
Beberapa saat kemudian, So Jung keluar dari boutiq.
Ia menutup boutiq dan menguncinya. Lalu ia meninggalkan mobilnya lagi.
Ia memilih untuk jalan lagi.
tiba -tiba saat berjalan, hujan pun turun.
Tanpa diduga ada yang memayunginya.
Ia menoleh, ternyata Te Ha.
So Jung, "Te Ha?..."
Te Ha, "Hujan sangat deras, jika kau terus kehujanan seperti ini kau bisa sakit."
So Jung, "Aku..."
Tiba -tiba So Jung pun menangis.
Entah kenapa, ia sudah tidak bisa menahan lagi.
Te Ha, "So Jung..."
So Jung menangis sambil memukul dadanya.
Te Ha memeluk So Jung.
Di tengah hujan yang deras, So Jung menangis di pelukan Te Ha.
Te Ha ikut merasakan kesedihan So Jung.
Malam itu, Te Ha mengantarkan So Jung.
Setelah sampai di apartemen So Jung.
So Jung, "Te Ha, terima kasih. "
Te Ha mengangguk.
Lalu So Jung turun dari mobil.
Ia hendak berjalan masuk.
Tiba -tiba Te Ha turun dari mobil dan memanggil So Jung.
So Jung menghentikan langkahnya dan menoleh.
Te Ha segera mendekati So Jung dan memeluk So Jung.
So Jung terkejut.
Te Ha berkata, "Aku tidak tahu apa yang terjadi padamu So Jung. Tapi aku ingin kau tahu, aku akan selalu ada di sampingmu. "
So Jung, "Te Ha..."
Te Ha lalu melepaskan pelukannya. Dan berkata, "Maafkan aku. "
So Jung tersenyum dan menggelengkan kepala lalu berkata, "Tidak apa-apa. Terima kasih Te Ha. "
Lalu So Jung masuk ke dalam.
Te Ha menunggu hingga So Jung masuk.
Lalu ia kembali ke mobilnya dan ia pergi.
__ADS_1
Di kamarnya,
So Jung membaringkan dirinya di ranjang.
Ia benar- benar lelah.
Ia menangis di ranjang hingga malam.
Sementara itu,
Kang Min Yok benar- benar marah dengan telepon So Jung.
Kang Min Yok, "Kenapa harus memilih hari ini? aku benar-benar tidak tahu jalan pikirannya. "
In Jung meletakkan masakan di meja makan.
Lalu mereka hendak makan malam.
In Jung, "Ada apa? kenapa kau marah -marah sendiri? "
Kang Min Yok," So Jung baru saja meneleponku. Dia marah- marah padaku karena memilih hari ini untuk memberikan surat perceraian padanya. Sejak dulu, aku benar- benar tidak mengerti jalan pikirannya. "
In Jung terkejut mendengarnya, "Kau memberikan surat perceraian padanya? "
Kang Min Yok, "Benar. Bukankah aku sudah bilang padamu, aku akan menceraikannya. "
In Jung, Min Yok, "Apa kau tidak tahu, hari ini adalah hari ulang tahunnya? Kau lupa?"
Kang Min Yok terkejut.
Ia benar-benar benar lupa hari ini adalah hari ulang tahun So Jung.
Kang Min Yok," aku benar -benar lupa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Jadi dia marah padaku karena itu. "
In Jung, "Seharusnya kau bicara padaku terlebih dahulu sebelum memberikan surat perceraian itu padanya. Setidaknya kau juga bisa menjaga perasaannya. "
In Jung menghela napas, "Bagaimanapun juga, dia adalah teman ku sejak kecil. "
Kang Min Yok," Baiklah, aku tahu. Dia teman mu sejak kecil. sekarang kita tidak usah membahas hal itu. kita makan saja. "
In Jung mengangguk.
Lalu mereka pun makan malam bersama.
