My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 22 Bukan Ulang Tahun Sebenarnya


__ADS_3

Saat So Jung sedang duduk di taman.


Hana hendak berangkat ke resor, ia mendekati So Jung.


Hana," So Jung..."


So Jung menoleh, "Kak Hana. Kau belum berangkat ke resor? "


Hana tersenyum, "Setelah ini aku akan berangkat."


Lalu Hana duduk di samping So Jung.


Hana mengeluarkan sesuatu dan memberikannya pada So Jung.


So Jung menoleh, "Apa ini kak?"


Hana," Selalu ada hadiah bagi yang berulang tahun. Ini untukmu."


So Jung tersenyum," Kak Hana..."


So Jung menerimanya dan membuka kotak hadiah itu.


Ternyata sebuah gelang dengan hiasan bintang.


Hana tersenyum, "Semoga kau suka."


So Jung, "Bagus sekali kak. terima kasih. aku sangat menyukai gelang ini. "


So Jung lalu mengambil gelang itu dan hendak memakainya.


Hana membantu memakaikannya.


Hana jadi teringat, ia pernah sekali memberikan sebuah gelang pada adiknya.


Saat kecil Hana membuatkan sebuah gelang dari mutiara mainan.


Dan ia berikan pada adiknya.


Adiknya begitu menyukainya.


So Jung, "Cocok untukku kan kak?"


Hana mengangguk, "Sangat cocok. Syukurlah kau menyukainya."


Hana berkata lagi, "Baiklah, aku harus ke resor. "

__ADS_1


Hana berdiri.


Tiba- tiba So Jung memegang tangan Hana dan berkata, "Kak Hana..."


Hana menoleh.


So Jung berdiri dan berkata, "Terima kasih. terima kasih untuk hari ini. Aku bisa merasakan lagi rasanya memiliki sebuah keluarga. "


So Jung tiba- tiba memeluk Hana.


Hana sangat terkejut. Tangannya akhirnya membalas pelukan So Jung.


Ia lalu berkata, "So Jung, aku bisa mengerti apa yang kau alami saat ini. apapun yang terjadi, kau tidak pernah sendirian. Ada aku, dan juga ada yang lainnya. Kau mengerti? "


Tanpa di duga bibi Song melihat mereka.


Ia menghela napas.


So Jung bisa merasakan pelukan yang sama dengan pelukan ibunya saat ia memeluk Hana.


Hana tersenyum.


lalu So Jung melepaskan pelukannya, "Baiklah, hati-hati kak. "


Hana mengangguk.


So Jung berkata dalam hati," Kenapa aku jadi sering teringat ibu. Kak Hana, ia semakin mirip dengan ibu. "


So Jung menghela napas.


Hana yang ada di mobil perjalanan ke Resor memikirkan tentang So Jung.


Hana berkata dalam hati, "So Jung... "


ia menghela napas.


Setelah selesai menyantap masakan dari bibi Song, mereka berpamitan untuk bekerja.


Te Ha mengantar So Jung.


Karena Hae Joo harus pergi menemui klien dulu.


Te Ha, "Kau tidak menjenguk ke panti asuhan ?"


So Jung menoleh, "Mungkin besok minggu saat hari libur aku akan menjenguk bibi Lee di panti Asuhan ."

__ADS_1


Te Ha mengangguk.


So Jung menghela napas," Bibi Lee, dia orang yang benar-benar berjasa bagi ku. Bahkan bagi semua anak anak di panti Asuhan. Jika malam itu aku tidak bertemu dengannya. Mungkin aku sudah jadi gelandangan..."


Te Ha menoleh menatap So Jung.


Lalu So Jung berkata lagi, "Namaku, hari ulang tahunku, semuanya adalah pemberian bibi Lee. Aku memang tidak mau memakai nama dan hari ulang tahunku lagi sejak hari itu. "


Te Ha, "So Jung..."


So Jung," Maaf, aku jadi melantur seperti ini. "


Te Ha tersenyum dan berkata," Tidak apa-apa. Aku senang kau mau berbagi cerita denganku. "


So Jung tersenyum," Terima kasih Te Ha. "


Sampainya di depan boutiq,


So Jung hendak turun dari mobil.


Tapi Te Ha memanggilnya, "So Jung...tunggu sebentar. "


So Jung, "Ada apa Te Ha ? "


Te Ha mengeluarkan sebuah Syal yang sangat indah.


So Jung, "Untukku? "


Te Ha mengangguk," Selamat ulang tahun. Maaf aku hanya memberikan sebuah syal padamu. Tapi aku harap syal ini bisa membuatmu hangat. Cuacapun mulai dingin."


So Jung tersenyum, "Terima kasih Te Ha. Syal ini sangat indah. Tentu saja aku menyukainya."


So Jung turun dari mobil.


Sebelum menutup pintu ia berkata, "Terima kasih sudah mengantarku. Sampai jumpa. "


Te Ha mengangguk.


Lalu So Jung masuk ke dalam boutiq.


Te Ha menjalankan mobilnya dan pergi.


Te Ha teringat kata kata So Jung.


Dan ia berkata, "Jadi hari ulang tahunnya selama ini, bukanlah hari ulang tahunnya yang sebenarnya. sebenarnya apa yang terjadi pada keluarganya? "

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2