
Keesokan harinya Hae Joo datang ke boutiq dan melihat So Jung masih tertidur di tempat kerjanya.
Hae Joo menggelengkan kepalanya.
Ia lalu mendekatinya, ia melihat gambar desain yang dulu ia pernah melihatnya.
Di sampingnya, ada gaun yang masih belum jadi.
Hae Joo lalu membangungkan So Jung.
So Jung terbangun.
Ia melihat Hae Joo ada di sampingnya.
So Jung, "Hae Joo... "
ia melihat sekelilingnya.
ia ingat semalaman ia ada di boutiq.
Hae Joo, "Sudah pagi So Jung. Semalaman kau bekerja di sini? "
So Jung mengangguk.
Ia lalu berdiri dan berjalan menuju ke toilet.
Hae Joo," Ternyata ia sudah kembali menjadi seperti dulu lagi."
Lalu Hae Joo berjalan ke ruangannya.
So Jung mulai bekerja lagi.
seperti biasa ia sibuk mendesain.
Beberapa jam kemudian ia ke pantry dan membuat teh hijau.
Lalu sambil minum obat lebih dulu.
Hae Joo, Su Ran dan Yun Hi kebetulan juga sedang duduk di pantry sambil memakan snack.
Su Ran lalu mengambil kopi dan melihat So Jung sedang minum obat.
Su Ran melihat belakangan ini So Jung sering minum obat.
__ADS_1
Su Ran lalu berkata, "Kau minum obat lagi? "
So Jung menelan dan minum air lalu berkata, "Aku minum vitamin. Untuk daya tahan tubuh. "
Lalu So Jung duduk di dekat Hae Joo. Dan minum teh.
Hae Joo, "Kau benar- benar minum vitamin? Atau kau sedang sakit? "
So Jung, "Kalau aku sakit, kau mengijinkanku pulang dan istirahat? "
Hae Joo," Lihat kau ini, benar -benar memanfaatkan kesempatan."
So Jung tertawa.
Yun Hi lalu berkata, "Kakak temanku juga sering minum obat. Katanya kalau sedang sakit parah, pasti selalu minum obat. Benar- benar hidupnya tergantung dengan obat. "
Su Ran," Aku rasa, aku akan minum vitamin untuk daya tahan tubuhku seperti So Jung."
Yun Hi, "Kalau begitu kita beli bersama-sama kak Su Ran."
Su Ran mengangguk.
So Jung sedikit tidak enak dengan perbincangan mereka.
Lalu Su Ran dan Yun Hi segera bergegas keluar .
So Jung tersenyum," lihatlah, mereka begitu takut denganmu. "
Hae Joo," Biarkan saja, itu lebih baik. "
So Jung tertawa.
Lalu Hae Joo menatap So Jung dan berkata," Belakangan ini, aku lihat kau pucat. Kau seperti kekurangan gizi saja."
So Jung menatap Hae Joo, "Benarkah? "
sambil kedua tangannya memegang pipinya.
Lalu So Jung berkata pada Hae Joo," Kau sepertinya begitu memperhatikanku, Hae Joo. Aku benar -benar terharu. "
Hae Joo mulai tidak tahan dengan kata -kata So Jung lagi, "Kau... sudahlah, jangan diteruskan. Aku tidak tahan mendengarnya."
So Jung tertawa.
__ADS_1
Lalu So Jung berkata, "Hae Joo, besok kita makan malam bersama. Aku, kau, In Jung dan Hye Kyung. Bagaimana? "
Hae Joo menatap So Jung," Kau yang mentraktir?"
So Jung tersenyum sambil menggelengkan kepala, "Kau ini. baiklah aku yang mentraktir. Lagipula sudah lama sekali kita berempat tidak makan bersama, pergi bersama. "
Hae Joo, "Baiklah, aku setuju denganmu. "
So Jung mengangguk.
Lalu So Jung berdiri sambil membawa tehnya, "Aku kembali bekerja dulu.'
So Jung berjalan ke tempat kerjanya.
Hae Joo berkata pelan, "Aku merasa, ia memang sedikit aneh. Apa hanya perasaanku saja? "
Sore itu, pukul 5, So Jung segera membereskan pekerjaannya.
Lalu ia memakai baju hangatnya dan ia membawa tasnya.
Dan berjalan keluar.
Ia berpamitan pada Hae Joo yang sedang bersama Su ran dan Yun Hi.
So Jung, "Hae Joo, aku pulang dulu. Sampai jumpa besok.
Su Ran, Yun Hi sampai jumpa! "
Hae Joo, "Hei! Lee So Jung! Kenapa kau sering pulang awal sekarang?! Pekerjaanmu belum selesai! Lee So Jung! "
So Jung hanya mengangkat tangannya dan berkata," Aku kerjakan semuanya besok lagi, lagipula semalam aku tidur disini."
Lalu So Jung keluar dan masuk ke mobilnya.
Hae Joo, "Anak itu benar- benar..."
Su Ran lalu berkata, "Bukankah semalaman dia tidur di sini. Apakah nanti malam dia kembali lagi kemari? "
Hae Joo melihat Su Ran.
Ia hanya menghela napas dan menggelengkan kepala saja.
...----------------...
__ADS_1