My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 75


__ADS_3

So Jung dan In Jung sedang duduk di taman rumah sakit.


So Jung terus memohon pada Injung untuk membantunya menghirup udara segar di luar.


Akhirnya Injung bersedia menemaninya.


In Jung sempat mengirim pesan pada Te Ha bahwa mereka ada di taman Rumah sakit .


Beberapa saat, saat mereka berdua berbincang.


Hana datang bersama dengan Nyonya Song dan Hye Kyung.


Te Ha berdiri di dekat Wei Xiang dan So Ra.


Hana berjalan sedikit mendekat dan berkata," So Jung..."


So Jung terkejut mendengar suara kak Hana.


Ia menoleh dan melihat Hana, bibinya dan juga Hye Kyung.


Hana yang sudah meneteskan airmatanya, ia berkata lagi," Hye Na...ini kakak. "


So Jung lebih terkejut lagi.


Perlahan ia mulai berusaha untuk berdiri.


In Jung membantunya untuk berdiri.


Sebutir air mata mengalir di pipi So Jung.


Hana," Hye Na..."


So Jung akhirnya tidak bisa menahan lagi.


Ia berusaha sekuat tenaga berjalan , dan Hana pun juga berjalan mendekat ke So Jung.

__ADS_1


So Jung segera memeluk kakaknya sambil berkata," kakakkk."


Hana memeluk So Jung dengan erat.


So Jung berkata lagi," kakak..."


Hana mengangguk," Maafkan kakak, sudah membuatmu menunggu lama. Maafkan kakak."


Mereka menangis bersama.


Nyonya Song berjalan mendekati mereka.


Sambil menangis.


Ia memegang pundak 2 keponakannya.


Hana dan So Jung menoleh.


Hana perlahan melepas pelukannya.


Nyonya Song mengangguk.


Lalu Nyonya Song segera memeluk So Jung.


Te Ha menarik nafas melihat mereka.


Hye Kyung dan Injung saling mendekat.


Dan mereka tersenyum haru.


So Jung di temani Hana di kamarnya.


Hana menatap adiknya dengan lembut.


So Jung," kakak, kau bisa menceritakan padaku apa yang terjadi pada ayah dan ibu?"

__ADS_1


Hana mendengarnya.


Ia menatap So Jung.


Akhirnya ia menceritakannya.


Hana," setelah kehilanganmu, Ibu terus menyalahkan dirinya. Ibu pun jatuh sakit. Dokter bilang, karena begitu terpukulnya dan rasa bersalahnya, membuatnya jatuh sakit. Dan...akhirnya ibu meninggal. Sedangkan ayah, ayah terus berusaha mencari keberadaanmu. Di satu sisi, karena terus memikirkanmu dan juga pekerjaan. Penyakit lambungnya kambuh, bahkan setelah kepergian ibu. Ayah akhirnya sakit. "


Hana menarik nafas, ia menceritakan semuanya sambil mengingat apa yang ia alami di masa lalu.


So Jung ikut merasakan kesedihan kakaknya.


Lalu Hana melanjutkan lagi," sebelum ayah pergi, ia berpesan padaku untuk terus mencarimu. Dengan begitu, ibu dan ayah akan tenang. Setelah kematian ayah. Akhirnya, kakak memutuskan untuk sekolah ke luar negeri. Kakak memang pergi meninggalkan Seoul, tapi kakak selalu mencarimu. Kakaklah penyebab kau hilang. Jika seandainya kakak tidak meminta ibu untuk menemani kakak ke toilet. Kau tidak akan hilang. Ibu dan ayah pun tidak akan meninggal. Kakak..."


Hana meneteskan airmatanya.


Hana," kakak sudah bersalah selama ini..."


So Jung meneteskan airmatanya.


Lalu tangannya perlahan mengusap airmata di pipi kakaknya.


So Jung," kakak...jangan berkata seperti itu. Akupun juga bersalah. Saat itu aku tidak menuruti ibu, untuk menunggu di sana. "


So Jung menggenggam tangan kakaknya dan berkata," semua sudah terjadi kak. Memang aku sempat mengira kakak tidak pernah mencariku. Tapi...aku tahu, selama ini kakakpun juga begitu menderita. Kita sama sama melewati semua ini kak. Tapi, aku bersyukur. Akhirnya kita bisa bertemu kembali. Bahkan , Kang Hana adalah kakakku, aku benar benar bahagia."


Hana mendengarnya.


Ia akhirnya tersenyum haru.


Lalu ia membalas dengan lembut genggaman adiknya.


Dan mengusap airmata So Jung.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2