My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 64


__ADS_3

Keesokan harinya,


So Jung seperti biasa, ia mengerjakan desain untuk pesanan 2 gaun pernikahan 1 minggu lagi.


ia terlihat sedikit sibuk kali itu. ia juga membuat gaun pernikahan untuk kakaknya.


Sambil beberapa hari sebelumnya ia mulai membuat desain gaun pernikahan yang cukup banyak dengan berbagai model yang berbeda.


Sore itu, hujan turun.


Ia menghentikan pekerjaannya dan melihat jendela dan berdiri.


Hae Joo yang sedang berjalan hendak ke dapur mengambil minuman hangat melihat So Jung lagi-lagi berdiri di dekat jendela.


Ia menghela napas dan menggelengkan kepala, lalu ia berjalan mendekati So Jung.


Dan berkata," Nona Lee So Jung, sebenarnya apa yang membuatmu begitu senang berdiri di dekat jendela? Aku benar benar tidak suka melihatnya. daripada kau menghabiskan waktumu berdiri di dekat jendela, lebih baik kau bekerja menyelesaikan rancangan gaunmu. "


So Jung tertawa kecil mendengarnya. lalu ia kembali duduk di depan meja kerjanya.


Ia lalu mengambil buku gambar yang berisi seluruh desainnya.


Dan memberikannya pada Hae Joo sambil berkata, "ini untukmu."


Hae Joo lalu membukanya dan melihat sudah banyak sekali rancangan desain gaun pernikahan yang sudah dibuat oleh So Jung.


Hae Joo, "rupanya kau sudah membuat begitu banyak dari dugaanku. Aku jadi lebih tenang."


So Jung tersenyum.


lalu ia berkata, "lebih baik kau yang membuatnya. Aku sudah menggambarnya. Jadi kau bisa memproduksinya satu persatu. Ada beberapa gaun pernikahan yang sudah jadi dan aku berikan pada Yun Hi untuk menelitinya lagi. jadi kau bisa lebih tenang bukan? "


Hae Joo lalu duduk di depan So Jung dan memandang So Jung.


So Jung , "ada apa kau menatapiku sampai seperti itu? "


Hae Joo," apa kau salah minum sesuatu? "


So Jung menatap Hae Joo," apa maksudmu? "


Hae Joo, "aku sedikit terkejut mendengarnya. kau membuat gambar rancangan begitu banyak, bahkan kau sudah membuat jadi beberapa gaun. Tidak seperti biasanya. Apa yang sedang kau rencanakan? "


So Jung menggelengkan kepala dan berkata," kau ini, selalu saja berpikiran buruk padaku. "


Hae Joo tertawa.

__ADS_1


So Jung lalu berkata, "kau sudah puas sekarang?"


Hae Joo," kau benar sekali. Tapi kau masih membuatku sedikit aneh."


So Jung, "Hae Joo, aku melakukan ini, untuk berjaga-jaga saja jika sewaktu waktu aku harus cuti. Atau mungkin jika aku mengundurkan diri. "


Hae Joo langsung menatap SO Jung.


Saat itu Hye Kyung sedang datang ke boutiq mereka karena kebetulan saja lewat dan hendak mengajak mereka makan malam bersama.


Hye Kyung mendengarkan pembicaraan mereka saat diluar ruangan.


Ia sengaja tidak masuk dulu.


Hae Joo, "apa maksudmu? Hei Lee So Jung ! Selalu saja kau mengatakan seakan kau hendak berhenti! Kenapa?! Kau menerima tawaran di tempat lain dengan gaji yang lebih besar?!"


So Jung mendengarkan Hae Joo marah- marah padanya.


So Jung , "jika aku memang menerima tawaran di tempat lain dengan gaji yang lebih besar dari yang kau berikan, sejak dulu aku pasti sudah pergi. kau pikir aku seperti yang kau katakan itu. kenapa kau tidak bisa membuat temanmu ini sedikit lebih santai. "


Hae Joo, "aku benar benar ingin memukulmu So Jung! "


So Jung tertawa lalu ia berkata, "sudahlah, aku tidak ingin berdebat denganmu. Sampai kapan kau bisa sedikit lebih sabar. Jika seperti itu, bagaimana aku bisa tenang meninggalkanmu sendirian bekerja di boutiq ini..."


So Jung terkejut dengan kata-katanya. Ia menghentikannya tiba tiba.


Begitu juga Hye Kyung yang ada diluar terkejut mendengar kata- kata So Jung.


Hae Joo, "apa maksudmu lagi? "


So Jung menghela napas, ia tersenyum dan berkata, "maksudku, aku tidak akan meninggalkan mu sendirian mengurus boutiq ini. jika tidak, kau pasti akan gila bukan? "


Hae Joo tertawa kecil mendengarnya.


lalu berkata," kau seperti ini saja sudah membuatku gila. "


Hye Kyung masuk dan berkata, "kalian benar benar membuat seluruh ruangan boutiq ini menjadi sangat ramai. Apa tidak takut pelanggan kalian lari gara gara mendengarkan kalian. "


So Jung, "Hye Kyung, kau kemari?"


Hye Kyung mengangguk, ayo kita makan malam.


lagipula sudah waktunya untuk tutup.


Hae Joo menggelengkan kepala, "kau merusak peraturan yang sudah dibuat boutiq ini."

__ADS_1


Hye Kyung dan So Jung tertawa.


Lalu So Jung menerima pesan dari Te Ha.


Seperti biasa Te Ha mengingatkannya untuk tidak lupa minum obat.


Lalu ia mengambil satu pil dari kotak di tasnya dan ia meminumnya dan mengambil air.


Hae Joo melihatnya. dan berkata, "kau sakit? obat apa yang selalu kau minum? "


Hye Kyung pun menatap So Jung.


Setelah So Jung menelannya dan minum air, ia berkata," ini vitamin. Agar aku tidak sakit. bukankah kau sering melakukan kerja paksa padaku."


Hae Joo, "kau berkata seperti itu seakan aku ini sangat kejam."


Hye Kyung tertawa lagi.


So Jung menjawab," bukankah seperti itu. "


Tiba tiba Su Ran datang sambil membawakan beberapa minuman.


Hye Kyung , "terima kasih."


So Jung, "kau juga membuatkan teh hijau untukku bukan?"


Su Ran tersenyum," tentu saja. seperti biasa bukan?"


So Jung tersenyum," terima kasih."


Su Ran, "sepertinya aku juga harus sering minum vitamin seperti mu So Jung. "


Merekapun tertawa mendengarnya.


Su Ran lalu berkata lagi, "tapi, kakak temanku ia sering minum obat. Ia bilang itu vitamin, setiap pagi, siang , sore dan malam. ternyata itu vitamin untuk penyakit jantungnya. "


So Jung lagi-lagi terkejut mendengarnya.


lalu Su Ran menoleh pada So Jung dan berkata," aku juga ingin minum vitamin seperti itu tapi untuk tubuh yang sehat, pasti ada bukan?"


Semuanya menatap Su Ran.


Hae Joo, "Su Ran, lebih baik kau pulang saja. ini sudah waktunya pulang. Ajak Yun Hi sekalian. Dan kau bisa beli vitamin yang kau inginkan."


Semuanya tertawa mendengarnya.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2