
Keesokan harinya.
So Jung pergi ke panti asuhan, ia memilih tinggal di sana untuk menenangkan pikirannya.
Sebelumnya ia sempat ijin pada Hae Joo.
Hae Joo sempat marah- marah padanya. Tapi So Jung tidak mempedulikannya.
Sampainya di sana.
Ia menelepon Te Ha.
Ia mengatakan ingin berlibur di panti asuhan untuk beberapa hari.
Te Ha pun menyetujuinya, karena menurutnya itu bagus untuk menjaga kesehatannya.
Beberapa hari Hye Kyung mencoba menghubungi So Jung, tapi So Jung tidak mengangkatnya.
Saat ia ke boutiq Hae Joo untuk mencari So Jung.
Hae Joo mengatakan bahwa So Jung sedang cuti.
Hye Kyung, "Ia cuti? Kau tahu ke mana ia pergi ? aku mencarinya ke apartemennya, tapi ia tidak ada. Mobilnya ada di tempat parkir apartemennya. Setiap kali aku meneleponnya, selalu saja ia tidak bisa dihubungi. "
Hae Joo, "Aku juga tidak tahu ia pergi ke mana. Ia hanya minta ijin padaku untuk tidak masuk beberapa hari. Aku sempat memarahinya, tapi ia hanya minta maaf."
Hae Joo lalu menatap Hye Kyung.
Dan berkata, "Hye Kyung, apa kau merasa akhir-akhir ini So Jung kelihatan sedikit aneh? "
Hye Kyung menatap Hae Joo, "Aneh? Maksudmu?"
Hae Joo, "Belakangan ini, aku kadang sering melihatnya menangis sendirian. Atau jika kami sedang mengobrol sesuatu, dan aku mengejeknya ia tiba-tiba marah. '
Hye Kyung yang mendengarnya memang sedikit aneh.
Ia pikir, mungkin karena ada hubungannya dengan Kang Min Yok.
Lalu Hae Joo berkata lagi," Dan belakangan ini ia sering minum obat jika merasa tidak enak badan. Kadang aku sendiri jadi merasa khawatir padanya. Sebenarnya ada apa dengannya?"
Hye Kyung memikirkan kata -kata Hye Kyung.
Ia yakin, ini pasti karena Kang Min Yok.
Saat makan malam, Hye Kyung bersama keluarganya.
Ibunya berkata," Hye Kyung, kenapa akhir -akhir ini So Jung jarang bermain kemari? Kau tidak bertemu dengannya?"
Hye Kyung menoleh pada ibunya.
Lalu Hana juga berkata, "Benar, aku juga mencoba menghubungi handphone nya, tapi selalu tidak bisa. Apa dia sibuk sekali? "
Hye Kyung menjawab sambil menghela napas, " Aku pun juga tidak tahu. Aku sudah mencoba mencarinya di apartemennya, tapi ia tidak ada. Saat aku ke boutiq, Hae Joo mengatakan ia sedang cuti untuk beberapa hari."
Hana," Cuti? "
__ADS_1
Hye Kyung mengangguk," Aku rasa, ia sedang berlibur. "
Paman Song pun berkata," Itu bagus bukan. Tidak seharusnya ia terus sibuk bekerja. "
Sang istri pun tersenyum, "Benar juga. "
Hana menatap Hye Kyung, ia merasa sedikit aneh saja.
ia tahu akhir- akhir ini di boutiq begitu banyak pesanan gaun pengantin. Dengan sifat So Jung, ia tidak akan dengan mudah mengambil cuti dan berlibur.
Lalu ibu Hye Kyung berkata lagi, "Kalau ia sudah kembali, katakan padanya untuk bermain kemari. Ibu rindu padanya. "
Hye Kyung mengangguk, "Baiklah bu. "
So Ra menyaut, "So Ra juga bu. So Ra juga rindu pada bibi So Jung!"
Semuanya tertawa mendengar Sora.
Saat Hye Kyung dan So Ra hendak pulang.
Hana mengantar mereka hingga keluar rumah.
