
Malam itu So Jung memberitahu Te Ha agar tidak usah menjemputnya.
In Jung mengantar So Jung kembali.
Sampainya di depan apartemen, So Jung berkata pada In Jung sambil tersenyum, "Terima kasih In Jung, kau sudah mengantarku.”"
In Jung, "So Jung... terima kasih. Kau masih menganggapku teman. Terima kasih. "
So Jung tersenyum.
lalu ia berkata, "Baiklah, aku harus masuk. Kau hati-hatilah di jalan. Sampai jumpa."
In Jung mengangguk," Sampai jumpa. "
Lalu So Jung keluar dari mobil.
Saat ia menutup pintu mobil, tiba - tiba dadanya terasa perih.
Jantungnya berdetak dengan cepat.
Ia segera berpegangan pada pintu mobil. In Jung terkejut melihatnya.
In Jung, "So Jung?!..."
In Jung segera turun dari mobil dan segera menghampiri So Jung.
In Jung, "So Jung, kau kenapa? !"
So Jung berusaha untuk kuat dan berkata, "Tidak apa-apa In Jung. "
In Jung, "Tapi..."
So Jung, "Kau bisa membantuku masuk ke dalam? "
Lalu In Jung mengangguk," Tentu saja. "
In Jung membantu So Jung masuk ke dalam apartemen.
Saat ada di lift dan hanya mereka berdua saja.
In Jung, "Kau benar tidak apa-apa So Jung? Apa perlu aku antar kau ke rumah sakit?"
So Jung menggelengkan kepala, "Aku tidak apa-apa In Jung. "
So Jung berusaha untuk kuat.
Tapi tiba - tiba kaki So Jung lemas dan ia terjatuh.
In Jungpun ikut terjatuh dan memegangi tubuh So Jung.
In Jung, "So Jung! "
__ADS_1
So Jung masih sempat sadar dan nafasnya terengah engah.
In Jung, "So Jung! Kau kenapa?! "
So Jung menatap In Jung dan memegang tangan In Jung dengan erat. Akhirnya ia tidak sadarkan diri.
In Jung, "So Jung ! So Jung! "
Saat ia mulai sadar, dan membuka matanya, ia merasakan oksigen yang terpasang di hidungnya.
In Jung ada disampingnya.
In Jung, "So Jung, kau sudah sadar."
So Jung menoleh pada In Jung dan dengan pelan ia berkata," In Jung... aku ada di mana?"
In Jung, "Kau ada di rumah sakit. "
So Jung, "Rumah sakit? "
In Jung mengangguk, "Kau lupa? Kau tidak sadarkan diri, saat aku membantumu hendak masuk ke dalam apartemen. "
So Jung mulai teringat.
Ia terkejut dan menatap In Jung, lalu berkata," In Jung, kau..."
In Jung mengangguk, "Aku sudah tahu. Aku mendengar para dokter dan Te Ha membicarakan tentang penyakitmu. Kenapa, kau tidak memberitahuku? Bahwa kau...."
Lalu ia berkata, "Apakah penyakitku harus disebarluaskan? Aku hanya ingin orang-orang di sekitarku menganggap ku baik- baik saja. "
In Jung, "So Jung..."
So Jung tersenyum dan berkata, "Tidak akan apa-apa In Jung. Te Ha selalu menjaga dan membantuku. Dan aku yakin, pasti aku akan baik - baik saja. "
In Jung meneteskan air mata.
Ia merasa sangat bersalah dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk sahabatnya itu.
So Jung memegang tangan In Jung, "Kau ini menangis seperti itu, seakan aku akan mati saja. "
In Jung, "Kau harus berjanji untuk kuat dan bertahan So Jung. "
So Jung mengangguk dan tersenyum.
Beberapa saat kemudian,
So Jung, "In Jung... aku haus. "
In Jung menatap So Jung dan tersenyum, "Wah, sepertinya kau mulai manja denganku."
So Jung tersenyum.
__ADS_1
Lalu In Jung mengambilkan air putih untuk So Jung dan membantunya minum.
Mereka berbincang - bincang sebentar. Lalu In Jung berpamitan pulang.
Karena sudah semalaman ia menjaga So Jung.
So Jung memegang tangan In Jung.
In Jung menatap So Jung dan So Jung berkata," In Jung, boleh aku minta tolong 1 hal padamu? "
In Jung, "Apa itu? katakan saja."
So Jung, "Aku mohon, mengenai penyakitku jangan beritahu siapapun. Siapapun itu. Hae Joo, Hye Kyung semuanya."
In Jung, "So Jung, tapi..."
So Jung memegang erat tangan In Jung, seakan ia benar -benar memohon pada In Jung.
So Jung berkata lagi, "Aku mohon, In Jung."
In Jung menatap So Jung lalu ia mengangguk dan berkata, "Baiklah. aku mengerti. Aku tidak akan memberitahu siapapun. Tapi kau juga harus janji padaku. Kau harus bertahan dan kuat."
So Jung tersenyum dan mengangguk.
In Jung tersenyum dan berkata, "Baiklah, aku pulang dulu. "
So Jung, "Terima kasih In Jung."
In Jung mengangguk dan ia berjalan keluar.
Setelah ia menutup pintu, ia meneteskan air mata.
lalu ia berjalan keluar rumah sakit.
Siang itu, Te Ha memeriksa keadaan So Jung.
Sambil So Jung memohon-mohon pada Te Ha agar diijinkan pulang.
So Jung, " Te Ha, aku mohon. Ijinkan aku pulang. Aku sudah baik - baik saja bukan?"
Te Ha, " So Jung, kau bisa istirahat sehari saja di sini. lagipula hari ini adalah hari minggu. "
So Jung, " Te Ha, kalau begitu nanti sore ijinkan aku pulang. Aku akan istirahat sepanjang siang ini. aku janji aku akan menjaga kesehatanku, aku tidak akan terlalu lelah. Aku mohon Te Ha. "
Te Ha menggelengkan kepalanya. Suster yang ikut membantu Te Ha memeriksa kesehatan So Jung ikut tersenyum dan tertawa kecil.
Te Ha, " Baiklah, baiklah. jangan memohon terus padaku seperti anak kecil. sore nanti aku akan mengijinkanmu pulang. ”
So Jung tersenyum lebar, " Terima kasih Te Ha. Baiklah, kalau begitu aku akan istirahat sekarang. "
Te Ha menggelengkan kepala, " Aku benar- benar kalah denganmu Lee So Jung. "
__ADS_1
...----------------...