri di samping Hana.
Nyonya Song, "sepertinya membantu mengenakan gaun pernikahan dan merias mempelai wanita itu tadi membuatmu menguras begitu banyak tenaga."
So Jung tersenyum," sepertinya begitu. "
Hana, "kali ini, aku lihat kau begitu menikmatinya,bahkan sangat menikmatinya. "
So Jung tersenyum," benarkah, terlihat seperti itu? "
Hana mengangguk.
So Jung tertawa kecil, "bibi benar. "
Su Ran, "So Jung, aku bawa ke mobil dulu semuanya."
So Jung menoleh pada Su Ran dan berkata, " baiklah, tunggu aku sebentar."
Su Ran mengangguk dan ia berpamitan pada Nyonya Song dan Hana.
So Jung melihat Su Ran sambil berjalan pergi dan berkata," memang rasanya, hari ini tidak seperti biasanya. Aku memang sangat menikmatinya."
Hana dan Nyonya Song menatapnya.
Hana merasa So Jung terlihat seperti sedang kurang sehat.
So Jung terlihat berbeda kali itu.
Lalu So Jung menoleh ke Hana dan Nyonya Song, ia tersenyum dan berkata," baiklah, aku harus kembali ke boutiq. "
Nyonya song, "kau tidak ingin makan siang bersama kami dulu? "
So Jung menatap Nyonya Song," aku ingin sekali, tapi sepertinya aku harus segera kembali ke boutiq, jika tidak Hae Joo pasti akan benar benar memecatku."
Nyonya Song dan Hana tertawa mendengarnya.
Lalu So Jung berdiri, tiba tiba terasa perih lagi di dadanya. Ia terdiam sebentar.
Nyonya Song dan Hana menatapnya.
Hana segera memegangi lengan So Jung dan berkata, "So Jung, kau kenapa? "
So Jung menarik napasnya dan melepaskannya.
Nyonya Song yang juga memegangi lengan So Jung dan berkata, "So Jung ?"
So Jung menatap Nyonya Song dan ia menggelengkan kepala.
Ia berkata, "aku tidak apa-apa. sepertinya aku memang sangat kelelahan. "
Ia tersenyum.
Hana, "kalau kau benar benar lelah, lebih istirahat dulu disini. aku akan mengantarmu ke kamar."
__ADS_1
So Jung tersenyum, "nanti aku akan mengambil cuti lagi, dan aku akan berlibur disini. "
Hana tersenyum mendengarnya, "kau ini..."
So Jung, "aku harus segera pergi. sampai jumpa. "
Nyonya Song, "hati hatilah. Dan segeralah minta cuti pada Hae Joo. "
So Jung tersenyum dan mengangguk.
Lalu So Jung berjalan pergi.
Hana masih melihat So Jung berjalan pergi.
ia sedikit mencemaskan So Jung.
Ia memang merasa So Jung seperti sedang sakit, tapi entah So Jung sengaja menyembunyikannya.
Di dalam mobil, Su Ran hanya diam saja.
So Jung mengambil air minumnya, dan ia memakan sebuah pil obat yang ia ambil dari dalam tasnya.
Sampai di depan boutiq,
Su Ran berkata, "So Jung, kita sudah sampai."
So Jung membuka matanya dan berkata,' Su Ran, hari ini terima kasih. aku benar benar merepotkanmu. "
Su Ran menggelengkan kepala dan berkata," tidak apa-apa, aku senang membantumu. "
So Jung, "aku sedikit tidak enak badan, karenanya aku meminta tolong padamu tadi untuk membantuku. Jika Hae Joo marah, aku yang akan mengatakannya, kau tidak usah khawatir."
Su Ran tersenyum dan mengangguk, lalu ia berkata, "baiklah, aku turunkan barang-barang yang lain."
So Jung mengangguk.
Saat hendak turun Su Ran berkata sambil menoleh pada So Jung," jika kau memang tidak enak badan, lebih baik istirahatlah. Cepat sembuh So Jung. "
So Jung menatap Su Ran, lalu ia tersenyum, "terima kasih, Su Ran."
Su Ran pun tersenyum dan turun dari mobil.
So Jung masuk ke boutiq.
Ia masuk ke ruangannya.
Beberapa saat Hae Joo masuk ke ruangan So Jung.
So Jung yang sedang membereskan beberapa peralatannya.
Hae Joo berkata, "kau kenapa? Kenapa kau meminta Su Ran untuk menemuimu dan sampai sekarang kalian baru kembali. bukankah kau seharusnya mengantar pesanan gaun pengantin di resor Formosa? "
So Jung sambil membereskan peralatannya dan mulai mendesain, ia menjawab, "aku sedikit tidak enak badan. Karena itu aku minta tolong Su Ran untuk membantuku mengantar pesanan gaun. "
Hae Joo," kau tahu bukan? Hari ini, kita semua sudah sibuk dengan banyaknya pesanan. Su Ran juga harus mengerjakan pekerjaannya dan mengantar gaun. So Jung..."
So Jung langsung memotong pembicaraan Hae Joo dan berkata, "aku minta maaf. "
Hae Joo terdiam sambil menatap So Jung.
So Jung, "aku minta maaf, ini tidak akan terjadi lagi. "
Hae Joo, "Hei! Lee So Jung! Kalau kau sedang tidak enak badan, lebih baik kau ambil cuti lagi. kau boleh pulang! "
Lalu Hae Joo berjalan keluar.
So Jung menghela napas.
Ia berdiri dan duduk di kursi depan meja kerjanya.
Ia mengambil sebuah amplop putih di laci.
Dan ia menatap lama amplop putih itu.
Sore itu So Jung sengaja kembali lebih awal.
Ia memberikan kue pada Yun Hee dan Su Ran, dan juga ia menitipkan kue untuk Hae Joo.
Saat Su Ran mengantar kue dari So Jung ke ruangan Hae Joo.
Hae Joo melihatnya dan berkata," kue dari siapa ini?"
Su Ran," So Jung menitipkan kue ini untukmu. "
Hae Joo menatap kue itu.
Lalu Su Ran berkata," baiklah, aku pulang dulu. "
Hae Joo," So Jung, dia sudah pulang ?"
Su Ran,' iya, ia sudah pulang. Sebenarnyaaku merasa So Jung akhir akhir ini sedikit berbeda. Ia terlihat seperti sedang sakit. tapi apakah itu benar atau tidak, aku tidak tahu. Hari ini, ia memang benar benar terlihat sedang sakit. ia berusaha kuat, untuk membantu mempelai wanita tadi mengenakan gaun pernikahannya. "
Hae Joo mengangguk, "kau pulanglah. "
Su Ran mengangguk dan ia keluar.
__ADS_1
Hae Joo menghela napas.
...----------------...