
Hilmi menatap pengunjung di cabang coffy shop ke-6 nya.
Hilmi memang membuka cabang coffy shop dimana-mana sejak 4 tahun yang lalu dan hari ini cabang ke 6 nya sudah buka di kota Jakarta kota metro politan ini sangat strategis untuk membangun usaha.
“Assamulaikum Hil,” kedua teman yang bernama Noval dan Aldo masuk ke dalam ruangannya dengan tergesa membuat Hilmi mendongkakkan kepalanya.
"Waalaikumsalam,“Ada apa?” tanya Hilmi menatap satu persatu sahabatnya.
“Arga enggak bisa datang buat nyanyi hari ini,” ucap Noval.
“Kita yang gantiin yuk” timpal Aldo membuat Hilmi menegakkan kepalanya.
“Mmm......Boleh lah ini kan buat usaha ku juga,” putus Hilmi lalu berjalan keluar disusul oleh Noval dan Aldo.
----***----
Hilmi membuang nafas nya dengan kasar menghilangkan gugup karena setelah 3 tahun berhenti manggung dan hari ini dia manggung lagi ke coffy shop miliknya.
Hilmi memang sengaja marancang caffy shop-nya dengan instagram memble agar anak-anak remaja nyaman jika datang ke coffy shop-nya.
Setelah mengucapkan salam dan memperkenalkan diri Hilmi mulai memetik gitarnya.
(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ
Nadia, Bella dan Ainil baru saja menduduk kan diri di coffy shop yang membuat mereka takjub dengan interiornya.
Ainil memanggil salah satu barista memesan apa yang dia inginkan begitupun dengan Nadia dan Bella.
**Aku tak pernah meminta
Sosok pendamping sempurna
Cukup dia yang slalu
Sabar menemani dalam kekuranganku....
Namun tuhan menghadirkan
Kamu wanita tehebat
kuat tak pernah mengeluh
Bahagiaku slalu bersamamu....
Andai ada keajaiban
__ADS_1
Ingin ku ukirkan namamu di atas bintang-bintang angkasa...
Agar semua tau kau berarti untukku selama-lamanya kamu milikku.
Kini telah ku buktikan kamu
Pendamping sempurna
Kuat tak pernah mengeluh
Bahagiaku slalu bersamamu**.
Menengar suara itu sontak membuat Nadia, Bella dan Ainil menoleh ke atas panggung.
Seorang laki-laki yang mereka kenal duduk sembari memangku gitar.
‘Ustad Hilmi?’ Batin Nadia.
“Itu...itu...itu... Ustad Hilmi, Masyaalloh... memang lelaki idaman,” pekik Ainil mulai kegirangan.
Ainil memang belum tau tentang tempo hari Nadia dilamar oleh Hilmi karena Nadia tidak yakin dengan sahabatnya yang satu ini apalagi jika tau bahwa Hilmi lah yang melamarnya pasti akan heboh seperti dapat lotre.
“Ustad Hilmi udah ganteng, keren, sukses, seorang ustad, bisa nyanyi ahh..... pokok nya idaman,” oceh Ainil membuat Nadia membenarkan kata-kata Ainil didalam hatinya.
“Hus... kamu ini Nil, kamu enggak tau ya Ustad Hilmi itu udah punya calon ya walau belum di kasih jawaban,” tegur Bella sedikit menyindir Nadia.
Bella terkekeh melihat sahabatnya yang dari tadi cerewet menjadi saat Hilmi dan kedua teman-nya naik ke panggung.
"Kepo," kekeh Bella membuat Ainil tak segan menjitak gemas.
Tak lama dari itu seorang barista datang membawa pesanan ketiga remaja itu.
"Mau pesen apa?" tanya barista tersebut.
"Emm... Saya ingin capucino aja, Kalian apa?,"
tanya Bella kepada kedua sahabatnya.
"Aku ingin Vanilla latte," jawab Nadia dan Ainil serempak.
"Baik di tunggu ya kak," ucap Barista tersebut lalu pergi.
-----***-----
“Assalamualaikum, kami akan membawa lagu yang sedang trending di youtube saat ini. Ini hanya menghibur pengunjung yang sudah rela meluangkan waktunya,” ucap Aldo saat Hilmi baru saja menyelesaikan lagu pertamanya.
__ADS_1
Alunan musik mulai terdengar jelas membuat Semua pengunjung diam dan menonton ketiga pemuda itu begitupun dengan Nadia, Bella dan Ainil menhayati.
song on.
[Hilmi]
Mulai indah cantik berseri
Kulit putih bersih merahnya pipimu
Dia Aisyah putri abu bakar
Istri Rasululloh.
[Aldo]
Sungguh sweet nabi mencintamu...
Hingga Nabi minum di bekas bibirmu
Bila marah Nabi kan bermanja
Mencubit hidungnya....
[Noval]
Aisyah....
Romantisnya cinta mu dengan Nabi
Dengan baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa kau disamping Rasulullah.
[Noval, Aldo, Hilmi,]
Aisyah....
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi Rindu
Kau isteri tercinta ya Aisyah humairah Rasul kasih sayang cintamu*.....
-----***-----
__ADS_1
Jangan lupa Vote, Like, and Komen dan juga jangan lupa tambahkan ke favorit biar enggak ketinggalan sama cerita ini.
Mampir juga ke cerita ku yang lain