My Wedding Life

My Wedding Life
Episode 42


__ADS_3

Sementara itu Hye Kyung yang menyadari So Jung tidak ada, "So Jung, dimana dia? "


Semuanya menoleh.


Jai Wan, "Bukankah, tadi dia ada disini?"


Mereka kebingungan tiba- tiba So Jung sudah tidak ada.


Setelah semuanya menuju ke kamar Hana.


Hye Kyung mencoba menghubungi handphone So Jung, tapi tidak diangkat.


Beberapa saat Wei xiang pun diberitahu oleh seorang suster.


Wei Xiang segera menuju ke kamar Hana.


Wei Xiang memanggil Hye Kyung keluar.


Hye Kyung, "Ada apa Wei Xiang?"


Wei xiang, "Hye Kyung, So Jung pingsan. Kami menemukannya di taman. "


Hye Kyung," Apa?! bagaimana bisa? Di mana dia sekarang?"


Wei Xiang," Dia sedang istirahat. Aku akan mengantarmu. "


Sampai di ruangnya So Jung.


Hye Kyung melihatnya, "Kenapa sampai begini?"


Wei Xiang, "Aku rasa, dia syok, di tambah lagi mungkin karena ia belum terbiasa mendonorkan darahnya. Karena nya ia pingsan. Tapi kau tenang saja. ia tidak akan apa-apa. biarkan ia istirahat."


Hye Kyung menghela napas.


Lalu Wei Xiang berkata, "Kau mau menungguinya dulu. aku keluar dulu, dan hendak menghubungi Te Ha."


Hye Kyung mengangguk, "Baiklah. biar aku menungguinya."


Wei Xiang keluar.


Ia menghubungi Te Ha yang sedang ada dinas dan sudah perjalanan kembali.


Sampainya di rumah sakit, Te Ha menemui Wei Xiang.


Te Ha ," Apa yang terjadi? "


Wei Xiang," Tenang dulu Te Ha. "


Wei Xiang menceritakan semuanya.


Te Ha, "Apa?! dia mendonorkan darah untuk kak Hana?! "


Wei Xiang, " Dan aku baru tahu, bahwa So Jung mengidap penyakit jantung. "

__ADS_1


Te Ha menatap Wei Xiang.


Te Ha diam sebentar.


Lalu ia mengangguk dan berkata, "Kau benar. "


Wei Xiang, "Jika aku tahu, So Jung mengidap penyakit jantung, ia tidak akan kuperbolehkan mendonorkan darahnya untuk kak Hana."


Te Ha, "Maaf. So Jung memintaku untuk merahasiakan hal ini. ia tidak ingin banyak orang tahu tentang penyakitnya. "


Wei Xiang,  "Te Ha, kau adalah seorang dokter. Kau tidak bisa terus merahasiakan penyakit pasien. Itu hanya akan membahayakannya. "


Te Ha menghela napas dan berkata, "Wei Xiang, kau tahu So Jung tidak punya keluarga dan..."


Wei Xiang, "Bagaimana dengan Kang Min Yok? Dia adalah suaminya."


Te Ha terdiam.


Lalu ia berkata, "Aku mohon, hanya kau saja kau yang tahu. Jangan beritahu siapapun mengenai hal ini. "


Te Ha menghela napas dan berkata lagi,"Ia tidak ingin memberitahukan penyakitnya pada suaminya. Karena mereka akan bercerai. Jadi, sekarang dia tidak memiliki siapa - siapa. Tidak ada alasan baginya untuk memberitahu Kang Min Yok mengenai penyakitnya.  "


Wei Xiang terkejut mendengarnya.


Mereka terdiam sejenak.


Lalu Wei Xiang berkata, "Baiklah, aku tahu. Aku akan diam. Aku akan berusaha juga untuk membantumu mencari donor jantung untuknya. "


Wei Xiang mengangguk.


Lalu Mereka berdua menuju ke kamar So Jung.


Hye Kyung masih di sana menemani So Jung.


Hye Kyung," Dia masih belum sadar."


Wei Xiang, "Aku rasa, biarkan dia istirahat dulu. itu baik baginya kalau dia bisa istirahat."


Hye Kyung mengangguk.


So Jung cukup lama tidak sadarkan diri. Hingga subuh, ia baru terbangun.


Ia melihat sekitarnya.


Lalu Te Ha yang ada di sampingnya pun bangun.


Te Ha, "Kau sudah sadar?"


So Jung, "Te Ha... aku ada di mana?"


Te Ha," Kau ada di rumah sakit. "


Te Ha menarik nafas dan berkata lagi, "Kau pingsan setelah mendonorkan darah untuk kak Hana. "

__ADS_1


So Jung pun mulai ingat.


Lalu Te Ha berkata lagi, "So Jung, kau tahu itu membahayakan kondisimu. Kau tidak bisa seenaknya saja mendonorkan darah. Bukankah sudah ku bilang, kau harus menjaga kondisimu. Dan kau harus... "


So Jung, "Te Ha..."


Sambil ia memegang tangan Te Ha.


Lalu Te  Ha terdiam, ia menatap So Jung.


So Jung, "Aku tahu, kau mengkhawatirkanku. Maafkan aku. "


Te Ha menatap So Jung, ia berkata," So Jung. Kau tahu, aku sangat mengkhawatirkanmu. Di satu sisi kau adalah pasienku tanggung jawabku, dan di sisi lain..."


Te Ha tiba -tiba menghentikan kata katanya.


Lalu ia memberanikan diri dan berkata, "dan di sisi lain, aku tidak ingin kehilanganmu. "


So Jung terkejut mendengarnya.


Ia tersenyum dan menggenggam tangan Te Ha lalu berkata," Terima kasih Te Ha. Aku akan berusaha untuk tidak membuatmu khawatir. "


Te Ha menghela napas.


So Jung lalu berkata, "Te Ha. Entah kenapa, saat itu aku... tanpa berpikir panjang ingin mendonorkan darahku untuk kak Hana. Saat melihat dia menolongku, aku benar-benar terkejut. Kak Hana, tanpa memikirkan keselamatannya sendiri, ia langsung menolongku."


Te Ha pun berpikir demikian.


Lalu ia berkata," Kak Hana, dia orang yang baik. kau tidak perlu khawatir, keadaanya sudah membaik. "


So Jung, "Syukurlah jika begitu. "


Setelah keadaan So Jung lebih baik.


Ia menjenguk Hana di temani Te Ha.


Hana, "So Jung. Kau baik -baik saja? aku dengar dari Hye Kyung, kau pingsan setelah mendonorkan darah untukku."


So Jung tersenyum mengangguk dan berkata, "Aku baik baik saja kak. sepertinya aku belum terbiasa mendonorkan darah. "


Hana, "Terima kasih So Jung. "


So Jung, "Kak Hana, seharusnya aku lah yang mengucapkan terima kasih. karena kak Hana sudah menolongku. Terima kasih kak. aku tidak tahu, harus mengucapkan rasa terima kasihku dengan apa lagi. "


Hana tersenyum, "So Jung. Jangan seperti itu. aku senang bisa menolongmu. Dan lagipula, sekarang aku sudah baik- baik saja. "


Hye Kyung, "Baiklah, baiklah. semua sudah baik -baik saja. tidak perlu saling mengucapkan terima kasih dan minta maaf. sekarang kita sarapan sama -sama. Ibu sudah mengirimkan makanan untuk kita. "


Hana dan So Jung tertawa mendengarnya.


Beberapa saat Hae Joo datang bersama Su Ran menjenguk Hana sekaligus So Jung.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2