My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 81


__ADS_3

Keesokan paginya,


In Jung bertemu dengan Kang Min Yok.


Saat perjalanan di dalam mobil.


In Jung ," So Jung...dia sedang di rawat di rumah sakit. Dan dia sedang koma saat ini. "


Kang Min Yok ," kau hanya terus memikirkan sahabatmu. Sampai kapan kau seperti itu? Kau tidak memikirkan hubungan kita. "


In Jung," Min Yok, aku mohon mengertilah. Bagiku So Jung sudah seperti keluargaku. "


Kang Min Yok tersenyum.


Dan berkata ," hanya karenanya, kau menunda pernikahan kita. aku tidak peduli, aku sudah menentukan tanggalnya dan memesan semuanya. Jadi, siap atau tidak. Kau harus menyetujuinya. Aku sudah muak mendengar nama So Jung lagi. "


In Jung menatap Min Yok ," kau benar benar keterlaluan Min Yok. Kita berdua sudah bersalah pada So Jung. Dia sudah berbesar hati merestui hubungan kita, walaupun kita tidak layak menerimanya. Meski kau sudah tidak mencintainya. Tapi setidaknya, kau seharusnya punya rasa kasihan padanya. Dia hampir sekarat bahkan dokter mengatakan bahwa dia sudah tidak bisa bertahan. "


Kang Min Yok terdiam.


Lalu ia memukul setirnya.


In Jung menatapnya.


Lalu berkata," Min Yok?!...hentikan mobilnya! Hentikan mobilnya. Turunkan aku sekarang!"


Kang Min Yok tidak mempedulikannya.


In Jung memegang tangan Min Yok sambil berkata," pinggirkan mobilnya! "


Kang Min Yok," In Jung! "


Karena tidak terkendali, dan fokus Min Yok berkurang.


Ia tidak menyadari mobilnya melewati batas garis jalan. Dan ia mobilnya masuk ke jalur lawan arah.


Min Yok terkejut, ia segera berusaha membelokkan setirnya.


Tapi terlambat, ada mobil di depannya yang berlawanan arah melaju kencang,  dan akhirnya menabrak mobilnya.


Mobil Kang MinYok dan In Jung pun terpelanting ke samping.


Kaki Min Yok terjepit.


Dan In Jung terlihat berlumuran darah.


Mereka sempat sadarkan diri.


Min Yok melihat In Jung dan berkata pelan," In Jung...bertahanlah..."


Kepala In Jung terbentur cukup keras dan darah mengalir.


In Jung berusaha berkata pada Min Yok," Min Yok...Min Yokkk."

__ADS_1


Tangan Min Yok memegang tangan In Jung.


In Jung," Min Yok...aku mohon...jika aku tidak bisa bertahan. Aku mohon...berikan jantungku pada...So Jung..."


Min Yok terkejut mendengarnya.


Ia meneteskan airmatanya dan menggelengkan kepalanya.


In Jung sambil menangis dan menahan sakitnya.


Ia berkata lagi," berjanjilah padaku...kau harus bahagia...Min Yok, aku mencintaimu..."


Min Yok," In Jung,...bertahanlah...In Jung!! "


Perlahan kesadaran In Jung menghilang.


[ Ia teringat saat ia kecil berada di panti asuhan.


So Jung mendekatinya dan memberinya setengah dari cakenya.


Dan berkata padanya," In Jung, mulai sekarang, apapun yang ku miliki, adalah juga milikmu. "


In Jung tersenyum mengangguk.


Dan ia berkata juga," apapun yang juga ku miliki adalah juga milikmu. "


So Jung tersenyum senang.


In Jung tersenyum bahagia saat mengingat kenangannya bersama So Jung.


Perlahan ia mulai menutup matanya.


Min Yok melihatnya.


Ia pun menangis dan menjerit.


2 hari kemudian,


So Jung tersadar.


Perlahan ia membuka matanya.


Ia melihat kakak, bibi, dan semuanya ada disampingnya.


So Jung," kakak..."


Hana tersenyum lembut menatap adiknya.


So Jung menoleh ke bibinya, Kim Te Ha dan ada juga Hye Kyung.


Setelah dokter memeriksa lagi keadaan So Jung.


So Jung sudah jauh lebih baik, tubuhnya bisa menerima dengan baik donor jantung yang baru.

__ADS_1


Kim Te Ha lalu berjalan keluar bersama Dokter Kim.


Hana mendekati So Jung.


So Jung ," kakak...aku sudah mendapatkan donor jantung?"


Hana menatap So Jung.


Meski ia menahan untuk memberitahu siapa donor jantungnya.


Ia berusaha untuk tenang.


Hana mengangguk," kau sudah mendapatkan donor jantung dan kemarin malam, operasimu berjalan. Kau sudah berusaha untuk tidak menyerah. Terima kasih So Jung. "


So Jung pun merasa sangat bersyukur.


So Jung," syukurlah... syukurlah. "


Hye Kyung yang berdiri cukup jauh.


Ia meneteskan airmatanya.


Di satu sisi, So Jung berhasil selamat.


Tapi disisi lain, ia juga kehilangan sahabatnya, Shen In Jung.


Nyonya Song mengangguk terharu.


Beberapa saat, Hae Joo datang.


Ia berdiri di dekat Hye Kyung.


Hye kyung menoleh dan menghapus airmatanya.


Hae Joo menarik nafas melihatnya.


Lalu ia merangkul sahabatnya itu, dan mereka berdua berjalan mendekati So Jung.


So Jung menoleh melihat Hae Joo dan Hye Kyung.


Hae Joo tersenyum," akhirnya kau sudah bangun, Lee So Jung. Aku sudah menunggumu untuk bertengkar lagi."


So Jung tersenyum mendengarnya.


Hye Kyung," So Jung, kau masih ingin bekerja bersama dengannya?"


So Jung," aku sedang memikirkannya."


Hae Joo," kau harus ingat So Jung, kau berhutang padaku."


Mereka akhirnya tertawa bersama.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2