
So Jung pun mulai membantu pengantin wanita untuk memakai gaun.
Ia terlihat cekatan dan begitu menikmatinya.
Saat itu tanpa diduga Hana sedang berjalan bersama dengan Jai Wan dan asistennya.
Ia berkata pada asistennya, "Apakah untuk acara beberapa resepsi pernikahan hari ini sudah di siapkan dnegan baik? "
Asistennya menjawab," Sudah Bu GM. "
Hana mengangguk.
Lalu ia melihat So Jung keluar bersama seorang pengantin wanita.
So Jung, "Baiklah, aku tinggal memasang hiasan ini untuk cadar di kepala. "
Seperti biasa Hana sangat suka melihat So Jung sedang melakukan pekerjaannya.
Karena terlalu asyik dengan pekerjannya, So Jung sampai lupa memakai sepatunya.
Hana tertawa geli melihatnya.
Jai Wan ikut menoleh ke arah Hana melihat.
Ia tahu, itu adalah So Jung.
So Jung, "Baiklah, sudah selesai! Kau terlihat cantik sekali. "
Pengantin wanita itu tersenyum dan berkata, "Terima kasih."
Lalu pengantin wanita itu hendak berjalan bersama temannya.
Tiba- tiba pengantin wanita itu teringat sesuatu dan berhenti sambil berkata, "Bunga... dimana karangan bunganya?"
So Jung terkejut, "Apa?! benar sekali karangan bunganya. Tunggu sebentar. "
Hana dan Jai Wan tertawa geli melihatnya.
Lalu So Jung kembali lagi sambil membawa karangan bunganya, sambil berkata," Maaf. Sungguh maaf. Ini karangan bunganya."
Teman dari pengantin wanita itu berkata, "Syukurlah. Ayo kita segera keluar. "
Pengantin wanita itu mengangguk lalu berjalan bersama temannya.
So Jung mengelus dadanya.
Lalu ia berjalan, tiba-tiba ia merasa aneh dengan kakinya, ia berhenti dan melihat kakinya.
Betapa terkejutnya ia, melihat bahwa ia keluar dari ruang rias lupa mengenakan sepatunya.
So Jung, "Apa ?! "
Hana dan Jai Wan pun tertawa lagi.
Su Ran tiba-tiba keluar sambil sedikit berlari dan berkata," So Jung! Kau ini bagaimana?! Ini sepatumu! "
So Jung, "Benar. Terima kasih kau mau membawanya kemari. "
Su Ran meletakkannya di depan kakinya.
Lalu So Jung memakainya sambil berpegangan pada pundak Su Ran.
So Jung, "Baiklah , terima kasih. "
Hana masih melihatnya dan berkata ," benar-benar lucu sekali. "
Jai Wan," Jika kau ingin menemuinya, temuilah dulu. Aku akan melihat yang lain dulu."
Hana," Baiklah. "
Lalu Jai Wan dan asisten Kim berjalan pergi.
So Jung sedang membawa peralatannya.
Hae Joo, "So Jung, kau kembalilah dulu."
So Jung, "Baiklah. "
__ADS_1
Lalu So Jung membawa peralatannya.
Tiba- tiba, saat berjalan dadanya terasa sesak nafas.
Ia sedikit terbatuk- batuk. Tangannya reflek memegang dadanya.
Ia melihat di depannya ada kursi.
Ia pun segera duduk.
Hana sempat melihatnya.
Lalu ia menyuruh pelayan untuk mengambilkan air putih.
So Jung masih mengatur napasnya.
Ia berkata dalam hati, "Sepertinya tadi aku lupa minum obat. "
Beberapa saat Hana datang sambil ia membawa air putih.
Hana," So Jung, minumlah."
So Jung menatap Hana, ia sedikit terkejut melihat Hana ada di depannya.
Lalu ia berusaha tersenyum dan menerima segelas air putih itu.
dan ia meminumnya pelan-pelan.
Hana duduk di sampingnya.
Nafas So Jung mulai membaik.
Meski terlihat ada keringat yang keluar di dahinya.
