My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 74


__ADS_3

Sementara itu,


Te Ha mengajak Wei Xiang ke rumah kak Hana.


Hari sudah sore.


Ia menarik nafas saat masih berdiri di depan gerbang.


Wei Xiang menoleh dan berkata," kenapa kita tidak menelepon Hye Kyung dan kita bisa memberitahunya. Jika tidak, aku bisa memberitahunya."


Te Ha," aku ingin bertemu juga dengan kak Hana dan Nyonya Song."


Wei Xiang menatap Te Ha.


Ia penasaran dengan maksud Te Ha.


Tanpa diduga.


Mobil Hye Kyung terlihat baru saja berhenti.


Dan terlihat Hye Kyung keluar bersama Hana.


Hye Kyung cukup terkejut melihat Kim Te Ha dan suaminya, Wei Xiang berdiri di depan rumahnya.


Hye Kyung," Kim Te ha...Wei Xiang?"


Te Ha menatap Hye Kyung dan Hana.


Lalu Te Ha sedikit menundukkan kepalanya memberi salam pada Hana.


Hana pun juga menundukkan kepalanya dan memberi salam.


Di ruang tamu.


Hye Kyung dan Hana duduk berhadapan dengan Kim Te Ha dan Wei Xiang.


Beberapa saat, Nyonya Song berjalan keluar dari dapur bersama dengan So ra.


So ra begitu senang melihat kedatangan Te Ha.


Karena Nyonya Song melihat sepertinya Te Ha ingin membicarakan sesuatu yang penting.


Lalu ia berkata," kalau begitu. Aku akan bersama Sora memasak untuk makan malam dulu. Kalian berbincanglah."


Nyonya Song menoleh ke So ra," ayo Sora."


Te Ha berdiri dan berkata," maaf bibi Song. Aku juga ingin berbicara dengan anda. "


Nyonya Song terkejut menatap Te Ha.


Begitu juga Hye Kyung dan Hana.

__ADS_1


Wei Xiang lalu berdiri dan mendekati putrinya.


Wei Xiang lalu menggendong So Ra.


Dan berkata," So ra kita buatkan teh untuk mereka semua."


So Ra mengangguk,"baik Ayah."


Wei xiang lalu berjalan ke dapur sambil menggendong So ra.


Te Ha terlihat begitu serius.


Hye Kyung," Kim Te Ha, sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan?"


Te Ha akhirnya mulai bicara.


Te Ha," aku kemari ingin memberitahu tentang So Jung."


Hana menatap Te Ha dengan terkejut.


Begitu juga Hye Kyung.


Hye Kyung," So Jung?! Dia sudah ditemukan? "


Te Ha menatap Hye Kyung.


Hye Kyung ," apa yang terjadi pada So Jung?! "


Te Ha menarik nafas.


Hye Kyung menarik nafas lega. Begitu juga Hana dan Nyonya Song.


Hana," apakah...kondisinya sedang tidak baik? "


Te Ha menatap Hana.


Hana," dr Kim...?"


Te Ha mengangguk.


Dan berkata," kedatanganku kemari, bukan hanya memberitahu tentang kondisi So Jung. Aku ingin memberikan ini pada Kak Hana."


Te Ha meletakkan sebuah amplop coklat dimeja.


Dan ia sodorkan ke depan Hana.


Hana menatap Te Ha.


Lalu ia mengambil amplop coklat itu, dan ia membukanya.


Ia mengambil kertas putih di dalamnya.

__ADS_1


Sambil membaca tulisan kertas itu.


Tiba tiba wajahnya terlihat terkejut.


Lalu ia menatap Kim Te Ha.


Hana," ini..."


Hye Kyung dan Nyonya Song masih penasaran dengan isi kertas itu.


Kim Te Ha mengangguk," itu adalah hasil tes DNA yang dilakukan So Jung dengan kak Hana. "


Hye Kyung," Tes DNA?!"


Kim Te Ha," So Jung...sepertinya melakukan itu secara diam diam saat ia mulai mengetahui sesuatu tentang kak Hana. Hasil dari tes itu 99% memiliki kecocokan. Dan itu artinya So Jung dan kak Hana adalah saudara. "


Semuanya terkejut mendengarnya.


Hana meneteskan airmata.


Begitu juga Nyonya Song.


Kim Te Ha," sebenarnya, sudah sekitar 1 bulan lalu, So Jung mulai menceritakan padaku bahwa ia sudah menemukan keluarganya.


Ia bilang, bahwa kakaknya akan menikah. Dan meminta So Jung untuk mendesain gaun pernikahannya nanti. "


Semuanya menatap Te Ha.


Hana tidak bisa menahan airmatanya.


Te Ha melanjutkan lagi," saat itu, aku masih belum menyadarinya. Hingga beberapa minggu lalu. Aku baru mulai menyadarinya setelah bertemu dengan Kak Jai Wan. "


Nyonya Song yang juga meneteskan air matanya," So Jung, dia...adalah Hye Na..."


Te Ha menarik nafas.


Lalu ia berkata ," kak Hana, Bibi Song. Kalian tidak ingin melihat So Jung?"


Hana menutup bibirnya dengan ke dua tangannya.


Ia benarbenar tidak menyangka. Ia selalu ingin So Jung adalah Hye na adiknya. Tapi ia tidak pernah percaya bahwa So Jung adalah adiknya.


Hye Kyung yang meneteskan airmatanya juga.


Ia merangkul ibunya.


Hana," aku akan menemuinya. Aku harus menemuinya."


Hanapun berdiri.


Akhirnya mereka menuju ke rumah sakit.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2