Hana, "Hye Kyung..."
Hye Kyung menoleh, "Ada apa kak?"
Hana, "Aku rasa, So Jung tidak mungkin berlibur. Kau yakin, kau tidak tahu ia ada di mana? "
Hye Kyung, "Aku tidak tahu ia ada di mana kak. "
Hye Kyung berpikir, "Apakah kak Hana tahu tentang perceraian So Jung dan Kang Min Yok? "
So Ra, "Ibu, apakah bibi So Jung sedang sakit ya. "
Hana dan Hye Kyung menoleh pada So Ra.
Lalu So Ra berkata lagi," Beberapa hari yang lalu saat bibi So Jung mengantarku pulang, tiba-tiba ia kesakitan bu. Nafasnya cepat sekali. So Ra benar -benar takut sekali waktu itu. lalu So Ra melihat bibi So Jung segera minum obat bu. "
Hye Kyung, "So Ra, bibi So Jung mungkin saat itu sedang kelelahan. Saat ini, bibi So Jung pasti sedang baik- baik saja. "
So Ra pun ingat ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Hye Kyung, "Kenapa So Ra? kenapa kau menutup mulutmu?"
So Ra menggelengkan kepalanya.
Lalu ia berkata, "Seharusnya aku tidak boleh mengatakan pada ibu dan bibi Hana. Aku sudah janji pada bibi So Jung."
Hye Kyung dan Hana terkejut mendengarnya.
Hye Kyung lalu menatap Hana.
Saat di perjalanan pulang.
Hye Kyung memikirkan kata -kata So Ra.
__ADS_1
So Ra sudah tertidur di mobil.
Hye Kyung berkata pelan," Lee So Jung, sebenarnya kau ada di mana?"
Sedangkan Hana, entah kenapa ia begitu mengkhawatirkan So Jung.
Di kamarnya, ia duduk di kursi.
Lalu ia melihat syal yang tergeletak di meja.
Ia teringat pada So Jung.
So Jung yang berdiri di paviliun.
Tiba- tiba bibi Lee datang, dan memberikan baju hangat padanya.
Bibi Lee, "Cuaca sedang dingin, seharusnya kau pakai baju hangat."
So Jung tersenyum, "Terima kasih bi."
Bibi Lee, "Kali ini, kau sedang berlibur di sini. tidak biasanya kau libur lama sekali. Bagaimana dengan pekerejaanmu? Tidak biasanya kau meninggalkan pekerjaanmu begitu lama? "
So Jung tersenyum," Bibi, aku juga ingin berlibur. Lagipula bosku mengijinkanku."
Bibi Lee menatap So Jung, "Benarkah? "
Bibi Lee menghela napas dan tersenyum lembut pada So Jung dan berkata, "Ada apa So Jung? ”
So Jung menatap bibi Lee.
Lalu ia menunduk, kemudian mengangkat kepalanya dan menatap ke langit.
dan berkata," Aku...sudah menemukan keluargaku. "
Bibi Lee menatap So Jung.
So Jung, "Hanya saja, aku tidak tahu harus bagaimana sekarang."
Bibi Lee tersenyum," So Jung. Apakah kau akan terus hidup di masa lalumu? kau tidak tahu harus bagaimana sekarang, karena kau terus hidup di masa lalumu. "
So jung menatap bibi Lee.
Bibi Lee, "Bukalah hatimu, dan maafkanlah mereka. So Jung, bibi yakin, sebenarnya hatimu ingin sekali bertemu dengan mereka. bersama - sama kembali dengan keluargamu. Kau tidak bisa membohongi dirimu sendiri. jangan sampai kau menyesalinya. "
So Jung berpikir, dan yang dikatakan bibi nya itu benar.
Bibi Lee," Baiklah, sudah malam. Bibi mau melihat anak-anak. Kau, jangan terlalu malam dan segeralah istirahat. "
Lalu bibi Lee pergi meninggalkan So Jung.
So Jung menghela napas.
Akhirnya, 2 hari kemudian, So Jung memutuskan untuk kembali.
...----------------...
__ADS_1