My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 28 Panti Asuhan


__ADS_3

Keesokan harinya.


Adalah hari libur.


Pagi pagi Te Ha menelepon So Jung.


So Jung, " Kim Te Ha? "


Te Ha," So Jung, aku tunggu kau di depan. "


So Jung, "Di depan apartemenku? "


Te Ha," Iya, benar. "


Lalu So Jung keluar ke apartemen.


So Jung, "Te Ha, untuk apa kau kemari?"


Te Ha, "Hari ini hari libur Lee So Jung. Kau mau tidur saja begitu ? "


So Jung, "Kau ini benar-benar menyebalkan."


Te Ha, "Sudahlah, ikut denganku. Kau bilang, kau ingin menemui bibi Lee."


So Jung berpikir sebentar.


Akhirnya ia mau.


Lalu mereka pergi bersama.


Sampainya di panti asuhan, bibi Lee menyambut mereka.


So Jung membawa banyak sekali makanan kesukaan bibi Lee dan juga untuk anak-anak panti asuhan.


Sore itu cuaca sangat sejuk.


Sambil menikmati pemandangan di taman.


So Jung di temani Te Ha.


Te Ha, "Sepertinya sudah lama sekali kau tidak kemari."


So Jung tersenyum," Beberapa bulan ini aku sedikit sibuk dengan pesanan gaun. Jadi aku jarang kemari. "


So Jung menghirup udara segar.


Lalu ia berkata, "Sudah lama sekali tidak merasakan udara di sini. Raanya ingin terus di sini saja."


Te Ha tersenyum menatap So Jung.

__ADS_1


Ia suka melihat wajah So Jung.


So Jung, "Jika aku tinggal disini, pasti Hae Joo akan memarahiku."


Te Ha tertawa mendengarnya, "Hae Joo benar-benar galak. "


So Jung tertawa.


So Jung berkata, "Tapi Te Ha, jika boleh. Aku ingin disini saja. "


Te Ha menatap So Jung.


So Jung," Kang Min Yok... dia meminta cerai. "


Te Ha terkejut mendengarkan So Jung.


So Jung, "Beberapa bulan terakir ini, kami sering bertengkar. Sejak, aku keguguran, saat itulah dia sudah bukan Kang Min Yok yang dulu lagi. "


Te Ha," So Jung..."


So Jung," Naaf Te Ha. Aku jadi bercerita padamu. "


Te Ha, "Tidak apa-apa, Aku senang kau mau menceritakan masalahmu. Karena belakangan ini, aku lihat kau sering menangis sendirian. "


Te Ha melanjutkan kata katanya lagi, "Meski aku tidak tahu apa masalahnya, jika masih bisa dipertahankan. Kenapa tidak? "


So Jung yang mendengar berkata dalam hati, "Kau tidak tahu Te Ha. Pernikahanku dengan Kang Min Yok sudah tidak bisa dipertahankan lagi, karena diantara kami sudah ada Shen In Jung."


Beberapa saat Bibi Lee datang," Ternyata kalian ada di sini. Ayo kemari, masakan sudah siap. "


So Jung dan Te Ha menoleh.


Lalu mereka segera mengikuti bibi Lee.


Setelah makan bersama.


Te Ha bermain dengan anak anak.


Sedangkan So Jung membantu bibi Lee mencuci piring.


Bibi Lee, "Kim Te Ha, laki laki yang baik. Dia temanmu saat di SMA bukan?"


So Jung mengangguk, "Iya bi. "


Bibi Lee, " Lalu bagaimana kabar Kang Min Yok ? kenapa belakangan kau jarang mengajaknya kemari lagi? "


So Jung tersenyum, "Min Yok sedang sibuk dengan pekerjaannya di JeJu. Karenanya aku belum bisa mengajaknya kemari. "


Bibi Lee, "Hubungan kalian baik-baik saja bukan ? "

__ADS_1


So Jung, "Iya bi. Kami baik-baik saja"


.


Bibi Lee," Sebuah pernikahan itu, harus bisa saling mengerti, memahami dan menerima satu sama lain. "


So Jung mengangguk, "Iya bi. Aku mengerti. Itu akan selalu aku ingat. "


So Jung tersenyum pada bibi Lee.


Mereka melanjutkan lagi mencuci piring.


Lalu So Jung berkata lagi," Belakangan ini, aku sering bermimpi dan teringat tentang ibuku. "


Te Ha yang sedang berjalan menuju dapur menghentikan langkahnya.


Bibi Lee yang mendengarkan kata kata so Jung menoleh, "Ibumu?"


So Jung, "Iya bi. Sudah lama sekali aku tidak mengingat tentang ibuku. Sejak hari itu, aku tidak mau mengingatnya. Tapi entah kenapa belakangan ini, ada seseorang yang senyumanya, pelukannya bahkan jika bersama dengannya benar-benar mirip dengan ibuku."


Bibi Lee, "So Jung, bagaimanapun juga ibumu tetap ibumu, saat itu kau tidak tahu kenapa ibumu meninggalkanmu. Pasti ada alasannya. Kenapa kau tidak mencoba untuk mencari ibumu? "


So Jung diam, lalu ia menggelengkan kepalanya," Tidak bi. Jika memang ibu punya alasan, kenapa sampai sekarang ia tidak mencariku. Terima kasih dengan nasehat bibi. Tapi, jika bukan ibu yang mencariku, aku tidak akan mencarinya."


Bibi Lee menghela napas.


Te Ha mengurungkan niatnya untuk ke dapur, lalu ia berjalan keluar.


ia berkata dalam hati, "So Jung... Jadi ternyata kau pernah mengalami rasanya ditinggalkan, bahkan oleh orang tuamu sendiri. dulu banyak hal yang belum ku ketahui tentangmu. Tapi sekarang, aku bersyukur bisa sedikit lebih banyak mengetahui tentangmu. Aku pasti akan menjagamu. Aku akan melindungimu sampai kapanpun. "


Malam itu, Te Ha mengantar So Jung kembali.


Sampai di apartemen,


So Jung berkata, "Terima kasih Te Ha untuk hari ini, kau sudah mengantarku dan menemaniku ke panti asuhan. "


Te Ha tersenyum dan mengangguk.


So Jung, "Hati- hati, sampai jumpa."


Te Ha, "Sampai jumpa. "


Lalu So Jung turun dari mobil.


Sebelum masuk, ia tersenyum pada Te Ha.


Lalu ia berjalan masuk ke apartemen.


Te Ha menghela napas bahagia.

__ADS_1


Lalu ia menyalakan mobilnya dan pergi.


...----------------...


__ADS_2