
So Jung yang di dalam mobil perjalanan menuju rumah bibi Song, ia berkata dalam hati, "Aku sudah tahu keluargaku itu sudah cukup. Aku akan berada di samping mereka sampai akhir hidupku. "
Ia menghela napas lalu berkata lagi dalam hati, "Dan rasanya... mereka tidak perlu siapa aku dan juga penyakitku. Yang terpenting bisa melihat mereka bahagia saja itu sudah cukup. "
So Jung tersenyum dan berkata , "Aku harus kuat!"
Sebelum sampai, So Jung menelepon Hye Kyung, "Hye Kyung. Aku sedang menuju ke rumah ibumu. Kau ada di mana?"
Hye Kyung," Baiklah,aku sedang menjemput So Ra, dan sebentar lagi aku ke sana. "
So Jung, "Baiklah, sampai bertemu nanti. "
Lalu So Jung menutup teleponnya.
Beberapa saat sampailah di depan rumah bibi Song.
Ia menghela napas sebentar.
Lalu ia turun dari mobil.
Ia berjalan pelan.
Dan ia berhenti sambil menatap pintu rumah.
cukup lama ia berdiri.
Tanpa di duga, beberapa saat kak Hana datang dengan mobilnya.
Ia turun dari mobilnya. Hana," So Jung?..."
So Jung yang terus melihat ke arah mobil, ia terkejut melihat kak Hana.
Ia pun berkata," Kak Hana?..."
Hana tersenyum dan mendekatinya, lalu berkata, "Kau kemana saja beberapa hari ini? "
So Jung tersenyum," Aku berlibur kak. "
Hana," Berlibur? Lihat kau ini. tidak biasanya kau berlibur dan mengambil cuti begitu banyak. Sepertinya kau sudah tidak takut lagi dengan Hae Joo."
So Jung tertawa dan menjawab, "Kakak benar..."
Tiba -tiba So Jung menghentikan kata-katanya.
Rasanya sudah lama sekali, ia tidak memanggil "Kakak" .
Ia menatap Hana.
Ia berkata dalam hati, "Aku benar-benar rindu denganmu kak..."
Hana menatap So Jung dan berkata, "So Jung? Kau kenapa? "
So Jung menggelengkan kepala, "tidak, tidak apa- apa kak. hanya saja rasanya, sudah lama sekali tidak bertemu dengan kakak."
Hana tersenyum," Aku juga rindu denganmu. Tidak ada yang menggangguku selain Hye Kyung. "
So Jung tersenyum.
Hana," Baiklah, ayo kita masuk. Di luar sangat dingin. Bibi pasti juga sudah menunggu. "
Lalu mereka berjalan masuk.
Bibi Song menyambut mereka.
Bibi Song memeluk So Jung dan berkata," Lama sekali kau tidak bermain kemari."
Lalu bibi Song melepaskan pelukannya.
So Jung tersenyum dan menjawab, "Maaf bi."
Bibi Song," Sepertinya kau sangat puas dengan liburanmu. "
So Jung tersenyum dan mengangguk.
Hana," Dan dia sudah tidak takut lagi dengan Hae Joo."
Bibi Song tertawa kecil.
Bibi Song," Kalau begitu, duduklah dulu. tinggal 1 masakkan lagi sudah selesai dan siap untuk dihidangkan. Sambil menunggu Hye Kyung, So Ra dan ayah Hye Kyung. "
__ADS_1
So Jung, "Biar aku bantu bi. "
Bibi Song," Tidak usah. Kau duduk saja di sini. kali ini biar bibi yang memasak semuanya. Tunggulah dulu."
Lalu bibi Song berjalan ke dapur.
Hana,"Tunggu sebentar, aku letakkan tas kerjaku dulu di kamarku. "
So Jung tersenyum dan mengangguk.
Ia duduk sambil melihat sekelilingnya. Lalu ia berdiri dan berjalan ke arah piano.
Ia ingat, dulu ia sering memainkan piano bersama ibu dan kakaknya.
Lalu ia melihat album foto di atas piano.
Sambil mengamatinya, ia pun dengan ragu membuka album foto itu.
Dan ternyata adalah foto keluarga, dan di situ juga ada foto- foto ibunya.
Dalam hati ia berkata, "Ibu...”
Ia menghela napas, lalu menutup album foto itu.
Ia duduk di kursi depan piano.
Saat menekan salah satu nada.
Hana datang dan berkata, "So Jung..."
So Jung terkejut.
Hana, "Kau bisa bermain piano?"
So Jung menoleh dan tersenyum sambil menggelengkan kepala, ia berkata, "Aku tidak bisa kak."
Hana, "Aku pikir, kau bisa memainkan piano."
So Jung lalu berdiri.
Hana berkata, "Dulu... aku sering memainkannya bersama ibu dan adikku. Tapi setelah adikku tidak ada, ibu sama sekali tidak pernah memainkannya. Begitu juga aku."
