My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 30 Mulai Dekat


__ADS_3

Sampai di rumah sakit,


Te Ha dipanggil oleh seorang suster karena ada seorang pasien yang datang membutuhkan bantuannya.


Saat ia hendak masuk ke ruang UGD ia melihat Hae Joo dan Su Ran.


Te Ha, "HaeJoo? Kau ada disini?"


Hae Joo, " Kim Te Ha, So Jung... dia tiba-tiba tidak sadarkan diri.


Te Ha, "So Jung? "


Hae Joo, " Kim Te Ha, tolonglah So Jung..."


Te Ha," baiklah. Kau tidak perlu khawatir. "


Lalu Te Ha segera masuk.


Ia menangani So Jung dengan dibantu beberapa suster dan seorang dokter lagi.


Sampai akhirnya So Jung bisa di atasi.


Cukup lama, akhirnya Te Ha keluar, Hae Joo dan Su ran yang menunggu di luar pun berdiri melihat Te Ha.


Hae Joo menghampiri Te Ha dan berkata, "Kim Te Ha, bagaimana keadaan So Jung? Dia tidak apa-apa bukan? "


Te Ha mengangguk," Dia sudah baik-baik saja. Kami akan segera memindahkannya di ruang inap. Sepertinya dia terlalu kelelahan dan juga depresi. Kau tidak perlu khawatir. "


Hae Joo mengangguk.


Lalu Te Ha pergi.


Di ruang kerjanya, ia berbincang-bincang dengan dokter yang membantunya tadi.


Hasil pemeriksaan So Jung beberapa saat kemudian keluar.


Te Ha sungguh tidak percaya dengan hasil itu.


Hae Joo menunggu So Jung di samping ranjang So Jung hingga So Jung sadar.


Hae Joo sudah sempat menghubungi Hye Kyung.


Hye Kyung yang ada di kantor terkejut mendengarnya, baru saja So Jung datang ke kantornya.


Lalu Hye Kyung segera menuju ke rumah sakit.


Beberapa jam kemudian So Jung sadarkan diri.


Ia membuka matanya, dan ia melihat sekelilingnya.


Hae Joo, "Kau sudah sadar?"


So Jung menoleh, ia melihat sahabatnya Hae Joo dan Hye Kyung disampingnya.


So Jung, "Aku ada di mana? "


Hae Joo, "Kau ada di rumah sakit. Kau lupa, kau pingsan saat di kantor tadi."


So Jung pun teringat.


Hye Kyung, "So Jung... kau baik'baik saja? "


So Jung menoleh lalu ia berkata, "Aku tidak apa-apa. hanya kelelahan saja. Kalian tidak perlu menjagaku. Pulanglah. "


Hye Kyung, "So Jung, jangan seperti itu. Kita adalah sahabatmu. Kami ingin menemanimu".


So Jung, "Tidak perlu. Kembalilah, lagipula ini sudah malam. Kalian pulanglah."


Hye Kyung, "So Jung..."


So Jung," Aku lelah, aku ingin istirahat. "


Hae Joo menatap Hye Kyung.


Lalu Hae Joo berkata," Baiklah, kami pulang. Kau istirahatlah. "


Hye Kyung, "Jika kau butuh sesuatu, kau bisa menghubungi kami. Kami pulang. Cepat sembuh So Jung. "

__ADS_1


Lalu Hae Joo dan Hye Kyung pun keluar.


So Jung menghela napas.


malam itu ia tidur di rumah sakit.


Keesokan harinya saat ia bangun, ia melihat Te Ha ada di sampingnya.


Te Ha, "Kau sudah bangun? Bagaimana? Kau bisa tidur dengan nyenyak? "


So Jung tersenyum dan mengangguk.


Lalu ia berkata," Te Ha, belakangan ini aku merasa tidak enak pada dadaku. Aku sering sesak nafas, bahkan saat ada masalah aku merasa nyeri, sebenarnya ada apa Te Ha? "


Te Ha menatap So Jung,


lalu ia berkata, "So Jung, sebenarnya aku sudah melakukan pemeriksaan untuk kesehatanmu. Aku pikir, kemarin kau sedang depresi, membuatmu hingga pingsan. Tapi ternyata dugaanku salah. "


So Jung berkata," Lalu bagaimana dengan hasil pemeriksaan kesehatanku?"


Te Ha, "Kau mengalami sesak napas dan itu membuatmu tidak bisa menahannya. Itu karena ada masalah dengan jantungmu. "


So Jung terkejut mendengarnya, "Apa maksudmu?"


Te Ha berkata lagi, "Hasil pemeriksaan kesehatanmu menyatakan bahwa kau terkena penyakit jantung. "


So Jung meneteskan air mata, "Tidak... tidak mungkin. Kenapa?...kenapa bisa seperti ini? kau pasti salah Te Ha..."