Keesokan harinya,
So Jung tidak lupa mengantar dan menjemput So Ra.
Setelah menjemput So Ra mereka hendak makan siang.
Tapi, Kang Min Yok menelepon So Jung.
Mereka akhirnya bertemu di taman bermain.
Kang Min Yok melihat So Jung datang bersama So Ra.
So Ra, "Paman... senang bertemu dengan paman."
Kang Min Yok tersenyum, "So Ra. kau sudah besar sekarang. "
sambil Kang Min Yok mengusap kepala So Ra.
Lalu So Jung berkata, "So Ra, di sana banyak sekali permainan. Bibi dan paman mau bicara sebentar. So Ra bermain ke sana sebentar ya."
So Ra ," Baiklah bi. "
__ADS_1
Lalu So Ra pun lari dan bermain di tempat bermain.
Kang Min Yok tersenyum, "Ternyata kau mengajak kemari karena ada So Ra. "
So Jung, "Apa yang ingin kau bicarakan? Aku tidak mau berlama- lama melihatmu. Jadi cepat katakan saja."
Kang Min Yok tersenyum licik dan berkata, "Aku hanya mau menanyakan mengenai surat perceraian kita. Apakah kau sudah menandatanginya? "
So Jung menatap Kang Min Yok.
Ia menggelengkan kepala, "Kang Min Yok, kau memang laki- laki kurangajar. Aku benar- benar menyesal sudah menikah denganmu."
Kang Min Yok," Lee So Jung, bukankah selama ini kita sudah menikmati kebersamaan kita. Lagipula kau sangat menyukaiku. Jangan katakan kau menyesal sudah menikah denganku. "
So Jung menatap Kang Min Yok dengan penuh kebencian, "Apa kau bilang?! "
Kang Min Yok tersenyum, "Baiklah. Aku ingin kau segera menandatangani surat perceraian kita. "
So Jung, "Aku tidak akan menandatangi surat perceraian itu. Aku pun juga akan membuatmu tidak bisa merasakan ketenangan dengan Shen In Jung. Sampai kapanpun, aku akan terus mengikat mu. Kita tidak akan bercerai! "
Kang Min Yok memegang tangan So Jung dengan keras.
So Ra yang bermain sempat melihat mereka berdua.
So Ra sudah bisa membedakan apakah mereka bertengkar atau tidak.
Kang Min Yok, "Lee So Jung, aku akan paksa kau sampai kau mau menandatangani surat perceraian kita. karena lebih baik aku memilih menikah dengan Shen In Jung, daripada terus bersamamu. "
So Jung, "Lepaskan tanganku! "
So Jung dengan sekuat tenaga melepaskan tangannya dari Kang Min Yok.
Dan akhirnya bisa.
Lalu Kang Min Yok pun pergi.
So Jung memegang lengan kanannya yang masih terasa sakit karena cengkeraman tangan Kang Min Yok cukup kuat.
So Jung berkata lirih, "Aku harus kuat. Harus kuat. "
Tiba -tiba So Ra datang, "Bibi So Jung..."
So Jung berusaha untuk kuat, "So Ra. Kau sudah selesai bermain? "
So Ra mengangguk," Paman ke mana? "
So Jung, "Paman harus kembali bekerja lagi. Baiklah, kita sekarang makan siang. "
So Ra tersenyum dan mengangguk.
Lalu mereka pun makan siang bersama.
So Ra," Bibi So Jung apakah bertengkar dengan paman ?"
So Jung menatap So Ra.
Ia terkejut dengan pertanyaan So Ra. Lalu ia berkata, "Tidak. Bibi dan paman baik -baik saja."
So Ra, "Benarkah? "
So Jung mengangguk.
Lalu berkata lagi, "Baiklah, sekarang segera habiskan makannya. Setelah itu, kita beli es cream."
So Ra , "Asik, enak sekali es cream. Baik bi. "
__ADS_1
So Jung tersenyum.
...****************...