So Jung tiba -tiba berkata, "Sebenarnya, bagaimana bisa adik kak Hana menghilang? "
Hana menoleh pada So Jung.
Detak jantung So Jung berdetak cepat, lalu So Jung berkata lagi," Apakah... kalian meninggalkannya?..."
Hana terkejut mendengarnya.
Hana, "So Jung..."
Beberapa saat Hye Kyung datang bersama So Ra.
So Ra, "Bibi So Jung! "
So Jung menoleh begitu juga Hana.
So Ra segera memeluk So Jung dan berkata, "So Ra rindu pada bibi So Jung."
So Jung tersenyum dan jongkok di depan So Ra sambil berkata," Bibi juga rindu padamu. "
So Ra tersenyum.
Hye Kyung tersenyum dan berkata, "Kau sudah sampai dari tadi?"
So Jung mengangguk.
Hye Kyung menatap Hana.
Hana masih terus diam dan masih sedikit terkejut dengan pertanyaan So Jung.
Hye Kyung, "kak Hana? Kau kenapa?"
Hana akhirnya menoleh pada Hye Kyung dan berkata, "Tidak apa-apa. aku bantu bibi dulu di dapur."
Lalu ia berjalan ke dapur.
So Jung mengerti kenapa Hana tiba- tiba terdiam.
__ADS_1
Tapi ia tidak menghiraukannya.
Beberapa saat Mereka makan malam bersama.
Hana masih diam saja.
Begitu juga So Jung.
So Jung hanya diam sambil menikmati makan malam itu.
Hye Kyung, "Ayah pulang malam, bu?"
Bibi Song menjawab," Iya, tadi ayahmu menelepon ibu. Ia bilang ada meeting . Karena itu tidak bisa makan malam di rumah. untung saja So Jung datang hari ini. "
So Jung tersenyum.
Setelah makan malam, So Jung tidak bisa berlama -lama di rumah Hye Kyung karena masih harus kembali ke boutiq.
Ia tidak tenang jika belum menyelesaikan beberapa pekerjaannya.
So Ra sudah tertidur.
Lalu So Jung berpamitan saat Hye Kyung turun dari kamar.
Hye Kyung, "Aku antar kau keluar So Jung. "
So Jung mengangguk.
Sambil So Jung tersenyum.
lalu ia berpamitan pada bibi Song dan juga Hana.
Hana, "biar aku saja yang antar So Jung keluar."
So Jung menatap kak Hana.
Lalu mereka keluar.
Saat hendak masuk ke mobil, So Jung menghentikan langkahnya dan berkata, "kak Hana, mengenai tadi maafkan aku, seharusnya aku tidak berkata seperti itu."
Hana tersenyum dan menoleh pada So Jung, ia berkata," Mungkin, adikku juga bisa mengatakan hal yang sama sepertimu."
So Jung menatap Hana.
Hana," Aku bisa mengerti jika ia berpikir demikian. Saat itu...memang kesalahanku. Jika seandainya, aku tidak berlari begitu saja ke toilet dan ibu mengikutiku. Adikku tidak akan hilang. "
So Jung terkejut mendengarnya.
Hana lalu menoleh dan menatap So Jung, "Aku...akan terus mencarinya sampai aku menemukannya. "
So Jung berkata, "Jika...ia tidak ingin bertemu denganmu,mungkin ia sudah menemukanmu tapi ia masih berpikir bahwa kalian meninggalkannya, apa kau akan terus mencarinya?"
Hana menatap So Jung, ia lalu diam sebentar dan berkata," Aku akan terus mencarinya, sampai aku menemukannya dan ia mau memaafkanku."
So Jung diam menatap wajah Hana.
Lalu ia berkata," Setelah mendengarkan apa yang kau katakan, jika aku sudah bertemu dengan keluargaku, aku...pasti akan memaafkannya. "
Hana terkejut mendengarnya.
meski ia tahu, bahwa So Jung juga ditinggalkan orang tuanya.
Lalu So Jung berusaha tersenyum dan berkata, "Baiklah, aku harus kembali. Terima kasih sudah mengantarku kak. sampai jumpa."
Lalu So Jung masuk ke dalam mobil. Dan ia menjalankan mobilnya dan pergi.
Hana masih melihat mobil So Jung.
So Jung meneteskan air matanya sambil melihat kakaknya yang masih berdiri lewat kaca spion mobilnya.
Ia tidak menyangka dengan semua yang di katakan kakaknya.
Malam itu, ia membuka gambar desain yang pernah ia buat untuk kakaknya. Ia menatap gambar desain itu. ia menghela napas dan ia tersenyum.
lalu ia mulai menggarap desain gaun pernikahan itu. semalaman ia menggarapnya.
Meski tidak langsung selesai dan butuh waktu.
Hingga ia tertidur di tempat kerjanya.
__ADS_1
...----------------...