Hana," Kau baik-baik saja? "
So Jung tersenyum dan menjawab, "Aku tidak apa- apa kak. Sepertinya aku sedikit kelelahan. Karena belakangan ini banyak sekali yang menyewa gaun pengantin di tempat kami. "
Hana," Aku dengar dari Hye Kyung, beberapa hari yang lalu kau sakit dan masuk ke rumah sakit. Kenapa kau tidak menjaga kesehatanmu? Jangan terlalu lelah bekerja. "
Hana menatap So Jung, lalu ia tersenyum, "Kau ini benar-benar lucu."
So Jung hanya tersenyum.
Lalu Hana berkata, "Setelah ini, kau mau ke mana? "
So Jung, "Aku akan mengantar peralatan ini ke boutiq. Lalu pulang."
Hana, "Kalau begitu, ikut denganku. Kita makan malam bersama. "
So Jung menoleh, "Makan malam? "
Hana mengangguk, "Kau belum makan malam bukan? Kita antar peralatan itu dulu ke boutiq, lalu kita makan malam."
So Jung menatap kak Hana.
Lalu ia tersenyum mengangguk, "Baiklah. '
Mereka akhirnya pergi bersama.
Hana menghubungi Hye Kyung untuk tidak usah menunggunya.
Ia akan makan malam bersama So Jung.
Hye Kyung menggelengkan kepala dan berkata pelan, "Mereka tidak mengajakku makan malam."
Setelah mengantar peralatan ke boutiq.
Mereka berdua makan malam bersama.
mereka mencoba sebuah restauran sushi baru.
So Jung, "Enak sekali. "
Hana tersenyum.
Ia mengambilkan sushi lagi dan ia letakkan ke piring So Jung.
__ADS_1
So Jung tersenyum, "Terima kasih."
Setelah mereka makan malam.
mereka hendak kembali.
Saat perjalanan pulang, So Jung melihat ada pedagang penjual Ubi Madu Hangat.
Ia berhenti, "Sebentar kak. Aku ingin membeli Ubi Madu Hangat. "
So Jung pun meminggirkan mobilnya dan berhenti.
Lalu So Jung turun dan lari.
Hana melihat dari jendela dan ia tersenyum.
Beberapa saat So Jung kembali dan masuk ke mobil.
Ia menawarkan juga pada Hana, " Untuk kak Hana. Masih hangat kak."
Hana tersenyum, lalu ia menerimanya sambil berkata," Terima kasih. " Dan ia ikut makan.
Hana berkata, "Kau suka sekali makan Ubi Madu ini?"
So Jung mengangguk, "Benar. Dulu saat masih SMA, aku, Hye Kyung, Hae Joo dan In Jung, kami sering membeli ini. "
Hana," Kalian sangat dekat?"
So Jung mengangguk.
Tiba-tiba handphone So Jung bunyi, ternyata Te Ha yang meneleponnya.
Te Ha, "So Jung, kau sudah minum obat? "
So Jung, "Iya. Terima kasih kau sudah mengingatkanku."
Te Ha," Kau ada di mana? "
So Jung," Aku sedang ada di jalan bersama kak Hana. Kami baru akan pulang."
Te Ha, "Aku masih ada di rumah sakit. Sepertinya akan pulang malam. Kau hati-hati di jalan."
So Jung," Iya aku mengerti. Sampai jumpa. "
Lalu So jung menutup teleponnya.
So Jung meletakkan Ubi Hangat di pangkuannya, lalu ia berkata, "Baiklah kak, kita pulang."
Hana sedikit penasaran dengan orang yang baru saja menelepon So Jung. Tapi ia tidak ingin menanyakannya.
Lalu So Jung pun mengantar Hana sampai ke rumahnya.
Sampai di depan rumah Hana.
So Jung turun dari mobilnya.
Hana," Terima kasih So Jung kau sudah mengantarku."
So Jung, "Seharusnya, akulah yang mengucapkan terima kasih, karena kak Hana sudah mengajakku makan malam. Sangat enak sekali. Terima kasih kak. "
Hana tersenyum dan mengangguk," Kapan-kapan, kita makan bersama lagi. "
So Jung mengangguk senang.
Hana, "Hati-hati di jalan."
So Jung, "Sampai jumpa kak. "
Lalu So Jung masuk ke mobilnya.
Dan ia pergi.
Hana tidak menyangka, ia bisa sedekat itu dengan So Jung.
Ia merasa nyaman dan menyukai So Jung.
...----------------...
__ADS_1