
Sampai di rumah sakit.
So Jung segera diberi pertolongan pertama.
Tim medis dan beberapa dokter berusaha menyelamatkan So Jung.
Hana begitu mengkhawatirkan keadaan adiknya.
Begitu juga Te Ha dan juga Nyonya Song.
Tuan Song terus memegangi pundak istrinya.
Beberapa saat, Hye Kyung datang bersama Hae Joo.
Hye Kyung memberikan ke Hana sebuah tas berisi baju ganti untuk Hana.
Hye Kyung," kak Hana , aku membawakan baju ganti untukmu. Gantilah pakaianmu dulu, aku akan membantumu untuk melepas gaun itu."
Hana hanya mengangguk.
Lalu Hye Kyung menggandeng Hana ke toilet untuk membantunya melepas gaun.
Setelah selesai,
Mereka kembali lagi ke ruang tunggu.
Wei Xiang setelah mendapat kabar dari Hye Kyung.
Ia segera berlari dari ruang kerjanya menuju ruang gawat darurat.
Semuanya sudah ada disana menunggu So Jung.
Dan beberapa saat, In Jung juga datang.
Setelah hampir 1 jam.
Dokter Kim keluar.
Semuanya segera berdiri.
Dan Hana berjalan mendekati dokter Kim.
Hana," dokter Kim, bagaimana dengan adikku?"
__ADS_1
Dokter Kim menarik nafas.
Ia menatap semuanya.
Lalu menatap Hana.
Ia menjawab," Nona Lee, sudah berhasil melewati masa kritisnya.
Tapi...kondisinya tidak baik. Tubuhnya sudah melemah. Dengan kondisinya saat ini, kita harus segera menemukan donor jantung untuknya. Hanya saja, jika tidak segera menemukan donor jantung untuknya..."
Semuanya menatap dokter Kim.
Dokter Kim memberanikan untuk berkata," maafkan aku. Nona Lee...tidak akan bisa bertahan lama."
Hana begitu terkejut mendengarnya.
Nyonya Song hampir pingsan mendengarnya.
Tangis Hana pun pecah saat itu.
Dokter Kim sedikit membungkukkan badannya," maafkan aku..."
Lalu ia menoleh ke Kim Te Ha dan berkata lagi ," maafkan aku dr Kim."
Ia hanya terdiam saat itu.
Dokter Kim berkata ," kami akan memindahkannya ke kamar perawatan intensif. Agar bisa lebih memonitor keadaannya."
Setelah membunggkukkan badannya lagi, dokter Kim berjalan pergi.
Semuanya begitu sedih saat itu.
Jai wan hanya bisa merangkul Hana.
Hae Joo,Hye Kyung dan In Jung, mereka juga menangis.
Hana masuk melihat keadaan So Jung.
Ia mendekati adiknya.
Dan melihat beberapa alat terpasang di hidungnya, di dadanya.
Wajah So Jung terlihat pucat.
__ADS_1
Hana begitu sedih melihatnya.
Ia dengan pelan, mengusap kepala So Jung.
Lalu memegang tangan kanan adiknya.
Hana," Hye Na...masih ada banyak hal yang belum kita lakukan berdua. Kau harus kuat. Kakak mohon..."
Cukup lama Hana duduk di samping adiknya.
Lalu setelah itu bergantian dengan lainnya.
Hye Kyung, Hae Joo dan In Jung menjenguk Sahabatnya sebentar.
Mereka hanya diam melihat sahabatnya terbaring lemah dan tidak sadarkan diri.
So Jung yang selama ini begitu bersemangat.
Begitu baik dan memperhatikan sahabat sahabatnya.
Mereka begitu sedih melihat keadaan sahabatnya.
In Jung berkata dalam hati," aku ingin kau membantuku mengenakan gaun pengantinku, So Jung. Maafkan aku , sebagai sahabatmu. Aku sudah melukaimu. Maafkan aku So Jung."
Dalam hati Hye Kyung ia berkata," So Jung...kita baru saja tahu bahwa kita saudara. Kenapa kau pergi begitu saja..."
Sementara itu Hae Joo juga berkata dalam hati," jika kau masih menganggapku sahabatmu. Kau harus sembuh So Jung. Dan aku menunggumu kembali bertengkar lagi denganku. Kau tahu, aku sangat kesepian di boutiq."
Semuanya meneteskan airmatanya.
Malam itu,
Te Ha cukup lama menemani So Jung.
Te Ha," aku sudah berjanji tidak akan meninggalkanmu. Aku akan terus menemanimu So Jung. "
Te Ha menatap So Jung.
Lalu ia mulaƬ bercerita.
Saat pertama kali menyukai So Jung di bangku SMA.
Te Ha tersenyum meski ada air mata yang mengalir di pipinya.
__ADS_1
...----------------...