
Siang itu, So Jung bertemu dengan Kang Min Yok.
Kang Min Yok terus mendesaknya untuk menandatangani surat perceraian mereka.
So Jung tetap bersikeras untuk tidak akan menandatanganinya.
Lalu So Jung berjalan pergi.
Ia berjalan di keramaian kota.
Ia tidak mengendarai mobilnya.
Tanpa diduga, Hana melihatnya saat mengendarai mobil.
Lalu Hana meminggirkan mobilnya. Dan ia memarkirkan mobilnya di depan sebuah cafe.
Ia keluar dari mobil dan berjalan mengikuti So Jung.
So Jung terus berjalan.
So Jung terlihat bingung dan sedih.
Sampai Hana mendekatinya, Hana memegang pundak So Jung dengan tangan kanannya.
So Jung menoleh, "Kak Hana ?..."
Hana tersenyum.
Lalu mereka duduk di sebuah café.
Sambil menikmati teh.
Mereka berbincang -bincang.
So Jung, "Kak Hana, tidak ke resort? "
Hana, "Aku baru saja mengantar bibi ke boutiqnya, dan mau ke resort. Tapi, aku tidak sengaja melihatmu di sini. Karenanya, aku mengejarmu. "
So Jung tersenyum.
Hana, "Lalu kau? Kenapa tidak kerja? Ini sudah siang.“
So Jung menatap Hana, dengan sedikit bingung ia menjawab, "Aku habis makan siang. Dan mau kembali ke boutiq."
Hana menatap So Jung, meski ia tahu So Jung sepertinya berbohong.
__ADS_1
Ia menjawab," Jadi begitu. "
Tiba-tiba perut So Jung bunyi.
So Jung menatap Hana, begitu juga Hana.
Hana tersenyum geli dan berkata, "Kau belum makan siang So Jung. Kenapa harus bohong? "
Lalu Hana memanggil pelayan dan memesankan beberapa makanan untuk mereka.
So Jung tersenyum malu dan berkata, " Kak Hana, sebenarnya lebih tepatnya, aku mau mencari makan siang. "
Hana tersenyum mendengarnya.
Lalu mereka makan siang bersama.
Entah kenapa Hana jadi merasa begitu dekat dengan So Jung.
Adiknya, tidak jauh mirip dengan So Jung.
Setelah makan siang, mereka keluar dari cafe.
Hana berkata, "Biar aku antar kau ke boutiq. "
Hana," Baiklah kalau begitu. "
So Jung, "Hati- hati di jalan kak. Terima kasih sudah mentraktirku makan siang lagi. "
Hana mengangguk dan tersenyum, "Aku suka makan siang bersama dengan mu. Sampai jumpa."
So Jung tersenyum senang.
Setelah itu So Jung membalikkan badan dan hendak pergi.
Tiba -tiba Hana berkata, "So Jung! "
So Jung menoleh.
Hana melepaskan syalnya, dan mengenakan pada So Jung, "Kau ini, selalu saja lupa. Cuaca nya sekarang sedang dingin, kau bisa sakit, apalagi kau berjalan kaki di luar. "
So Jung terkejut, ia menatap Hana.
Dan ia berkata, "Tapi kak, bagaimana denganmu?...”
Hana," Tidak apa-apa. aku naik mobil, jadi tidak terlalu dingin. Pakai saja dulu. Baiklah sudah selesai."
__ADS_1
So Jung tersenyum, "Kak Hana... terima kasih. "
Hana mengangguk dan berkata, "hati-hati. "
Lalu Hana berjalan menuju mobilnya.
Dan So Jung pun membalikkan badanya dan hendak menyebrang.
Dari jauh, Kang Min Yok yang sedang mengendarai mobil melihat So Jung hendak menyeberang.
Tiba -tiba Kang Min Yok mengegas cepat mobilnya.
So Jung tidak melihat ada mobil yang hendak melintas.
Hana yang hendak masuk ke mobilnya melihatnya," So Jung?! "
Ia segera berlari mendekati So Jung.
Mobil itu semakin mendekat,
dan Hana memegang tangan So Jung, "
So Jung! "
So Jung terkejut melihat ada mobil.
Dan karena Hana sudah menarik So Jung sehingga So Jung terjatuh ke pinggir.
Hana pun terserempet oleh mobil itu.
Meski hanya terserempet, mobil itu kecepatannya cukup tinggi.
Hana pun jatuh.
Dan ia tidak sadarkan diri.
So Jung terkejut melihatnya, ia segera bangun lalu mendekati Hana, "kak Hana! Kak! bangun kak! "
Hana mengeluarkan cukup banyak darah.
Orang -orang mengerumuni mereka. Lalu salah seorang dari mereka menelepon ambulance.
Beberapa saat ambulance datang dan Hana segera di bawa ke rumah, di temani oleh So Jung.
...----------------...
__ADS_1