Te Ha terlihat sedih ia menjawab," Maafkan aku So Jung. Aku sudah melakukan tes 2 kali. Dan hasilnya tetap sama. "


So Jung terdiam.


Beberapa saat kemudian ia berkata, "Apakah masih bisa di sembuhkan? "


Te Ha, "Kami akan mencari donor jantung untukmu. Hingga sampai saat itu, kau harus menjaga kesehatanmu. Jangan terlalu terbawa suasana. kau harus bisa menjaga perasaanmu. Jaga pola makanmu. Dan jangan terlalu lelah."


So Jung," Sampai kapan... sampai kapan aku masih bisa bertahan, jika belum ada donor jantung untukku."


Te Ha menatap So Jung," So Jung..."


Te Ha, "Untuk hasil terburuknya 3 bulan, tapi jika kau bisa menjaga kesehatanmu bisa 1 tahun bahkan 3 tahun... ."


So Jung meneteskan air mata.


Tangan kanannya menutup matanya. Ia menangis dan sangat sedih.


Te Ha memegang tangannya, "So Jung... kau harus kuat. "


So Jung tetap menangis.


Te Ha ikut meneteskan air mata.


ia bisa merasakan betapa sedih nya so Jung.


Siang itu, Te Ha masih menunggu So Jung.


Setelah So Jung tenang.


So Jung berkata, "Te Ha, aku ingin pulang. "


Te Ha, "Tapi So Jung... ."


So Jung, "Aku ingin pulang. Lagipula aku tidak perlu terus menerus tinggal di rumah sakit bukan? "


Te Ha," Baiklah, aku akan mengurus semuanya dulu. dan setelah itu aku akan mengantarmu pulang."


So Jung hanya mengangguk.


Beberapa saat kemudian Te Ha datang, ia membantu So Jung membereskan tasnya.


Lalu ia menggandeng So Jung hingga ke mobil.


Di mobil So Jung hanya diam saja.


Sampai di apartemen, Te Ha membantu So Jung hingga masuk ke dalam.


Ia membantu So Jung berbaring di ranjang.

__ADS_1


So Jung memegang tangan Te Ha, "Te Ha..."


Te Ha menatap So Jung.


Lalu So Jung berkata," Mengenai penyakitku, kau bisa merahasiakannya. Aku tidak ingin memberitahu siapapun. "


Te HA mengangguk, "Baiklah. kau tenang saja. "


So Jung," Terima kasih. maaf sudah merepotkanmu."


Te Ha tersenyum dan berkata," Sama sekali tidak. Aku senang bisa membantumu dan menemanimu. Baiklah, kau istirahatlah. "


So Jung mengangguk.


So Jung masih terasa lemas.


Ia segera tertidur.


Te Ha yang ada di luar menyiapkan makan malam untuk So Jung.


Ia membuatkan sup dan juga bubur.


Sore hari, So Jung bangun.


Ia berjalan keluar kamar.


Ia terkejut melihat Te Ha masih ada di rumahnya.


Te ha sedang mencuci beberapa peralatan di dapur.


So Jung, "Te Ha? Kau masih ada disini?"


Te Ha menoleh, "Kau sudah bangun. "


Lalu Te Ha menuju ke meja makan dan berkata, "Kau lapar? Aku sudah menyiapkan sup dan bubur. Makanlah selagi hangat."


So Jung terkejut melihatnya.


lalu ia duduk di kursi meja makan dan berkata, "Kau yang memasak semua ini? "


Te Ha tertawa, dan berkata, "Kau lupa? Aku hebat dalam memasak. "


So Jung menatap Te Ha.


Lalu Te Ha membantu So Jung mengambil bubur.


Te Ha, "Makanlah."


So Jung menatap Te Ha, ia masih sedikit aneh.


Te Ha," Tenang saja, aku tidak memasukkan racun di dalamnya."


So Jung tertawa kecil. Lalu ia memakannya.


Te Ha, "Enak bukan? "


So Jung menatap Te Ha dan mengangguk," Paling tidak karena kau, aku tidak perlu repot memasak."


Te Ha, "Kau benar-benar menyebalkan."


So Jung tertawa.


Lalu ia memakan semua nya.


Te Ha menggelengkan kepalanya melihat selera makan So Jung.


Sejak mulai saat itu, mereka sering bersama.


sering makan bersama.


bahkan Te Ha sering datang ke apartemen So Jung untuk masak bersama So Jung.


So Jung pun juga sering datang ke kafe Te Ha.


Mereka mulai dekat, dan mulai tumbuh rasa cinta di antara mereka.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2